http://www.kompas.com/ver1/Iptek/0801/14/133801.htm
   
  Jantung Mati Bisa Dihidupkan Kembali 
   
  CHICAGO, SENIN - Sungguh menakjubkan, jantung yang telah mati dapat 
dihidupkan kembali di laboratorium dan kembali berdenyut sendiri. Terobosan ini 
menjanjikan penyediaan organ-organ transplantasi sesuai kebutuhan pasien 
penderita penyakit gagal jantung, ginjal, atau organ dalam tubuh lainnya.
   
  Seperti dilansir jurnal Nature Medicine, jantung yang dihidupkan kembali 
merupakan jantung tikus yang sudah mati. Para peneliti mengambil seluruh sel 
jantung yang telah mati dan hanya menyisakan struktur lunak jaringan kolegennya 
saja melalui teknik yang disebut deselulerisasi.
   
  Jantung mati yang telah dibersihkan tersebut kemudian disuntik sel-sel yang 
berasal dari jantung tikus yang baru lahir. Sel-sel baru dibiarkan tumbuh dan 
mengikat jaringan kolagen di atas cairan bernutrisi dalam ruangan khusus 
laboratorium.
   
  Selang empat hari, jantung tersebut terlihat berdenyut kembali. Menakjubkan!
  Para peneliti lalu menggunakan alat pacu jantung (pacemaker) untuk mengukur 
arah gerakan kontraksinya. Mereka juga merangsang jantung untuk memompa dengan 
mengalirkan cairan bertekanan ke dalamnya meniru aliran darah di dalam tubuh.
   
  Delapan hari kemudian, jantung yang dihidupkan kembali mulai dapat memompa 
cairan tersebut dengan sempurna.
   
  "Kami yakin alam telah menciptakan alat-alat yang sempurna dan kami penasaran 
apakah ada cara di laboratorium untuk memberikan alat-alat yang dibutuhkan dan 
membiarkan alam bekerja," ujar Doris Taylor dari Pusat Penyembuhan 
Kardiovaskular Universitas Minnesota, AS. Alat yang dimaksud adalah jaringan 
kolagen, fibronacin, dan laminin.
   
  Taylor bekerja sama dengan Dr. Harold Otto dari Rumah Sakit Umum 
Massachusetts, AS telah menggunakan metode yang sama untuk membuat jaringan 
pembuluh jantung, pembuluh darah, dan organ lainnya. Teknik ini suatu saat 
diharapkan dapat idpakai untuk membuat organ transplantasi dari sel-sel tubuh 
pasien sendiri sehingga penolakan tubuh terhadap organ transplantasi yang 
sering ditemui selama ini dapat dikurangi.
   
  "Harapannya kami dapat membuat organ yang sesuai dengan tubuh Anda," ujar 
Taylor.
  
Sumber: REUTERS
Wartawan: WAH

       
---------------------------------
Looking for last minute shopping deals?  Find them fast with Yahoo! Search.

[Non-text portions of this message have been removed]

Kirim email ke