Rabu, 16 Jan 2008,
Musikus Israel Jadi Warga Palestina

JERUSALEM - Musikus ternama Israel, Daniel Barenboim, yang menerima penghargaan 
istimewa Palestina memicu kontroversi. Pianis sekaligus konduktor itu 
dinobatkan sebagai warga negara kehormatan oleh pemerintah Palestina. 

"Sungguh ini hal yang menyenangkan, " ujar Barenboim ketika dihubungi melalui 
telepon dari Berlin.

Sejatinya penghargaan tersebut sudah diberikan setahun silam. Namun, baru 
mendapat perhatian publik pekan ini setelah Barghouti, anggota parlemen 
Palestina, mengatakan itu setelah Barenboim tampil dalam konser di Ramallah.

Penghargaan spesial itu menjadikan Barenboim sebagai warga Israel pertama yang 
dianugerahi kewarganegaraan oleh pemerintah Palestina. Karena itu, dia berhak 
mendapatkan paspor Palestina. Menurut Barghouti, anugerah itu diberikan karena 
sang konduktor tersebut telah menunjukkan solidaritas terhadap sesama warga 
Palestina meskipun sedang menghadapi kesulitan.

Barenboim memang sangat dihormati banyak warga Palestina. Dia kerap mengkritik 
Israel. Bahkan, dalam beberapa karyanya, dia "membangun" kehidupan damai yang 
saling berdampingan antara Palestina dan Israel. Bersama seorang intelektual 
Palestina-Amerika Edward Said, Barenboim membuat West-Eastern Diwan Workshop, 
yang mengajak musisi muda Israel dan Arab bersama.

Sejumlah warga Israel menganggap bahwa penerimaan Barenboim atas paspor 
Palestina tidak berperasaan. Seorang anggota parlemen Israel bahkan mengatakan, 
kewarganegaraan Israel yang dimiliki Barenboim harus dicabut. Menurut dia, 
paspor maupun status kewarganegaraan itu hanya simbol belaka karena Palestina 
tidak mempunyai negara.

"Hal ini sangat tidak menghormati Israel. Lebih pantas bila kewarganegaraan 
Israel Barenboim dicabut," ujar Yakov Margi dari Partai Shas, seperti dilansir 
situs harian Maariv. (AP/dia/ami)


      
____________________________________________________________________________________
Never miss a thing.  Make Yahoo your home page. 
http://www.yahoo.com/r/hs

[Non-text portions of this message have been removed]

Kirim email ke