Innalillahi wa inna ilaihi roji'un.. Setelah 'kepulangan' Eyang, semoga hal ini makin mempermudah proses pembenahan di negara kita/RI.. Saatnya 'cuci piring' dan pengembalian milik negara dari tangan" yang tidak berhak.. Semoga berhasil.. Amien..
CMIIW.. Wassalam, Irwan.K ---------- Forwarded message ---------- From: Adhie Massardi Date: 2008/1/27 Subject: TOLAK BERKABUNG SEMINGGU UTK HMS Saudara-saudara sebangsa dan setanahair. HM Soeharto adalah orang besar bagi negeri ini. Saya setuju. Jasanya banyak, saya juga setuju (meskipun dengan catatan). Maka kita perlu menundukkan kepala atas kepergiannya menghadap Sang Khalik. Tapi pernyataan Pemerintah SBY yang mengumumkan Perkabungan Nasional Seminggu dan selama itu kita diwajibkan mengibarkan Merah-Putih menurut saya itu too much. Berlebihan. Kita harus menghormati yang menghormati HM Soeharto Tapi (Pemerintah) SBY juga harus menghormati korban-korban (politik) HM Soeharto. Sehari atau maksimal 3 (tiga) hari untuk perkabungan nasional is enough. Bahkan bila tak ada kesalahan sekalipun. Maka demi menjaga harmoni berbangsa-bernegara kita harus menolak Perkabungan Nasional Seminggu itu. Karena ini akan mengundang kemarahan rakyat yang sebetulnya juga menghormati HM Soeharto tapi sekarang sedang dirundung malang dihajar mahalnya harga sembako dan terus merosotnya daya beli rakyat. Salam! Adhie M Massardi (Pengagum Soeharto juga) [Non-text portions of this message have been removed]

