terimakasih infonya Pak Rius. sangat masuk diakal dan mencerahkan dan cerdas.
sFe
arius vitra <[EMAIL PROTECTED]> wrote:
To: [EMAIL PROTECTED]
From: arius vitra <[EMAIL PROTECTED]>
Date: Sun, 30 Dec 2007 23:02:28 -0800 (PST)
Subject: Re: [Al-Ikhwan] Re: [ppiindia] Benazir Bhutto: Tewasnya Sang Ratu Dugem
Kalaupun Muslim (dan saya tidak meyakininya), Butho bukan muslim yang
baik. Kepulangannya kali ini dari London, kemudian ke Dubai, lalu ke Pakistan
untuk mengikuti pemilu membawa misi dari 'sang tuan', Pemimpin balatentara
Crusade yang saat ini tengah melancarkan serangan masif ke dunia Islam, Amerika.
Semenjak awal berkiprah di dunia politik, Butho penyeru tulen sekularisme di
Pakistan, dan tokoh musuh dari kalangan rakyat Pakistan terhadap usaha
kebangkitan Islam di Pakistan. Sebelum meninggalnya ia dalam satu insiden yang
tragis itu di Rawalpindi, Butho telah bersumpah untuk memerangi 'terorisme
Islam' lebih keras ketimbang Presiden Pervez Musharaf.
Setelah polularitas Musharaf, salah satu kaki tangan Amerika di Pakistan,
semakin menurun akibat tindakan represifnya, terutama pasca peristiwa berdarah
Masjid Lal (Masjid Merah) dan pembantaian di Madrasah Perempuan Jamiatul Hafsa,
Amerika membutuhkan 'sekutu baru', puppet baru di Pakistan. Saya termasuk yang
meyakini, Benazir Butho adalah salah satu tokoh yang dipilih 'sang tuan' itu.
Amerika melihat, turunnya pengaruh Pervez Musharaf di mata rakyat Pakistan
tidak dapat dipertahankan lagi. Sementara perkembangan-perkembangan terbaru di
Pakistan membuat Amerika harus segera mencari sekutu baru, orang yang 'disukai'
dan didukung umumnya rakyat sipil Pakistan. Dalam geopolitik Amerika, saya rasa
Pakistan memegang posisi kunci. Amerika butuh Pakistan untuk meredam
kebangkitan Mujahidin di Afghanistan dan di wilayah Pakistan yang berbatasan
dengan Afghanistan. Ditambah lagi Pakistan adalah salah satu negara di Asia
yang memiliki teknologi nuklir sebagai senjata. Amerika tidak menginginkan
Pakistan dapat jatuh ke tangan 'kaum fundamentalis' yang mendukung 'teroris'.
Pervez Musharaf awalnya adalah sekutu efektif Amerika di Pakistan. Banyak sudah
mujahidin dan pejuang Islam khususnya, ditangkap dan diserahkan ke Amerika,
sebagiannya dibunuh, dalam kampanye WAIT - War Against Islamic Terorism, pasca
9/11 2001.
Tetapi tindakan represif Musharaf akhirnya menyuburkan ketidaksukaan masyarakat
Pakistan umumnya. Di tambah lagi, semakin menguatnya posisi Mujahidin Afghan
dan para pendukung Taliban di Pakistan. Dalam release laporan yang dikeluarkan
untuk memperingati 5 tahun 9/11, The Senlis Council (sebuah lembaga think thank
yang memiliki beberapa kantor, terutama menyoroti negeri Afghanistan)
menurunkan laporan bahwa Mujahidin Taliban telah menguasai lebih dari 56%
wilayah Afghan, dan front-front tempur terdepan mereka maju sangat cepat. Di
Selatan Afghan posisi mereka sangat kuat. The Senlis Council juga
memperkirakan, bukan tidak mungkin, tahun depan Taliban akan membuka kembali
Kabul. Ini mungkin sejalan dengan pernyataan Komandan Tertinggi Taliban, Mullah
Mansur Daadullah Hafidzahullah, bahwa insya Allah mulai 2008 pejuang Taliban
berjanji akan mengintensifkan serangan dan meluaskan front ke garis Utara. Pada
saat yang sama, mujahidin Pakistan yang pro
Taliban mengokohkan posisi mereka. Di akhir November 2007 (kalo tidak salah)
mereka menguasai sepenuhnya lembah SWAT dan wilayah Alpurai. Posisi mereka ini
sangat dekat dengan Islamabad.
Amerika mungkin merasa tidak mampu mempertahankan lagi posisi Musharaf, maka ia
'menunjuk' boneka baru.... (sebetulnya tidak baru, saya meyakini Benazir Butho
telah lama menjadi sahabat Amerika semenjak syahidnya-insya Allah- Presiden Zia
Ul Haq rahimahullah. Orang mungkin berbeda pendapat tentang sosok Presiden Zia
Ul Haq. Ada yang tidak suka padanya karena ia menerapkan pola diktator militer
dalam memerintah Pakistan. Tetapi banyak orang mempersaksikan, Beliau di antara
sedikit pemimpin dunia Islam yang berani tegak berdiri, membela dan menyertai
Jihad fi Sabilillah, saat itu bersama para Mujahidin di Afghanistan. Syuhada -
insya Allah - Al Imamul Mujahid Abdullah Azzam mempersaksikan Zia Ul Haq
sebagai pembela dan penyerta Mujahidin dan Muhajirin, dan Ustdaz Abdullah Azzam
meyakini, kematian Beliau dalam peristiwa meledaknya helikopter yang
ditumpanginya di akhir 1989, karena pembelaanya pada jihad dan mujahidin.
Presiden Zia dibunuh, karena ia
membela jihad dan Mujahidin, membela orang dan kaum yang membela Islam. Silakan
baca kumpulan ceramah Ustad Abdullah Azzam yang dibukukan dalam kitab- Tarbiyah
Jihadiyah wal Binaa. Semoga Allah mengampuni dosamu dan mengumpulkan ruhmu
bersama para Syuhada, wahai Presiden Zia!).
Ditambah lagi, ada yang 'curiga', Buhto bukanlah seorang muslim, ia seorang
penganut Syiah...
Allahu'alam.
silaken browse ke www.arrahmah.com
www.kavkazcenter.com, serta situs The Senlis Council (saya lupa alamat
lengkapnya)
----- Original Message ----
From: sFe <[EMAIL PROTECTED]>
To: [email protected]; [EMAIL PROTECTED]
Cc: [EMAIL PROTECTED]
Sent: Saturday, December 29, 2007 12:32:10 PM
Subject: [Al-Ikhwan] Re: [ppiindia] Benazir Bhutto: Tewasnya Sang Ratu Dugem
era muslim as a source!
itu fakta, bukan menjelek2 kan, jangan picik deh, bapak protes aja ke harian
Dailymail di Inggris sono, sumber utamanya dan ke kampus2 dimana si benazir
murtad itu dulu kuliah, dan lingkungannya, dan orang2 yang mengenalnya.
orang Muslim/Mah wajib mengetahui hal ini, jangan sampai mengidolakan dan
membuang2 air mata untuk hal2 yang tidak berguna.
lagi pula sudah menjadi resiko jabatan kalau segala sesuatu mengenai public
figure direveal pada umum. bukan cuma hal2 baiknya saja. ini namanya
pemberitaan yang seimbang.
sebagai orang2 media, mestinya hal ini tidak perlu saya beritahukan lagi. ini
adalah kebebasan pers. dan hak umum untuk mengetahui.
huhhhh!!! kenapa hal seperti inipun mesti saya ajarkan dan ingatkan lagi?!
sFe
mediacare <[EMAIL PROTECTED] net.id> wrote:
Ini sumbernya dari mana Mbak Salma? Republika, Hidayatullah, atau eramuslim?
Kok tidak dicantumkan.
Lagipula orang sudah meninggal kokdijelek-jelekkan ya: kurang muslimahlah, suka
dugemlah, dll.
Apa ajaran Islamnya Mbak Salma memang seperti itu?
----- Original Message -----
From: sFe
To: [EMAIL PROTECTED] s.com ; [EMAIL PROTECTED] .com
Cc: [EMAIL PROTECTED] ps.com ; al-ukhuwah-islamiya [EMAIL PROTECTED] com
Sent: Saturday, December 29, 2007 4:46 AM
Subject: [ppiindia] Benazir Bhutto: Tewasnya Sang Ratu Dugem
Benazir Bhutto: Tewasnya Sang Ratu Dugem Jumat, 28 Des 07 20:15 WIB
Kirim teman
Di penghujung tahun masehi 2007, dunia dikejutkan oleh berita tewasnya pemimpin
oposisi Pakistan Benazir Bhutto, yang ditembak oleh seorang penyerang dan
kemudian sang penyerang melakukan aksi bom bunuh diri di tengah kerumunan para
penggemarnya, Kamis sore (27/12).
Gedung Putih langsung berkabung. Presiden AS George Bush dengan penuh emosional
menyampaikan duka cita rakyat Amerika atas kepergian salah seorang sekutunya
yang sesungguhnya ingin dijadikan pemimpin baru di Pakistan menggantikan Pervez
Musharraf yang dianggapnya sudah tidak bisa lagi seratus persen dikontrol
Gedung Putih.
Walau secara resmi Benazir Bhutto beragama Islam, namun dalam kesehariannya
sejak kecil hingga menemui kematiannya, Benazir jauh dari nilai-nilai agama
yang dianutnya. Bahkan sesaat sebelum dirinya menemui ajal, Bhutto baru saja
menyampaikan pidato dalam rapat akbar bersama dengan pendukungnya dan
menegaskan, jika dirinya berhasil menjadi pemimpin Pakistan kembali, maka dia
akan langsung memimpin pemberangusan gerakan Islam di seluruh Pakistan. Benazir
Bhutto menyebut gerakan Islam dengan istilah "Terorisme Fundamentalis" , sebuah
terminologi khas Gedung Putih.
"Apakah kita harus meminta orang asing untuk memberangus gerakan fundamentalis
di sini? Tentu tidak! Kita akan bersama-sama, aku dan kalian semua, untuk
menghabisi kelompok-kelompok fundamentalis yang mendirikan pemerintahan
bayangan di Pakistan ini! Kita pasti bisa!" seru Bhutto dari atas podium hanya
beberapa saat sebelum dia menemui ajal dengan cara mengerikan.
Ratu Dugem dan Playgirl
Secara resmi, Benazir Bhutto dibesarkan dalam keluarga Islam. Ayahnya, Zulfikar
Ali Bhutto adalah Perdana Menteri Pakistan yang tewas digantung oleh Presiden
Zia Ul-Haq setelah jenderal ini melancarkan kudeta. Zia sendiri karena sikap
politiknya dinilai AS terlalu mengakomodasi kepentingan gerakan Islam, maka CIA
membunuhnya lewat suatu operasi rahasia dengan meledakkan pesawat yang
ditumpanginya.
Benazir oleh keluarganya di sekolahkan di sebuah yayasan Katholik ala Inggris
di Pakistan. Saat usia 16 tahun, Benazir yang tidak mengenakan jilbab
disekolahkan ke Radcliffe College di Massachusset, AS. Saat kuliah di Amerika
ini, Benazir benar-benar mereguk kebebasan yang tidak bisa dijalaninya di
Pakistan. Ia dikenal sebagai seorang gadis yang gemar belanja pakaian yang
tengah trendy dan suka bepergian ke pesta-pesta di malam hari dan pulang dengan
ditemani pemuda teman kencannya hingga hari beranjak siang.
Dari Amerika, Benazir melanjutkan pendidikannya di Oxford, Inggris, mengambil
jurusan Ilmu Hukum dan Politik. Di Inggris gaya hidupnya makin menggila.
Benazir termasuk mahasiswa pandai, namun gaya hidupnya juga "meriah": pesta
dugem jalan terus, alkohol dengan setia terus menemani (walau hal ini sempat
dibantahnya) , juga suka gonta-ganti teman pria. Media Inggris, Dailymail,
edisi Jumat (28/12) mengungkapkan sisi gelap kehidupan Benazir dari seorang
teman lamanya semasa kuliah di Oxford. Dailymail sendiri menyebut Benazir
sebagai "The Oxford Party Girl".
"Gaya hidup Benazir ketika kuliah di Oxford menjadi parody seorang gadis remaja
Muslim, kaya raya, baru melek melihat dunia. Saat dia berpidato dalam kampanye
untuk pemilihan Presiden Senat di Oxford, Benazir bahkan mengungkapkan gaya
hidupnya yang liberal itu untuk menarik dan mendulang suara dari para pemilih
laki-laki, " demikian Dailymail.
Gaya hidupnya agak berkurang ketika ayahnya tewas di tiang gantungan. Benazir
masuk gelanggang politik dengan mengenakan kerudung, sesuatu yang tidak pernah
dipakainya ketika di Amerika dan di Inggris. Namun walau berkerudung, sikap
politik Benazir sangat American-minded. Dia menjadikan dirinya musuh bagi
aktivis Islam di Pakistan dan sahabat setia bagi Amerika.
CIA Dalangnya?
Tidak aneh jika kematiannya ditangisi banyak tokoh-tokoh liberal. Bush pun
langsung menuduh kematian Benazir dilakukan oleh terorisme fundamentalis.
Padahal penyelidikan saja belum dimulai. Ada banyak dugaan tentang siapa
sesungguhnya dalang di balik kematian Benazir. Bisa saja memang dibunuh anggota
gerakan Islam, walau yang pertama ini relevansinya sangat meragukan karena
tidak ada manfaatnya. Bisa dibunuh oleh Prevez Musharraf sendiri seperti yang
banyak ditegaskan oleh para pendukungnya di Pakistan. Atau bahkan bukan
mustahil CIA berada di belakang kematiannya.
Bukan tidak mungkin, kematian Benazir memang dirancang jauh hari untuk semakin
mengacaukan Pakistan dan menjadikan salah satu negeri Islam terbesar dunia ini
pecah dan berkeping-keping. Bukankah di awal tahun 2000-an pernah terendus
sebuah dokumen AS yang ingin melenyapkan Pakistan dan Indonesia di tahun 2025?
Dokumen dari hasil kajian strategis yang dipimpin mantan Menteri Pertahanan
Amerika Serikat berdarah Yahudi bernama William Cohen, berjudul "Asia Tahun
2025 dan Pengaruhnya terhadap Keamanan Nasional Amerika di Abad 21" dengan
tegas memprediksi (baca: menskenariokan) Indonesia dan Pakistan akan hilang
dari peta bumi di tahun 2025.
Penyebab dari 'tenggelamnya' kedua negara tersebut adalah karena konflik
internal atau konflik antar suku, golongan, klan, atau agama, separatisme, dan
untuk itu semua sebagai syarat mutlaknya adalah ketidak-stabilan ekonomi.
Kajian tersebut meramalkan bahwa dalam 25 tahun ke depan, akan terjadi
peristiwa berskala besar dan internasional yang akan sangat mempengaruhi
keamanan nasional Amerika Serikat.
Amerika sangat berhasrat untuk menguasai Pakistan karena negeri ini memiliki
instalasi nuklir. Sedangkan Indonesia, ya kita tahu sendirilah.
Kematian Benazir Bhutto merupakan hal yang amat lumrah dalam dunia politik. Di
Indonesia pun ada tragedi Munir yang meninggal karena diracun oleh
tangan-tangan kekuasaan. Jadi peristiwa ini sama sekali tidak perlu
dibesar-besarkan atau bahkan ditangisi. Biasa sajalah.(Rizki)
Send instant messages to your online friends http://uk.messenger .yahoo.com
Send instant messages to your online friends http://uk.messenger .yahoo.com
[Non-text portions of this message have been removed]
------------ --------- --------- --------- --------- --------- -
No virus found in this incoming message.
Checked by AVG Free Edition.
Version: 7.5.516 / Virus Database: 269.17.11/1200 - Release Date: 27/12/2007
13:34
[Non-text portions of this message have been removed]
Send instant messages to your online friends http://uk.messenger .yahoo.com
[Non-text portions of this message have been removed]
<!--
#ygrp-mkp{
border:1px solid #d8d8d8;font-family:Arial;margin:14px 0px;padding:0px 14px;}
#ygrp-mkp hr{
border:1px solid #d8d8d8;}
#ygrp-mkp #hd{
color:#628c2a;font-size:85%;font-weight:bold;line-height:122%;margin:10px 0px;}
#ygrp-mkp #ads{
margin-bottom:10px;}
#ygrp-mkp .ad{
padding:0 0;}
#ygrp-mkp .ad a{
color:#0000ff;text-decoration:none;}
-->
<!--
#ygrp-sponsor #ygrp-lc{
font-family:Arial;}
#ygrp-sponsor #ygrp-lc #hd{
margin:10px 0px;font-weight:bold;font-size:78%;line-height:122%;}
#ygrp-sponsor #ygrp-lc .ad{
margin-bottom:10px;padding:0 0;}
-->
<!--
#ygrp-mlmsg {font-size:13px;font-family:arial, helvetica, clean, sans-serif;}
#ygrp-mlmsg table {font-size:inherit;font:100%;}
#ygrp-mlmsg select, input, textarea {font:99% arial, helvetica, clean,
sans-serif;}
#ygrp-mlmsg pre, code {font:115% monospace;}
#ygrp-mlmsg * {line-height:1.22em;}
#ygrp-text{
font-family:Georgia;
}
#ygrp-text p{
margin:0 0 1em 0;}
#ygrp-tpmsgs{
font-family:Arial;
clear:both;}
#ygrp-vitnav{
padding-top:10px;font-family:Verdana;font-size:77%;margin:0;}
#ygrp-vitnav a{
padding:0 1px;}
#ygrp-actbar{
clear:both;margin:25px 0;white-space:nowrap;color:#666;text-align:right;}
#ygrp-actbar .left{
float:left;white-space:nowrap;}
.bld{font-weight:bold;}
#ygrp-grft{
font-family:Verdana;font-size:77%;padding:15px 0;}
#ygrp-ft{
font-family:verdana;font-size:77%;border-top:1px solid #666;
padding:5px 0;
}
#ygrp-mlmsg #logo{
padding-bottom:10px;}
#ygrp-vital{
background-color:#e0ecee;margin-bottom:20px;padding:2px 0 8px 8px;}
#ygrp-vital #vithd{
font-size:77%;font-family:Verdana;font-weight:bold;color:#333;text-transform:uppercase;}
#ygrp-vital ul{
padding:0;margin:2px 0;}
#ygrp-vital ul li{
list-style-type:none;clear:both;border:1px solid #e0ecee;
}
#ygrp-vital ul li .ct{
font-weight:bold;color:#ff7900;float:right;width:2em;text-align:right;padding-right:.5em;}
#ygrp-vital ul li .cat{
font-weight:bold;}
#ygrp-vital a{
text-decoration:none;}
#ygrp-vital a:hover{
text-decoration:underline;}
#ygrp-sponsor #hd{
color:#999;font-size:77%;}
#ygrp-sponsor #ov{
padding:6px 13px;background-color:#e0ecee;margin-bottom:20px;}
#ygrp-sponsor #ov ul{
padding:0 0 0 8px;margin:0;}
#ygrp-sponsor #ov li{
list-style-type:square;padding:6px 0;font-size:77%;}
#ygrp-sponsor #ov li a{
text-decoration:none;font-size:130%;}
#ygrp-sponsor #nc{
background-color:#eee;margin-bottom:20px;padding:0 8px;}
#ygrp-sponsor .ad{
padding:8px 0;}
#ygrp-sponsor .ad #hd1{
font-family:Arial;font-weight:bold;color:#628c2a;font-size:100%;line-height:122%;}
#ygrp-sponsor .ad a{
text-decoration:none;}
#ygrp-sponsor .ad a:hover{
text-decoration:underline;}
#ygrp-sponsor .ad p{
margin:0;}
o{font-size:0;}
.MsoNormal{
margin:0 0 0 0;}
#ygrp-text tt{
font-size:120%;}
blockquote{margin:0 0 0 4px;}
.replbq{margin:4;}
-->
__________________________________________________________
Looking for last minute shopping deals?
Find them fast with Yahoo! Search.
http://tools.search.yahoo.com/newsearch/category.php?category=shopping
[Non-text portions of this message have been removed]
Send instant messages to your online friends http://uk.messenger.yahoo.com
Send instant messages to your online friends http://uk.messenger.yahoo.com
[Non-text portions of this message have been removed]