sFe <[EMAIL PROTECTED]> wrote:
"Hal ini karena awalnya masuknya Islam yang secara manusiawi, dapat membangun
martabat masyarakat yang sebagian besar kaum sudra (kelompok struktur
masyarakat terendah pada masa kerajaan) dan membangun ekonomi masyarakat.
Sejarah membuktikan bahwa kota-kota pelabuhan (pusat perdagangan) yang
merupakan kota-kota yang perekonomiannya berkembang baik adalah kota-kota
muslim. Dengan kata lain Islam di Indonesia bila tidak terjadi penjajahan akan
merupakan wilayah Islam yang terbesar dan terkuat. Walaupun demikian Allah
mentakdirkan di Indonesia merupakan jumlah peduduk muslim terbesar di dunia,
tetapi masih menjadi tanda tanya besar apakah kualitasnya sebanding dengan
kuantitasnya"
+++ Anda terbalik dalam menganalisa.
Indonesia, yang sebelumnya dikenal sebagai Nusantara, yang terutama ditumpu
oleh kerajaan kerajaan adidaya, Majapahit dan Sriwijaya, adalah Hindu-Buddha,
sangat kokoh dan menyatu.
Setelah Islam masuk, wilayah ini menjadi ber-keping keping, kerajaan kerajaan
kecil yang lemah, dan selalu berkelahi. Kehancuran Nusantara menjadi negara
kecil kecil inilah, yang MERATAKAN jalan menuju penjajahan.
Lihat India, yang tak pernah berganti agama, walau dijajah Inggris, tetap
kompak, dan kini melaju menjadi negara indistri baru, sedangkan saudaranya yang
menjadi Islam, Pakistan BERANTAKAN. Juga bangla Desh.
Wassalam
---------------------------------
Be a better friend, newshound, and know-it-all with Yahoo! Mobile. Try it now.
[Non-text portions of this message have been removed]