penulis posting itu ketinggalan kereta. teroris abdulah sonata pernah rencanakan bunuh ulil di utan kayu. dia beri uang Rp 7 juta dan perintahkan iqbal huseini alias ramly untuk melakukan eksekusi. tapi ramly berubah pikiran setelah mendengar ceramah di mesjid sunda kelapa.
lengkapnya lihat di: http://www.tempointeraktif.com/hg/mbmtempo/free/utama.html. Tempo Edisi. 34/XXXIV/17 - 23 Oktober 2005 kalau benar ada posting seperti ini di milis pks, berarti jelas dimana posisi partai itu. bila tidak benar, pks mestinya meralat. At 02:43 PM 1/18/2008 +0700, you wrote: >Itu orang pks betulan apa 'penyusup'? >Kalau benar penyusup, 'legal' apa 'ilegal'? :-p > >Wassalam, > >Irwan.K > >2008/1/18 radityo djadjoeri <[EMAIL PROTECTED]>: > > > Dari milis PKS > > > > Nugra Nansarunai <[EMAIL PROTECTED] <nough_ra%40yahoo.com>> wrote: Ada > > sebuah pertanyaan yang mengganjal dalam hati saya, > > Apa hukum membunuh makhluk sejenis Ulil? > > Kita membuka sejarah, menemukan makhluk Abdullah bin Saba yang ditengarai > > sebagai provokator di zaman Utsman ra. Hingga menimbulkan pemberontakan dan > > terbunuhnya khalifah. Ibnu Saba terus bergerak menimbulkan fitnah Ali vs > > Muawiyah. > > Kita juga menemukan makhluk sekelas Mustafa Kemal, penghancur Islam dari > > dalam di zaman kontemporer. Kulitnya Islam tapi dalamnya jelas kufur. Atau > > sejenis Mirza Ghulam Ahmad, makhluk produksi Inggris, kalau saja mereka > > dibunuh sebelumnya pengaruh fitnahnya meluas .Mengapa ia dibiarkan hidup? > > Kalaulah manusia2 seperti ini dibunuh, tentu akan membunuh barisan kufur > > juga. Manusia2 yang jelas menghancurkan Islam dari dalam, sekalipun ia > > berteriak lantang,"saya muslim" namun sikap, lidah dan fikrah jelas kufur, > > Saya pikir orang2 seperti Ulil sebaiknya dibunuh, seperti dikatakan > > ustadz, tidak perlu takut masuk penjara. Abdullah bin Ubay dikenal sebagai > > munafik, namun Ulil, JIL dan kelompok2 aliran sesat yang kentara bekerja > > sama dengan kafirin, barangkali sudah masuk dalam barisan kafirin > > Fitnah lebih kejam dari pembunuhan, fitnah yang ditimbulkan oleh ahli2 JIL > > merusak tatanan Islam, lebih kejam daripada sekedar menjagal leher mereka. > > Mengapa harus takut menggiring mereka pada kematian, jika mereka tidak > takut > > menggiring umat pada kekufuran? > > Sudah tidak ada aktivis/dai yang meragukan kerusakan yang mereka > > timbulkan, tapi kita masih ragu menyikapi mereka apakah menunggu sampai > > mereka benar2 meruntuhkan Islam selayaknya Mustafa Kemal jahannam? > > Terinspirasi dengan operasi mawar Prabowo yang menghabisi preman dengan > > sniper, atau Azumi yang menghabisi jendral2 pembuat onar, atau Hasyasyin, > > pasukan pembunuh rahasia zaman Medieval, sepertinya kita sudah membutuhkan > > barisan pembunuh yang bisa menghabisi makhluk2 sejenis Ulil > > --- > > Renungkanlah . > > "Tidak sepatutnya bagi orang-orang yang mukmin itu pergi semuanya (ke > > medan perang). Mengapa tidak pergi dari tiap-tiap golongan di antara mereka > > beberapa orang untuk memperdalam pengetahuan mereka tentang agama dan untuk > > memberi peringatan kepada kaumnya apabila mereka telah kembali kepadanya, > > supaya mereka itu dapat menjaga dirinya." > > > > Tren yang berkembang saat itu adalah, sahabat berlomba2 mengejar > > syahid sampai2 Allah harus mengerem dengan menurunkan ayat ini > > Sudah saatnya tren berlomba mencari syahid dihidupkan lagi dalam kultur > > muslimin, inilah yang menegakkan izzah dan menggetarkan singgasana kufur > > > > > > - Geo center - > > ~ kita hanya musafir ~ > > www.nugra1453.multiply.com > > > > >[Non-text portions of this message have been removed] > > > >*************************************************************************** >Berdikusi dg Santun & Elegan, dg Semangat Persahabatan. Menuju Indonesia >yg Lebih Baik, in Commonality & Shared Destiny. >http://groups.yahoo.com/group/ppiindia >*************************************************************************** >__________________________________________________________________________ >Mohon Perhatian: > >1. Harap tdk. memposting/reply yg menyinggung SARA (kecuali sbg otokritik) >2. Pesan yg akan direply harap dihapus, kecuali yg akan dikomentari. >3. Reading only, http://ppi-india.blogspot.com >4. Satu email perhari: [EMAIL PROTECTED] >5. No-email/web only: [EMAIL PROTECTED] >6. kembali menerima email: [EMAIL PROTECTED] > >Yahoo! Groups Links > > > [Non-text portions of this message have been removed]

