http://www.mediaindonesia.com/berita.asp?id=149918
Intel akan Alihkan Teknologi Prosesor ke 45 Nm
JAKARTAMEDIA: Intel Indonesia Corporation akan mengalihkan teknologi
prosesor dari 65 nanometer (nm) ke teknologi 45 nm yang memiliki performa lebih
tinggi dengan energi yang lebih hemat.
"Prosesor yang menggunakan teknologi 65 nanometer di pertengahan tahun akan
sama jumlahnya dengan prosesor yang menggunakan teknologi 45 nanometer. Mereka
akan berada di titik tengah, yakni 50 persen 50 persen," kata Country Manager
Intel Indonesia Budi Wahyu Jati, seusai peluncuran 16 server dan prosesor PC
(personal computer) high-end terbaru, di Jakarta, Selasa (20/11).
Dia mengatakan pada akhir tahun 2008 diharapkan penggunaan prosesor lama
dengan teknologi 90 nm dan 65 nm akan berkurang dan berganti dengan teknologi
45 nm.
Menurut dia, teknologi 45 nm yang baru diluncurkan di Indonesia pada Selasa
(20/11) tersebut perlahan-lahan akan menggantikan teknologi 65 nm yang saat ini
banyak digunakan komputer.
Dia menjelaskan, teknologi 90 nm saat ini sebenarnya masih dijual untuk
komponen industri. Di pasaran sendiri teknologi 45 nm, 65 nm, dan 90 nm akan
tetap ada.
Teknologi 45 nm yang baru diluncurkan di Indonesia tersebut merupakan
peningkatan transitor terbesar yang dilakukan Intel selama 40 tahun terakhir,
karena prosesor tersebut menggunakan bahan 'high-k metal gate' (Hi-K) berbasis
Hafnium dan rencananya akan mulai menggunakan bahan halogen pada tahun 2008.
Prosesor Intel Core 2 Exteme dan Xeon merupakan produk pertama yang
diproduksi menggunakan teknologi 45 nm tersebut, yang dapat meningkatkan
kinerja dan mengurangi penggunaan daya.
Terobosan ini, menurut dia, memberikan jalan bagi Intel untuk menciptakan
produk berukuran 25 persen lebih kecil dari versi sebelumnya dan lebih hemat
biaya, serta dapat meraih kesempatan untuk menciptakan 'system on chip' bagi
produk elektronik rumahan dan perangkat bergerak.
Pada kesempatan yang sama dia mengatakan penjualan prosesor Intel di
Indonesia hingga akhir kuartal IV 2007 diperkirakan mencapai 90 persen dari
pasaran prosesor di Tanah Air.
"Kalau melihat dari data lembaga riset independen IDC (International Data
Corporation) diperkirakan penjualan PC di Indonesia hingga akhir tahun mencapai
1,8 juta unit. Dan 90 persen dari penjualan produk PC tersebut menggunakan
Intel untuk prosesornya," kata Wahyu Jati. (Ant/OL-03)
---------------------------------
Looking for last minute shopping deals? Find them fast with Yahoo! Search.
[Non-text portions of this message have been removed]