SERUAN UNTUK AKSI DAMAI
 
Dear all,
  
Salam damai,

Tahun 2007 berakhir dengan catatan duka. Kasus demi kasus kekerasan 
atas nama agama merebak sepanjang tahun tanpa penyelesaian yang 
berarti. Komunitas Ahmadiyah di pelbagai daerah disatroni gerombolan 
orang, masjid dan rumahnya dibakar. Kelompok Al-Qiyadah digelandang 
ke kantor polisi: ditobatkan. Lia Eden divonis kurungan penjara. 
Sementara itu, Majelis Ulama Indonesia terus mendaftar kelompok-
kelompok minoritas dan mengidentifikasi mereka sebagai aliran sesat. 
Problem ketidakbebasan beragama ini menambah daftar duka yang silih 
berganti telah menimpa bangsa Indonesia. Alih-alih memikirkan 
kebangkitan bangsa dengan program-program pembangunan yang konkret, 
masyarakat malah masih harus berurusan dengan kekerasan atas nama 
agama. Jika tidak ditangani secara serius, duka ini akan terus 
terjadi dan mewarnai jagad Indonesia tahun 2008.

Peristiwa-peristiwa kekerasan atas nama agama tidak hanya menciderai 
rasa kemanusiaan, melainkan juga merusak citra bangsa di dunia 
internasional. Para pelaku kekerasan atas nama agama secara langsung 
menjatuhkan martabat bangsa Indonesia. Hanya bangsa yang tidak 
beradablah yang mentolerir kebrutalan. Sudah saatnya martabat bangsa 
diangkat kembali dengan memunculkan sikap-sikap yang bersahabat 
dengan siapapun dan dengan latar belakang keyakinan apapun.

Informasi terakhir, Kejaksaan Agung akan melakukan rapat terakhir 
tanggal 9 Januari 2008 untuk menentukan kesesatan Jemaat Ahmadiyah, 
yang telah ada di Indonesia sejak 1925 dan memiliki 500.000 pengikut. 
Jika hal ini dibiarkan, maka ini akan menjadi preseden yang sangat 
buruk bagi implementasi konstitusi Indonesia dan juga sangat rentan 
bagi berkembangbiaknya disintegrasi bangsa.

Pokok pikiran di atas menjadi latar belakang perlu adanya gerakan 
aksi bersama, tidak hanya sebatas wacana dan teologi, namun juga 
gerakan kongkret. Pertemuan ini diharapkan menjadi titik awal bagi 
sebuah pengakuan bahwa keragaman bukanlah sesuatu yang harus 
dihindari atau dimusnahkan, melainkan sebuah keniscayaan yang diterima

Untuk itu Aliansi Kebangsaan untuk Kebebasan Beragama dan 
Berkeyakinan (AKKBB) menyerukan dan menghimbau kepada semua pihak dan 
jaringan untuk melakukan AKSI DAMAI di wilayahnya masing-masing 
terkait dengan berkembangnya aksi kekerasan sebagai jalan pintas 
untuk misi tertentu. Adapun kegiatan yang akan dilakukan adalah :
 
AGENDA 4 Januari 2008
Rapat teknis persiapan aksi Pk. 16.00
 
AGENDA 5 dan 6 Januari 2008
Persiapan teknis lapangan
 
AGENDA 7 Januari 2008
1. Aksi Damai Pk. 10.00 (berkumpul di Kejaksaan Agung), juga akan 
dilakukan di daerah (Jogyakarta dan Bali akan melakukan pada tgl. 8 
Januari 2008)
2. Jumpa pers Pk. 14.00 di kantor YLBHI
3. Temu Tokoh Agama Pk. 16.00 di Gedung PB NU Lt.3
 
AGENDA BESAR selanjutnya adalah GERAKAN AKSI DAMAI NASIONAL.
 
 
Demikian seruan untuk aksi damai ini.
 
a/n ALIANSI KEBANGSAAN UNTUK KEBEBESAN BERAGAMA DAN BERKEYAKINAN
 
 
=========================================
Indonesian Conference on Religion and Peace (ICRP)
Jl Cempaka Putih Barat XXI No. 34
Jakarta Pusat  10520
Telp. 021 4280 2349/ 42802350
Fax. 021-422 7243
HP. 0852-81481413
Email: [EMAIL PROTECTED]
www.icrp-online.org


Kirim email ke