http://www.kompas.com/ver1/Iptek/0801/16/122206.htm
Wortel Super Kaya Kalsium
WASHINGTON, RABU - Dengan rekayasa genetika, wortel kelak tidak hanya dikenal
sebagai ikonnya sumber vitamin A, mungkin juga menjadis umber kalsium. Para
ilmuwan di AS telah membudidayakan wortel yang mengandung kadar kalsium tinggi.
Seseorang yang makan wortel super ini akan memperoleh kalsium 41 persen lebih
banyak daripada wortel biasa. Para ilmuwan tersebut berharap konsumsi wortel
secara teratur akan mencegah osteoporosis dan penyakit tulang sejenis.
"Wortel ini tumbuh di lingkungan yang dipantau terus dan diatur dengan
perlakukan khusus," ujar Profesor Kendal Hirschi, salah satu peneliti dari
Sekolah Kedokteran Baylor di Texas, AS. Namun, untuk siap dan aman dikonsumsi
publik masih perlu penelitian lebih lanjut.
Selama ini, asupan kalsium banyak ditemukan pada susu. Namun, tidak semua
orang bisa minum susu karena alergi dan sebagian lainnya menolak karena
kandungan lemaknya tinggi. Wortel yang lebih fleksibel diharapkan bisa menjadi
alternatif.
Para ilmuwan merekayasa salah satu gen wortel agar kalsium lebih mudah
diserap melalui membran-membaran selnya. Meskipun kadar kalsiumnya tidak sampai
1000 miligram, rekayasa serupa pada jenis tanaman lain mungkin dapat terpenuhi
sesuai kebutuhan tubuh manusia.
Warna oranye
Bukan kali ini saja wortel direkayasa. Warna oranye pada wortel saat ini
merupakan hasil budidaya yang dilakukan ilmuwan Belanda pada abad 17. Wortel
yang aslinya berwarna ungu direkayasa agar menjadi warna oranye sesuai warna
kebanggan Belanda.
Rekayasa genetika juga sudah dipakai untuk menghasilkan kentang yang lebih
kering dan menyerap sedikit minyak saat digoreng sehingga lebih sehat dan
renyah. Brokoli juga menjadi objek rekayasa agar menyimpan sulforaphane yang
berkhasiat menggempur kanker.
"Banyak penolakan terhadap rekayasa genetika, namun secara bertahap kiata
sudah bergerak dari bentuk 'makanan Frenkenstein' dan mulai menghargai manfaat
kesehatan yang bisa dibawanya," ujar Profesor Susan Fairweather-Tait dari East
Anglia mengomentari hasil-hasil rekayasa pada tanaman konsumsi tersebut.
Sumber: BBC
Wartawan: WAH
---------------------------------
Be a better friend, newshound, and know-it-all with Yahoo! Mobile. Try it now.
[Non-text portions of this message have been removed]