APAKAH KEMATIAN SOEHARTO ADALAH BABARING LELAKON ?
T = Ikut Berduka cita atas meninggalnya mantan presiden RI, H. Muhamad Soeharto. J = Ya mas, kita mikul dhuwur mendem jero, tapi proses hukum hendaknya jalan terus. T = Yang penting,... beri ruang kepada generasi muda untuk belajar. J = Ya, ada LESSONS yang bisa diambil. Setinggi-tingginya tupai melompat, sekali waktu jatuh juga. Itu salah satu. Sepintar-pintarnya Soeharto merekayasa, akhirnya terbongkar pula. Sejarah yang akan membongkarnya. T = Rentang 1945-1998 dari Poleksosbud harus dibuka. J = Kita bongkar TANPA perlu caci maki. Buka saja, analisa saja. Dan diambil LESSONS dari periode itu. Tanpa perlu caci maki. T = Betul, itu proses pemnbelajaran yang mahal sekali. Agar diketahui saja, that's all. J = Mikul dhuwur mendem jero artinya itu kita tahu segala kebaikan dan keburukannya. Kita akui semuanya tapi kita TIDAK mencaci-maki. That's all. Mikul dhuwur mendem jero BUKAN berarti mengubur segala perkara yang harus diselesaikan secara hukum. Menurut aku, pengertiannya TIDAK begitu, melainkan penerimaan apa adanya tanpa caci maki. Just that. Tapi proses hukum harus jalan terus. Secara perdata, of course, karena orangnya itu sudah meninggal dan gak bisa di-pidanakan lagi. T = Ada asumsi sebenarnya di belakang kata itu; orang tua selalu melangkah dengan bijaksana agar bisa menjadi teladan bagi generasi berikutnya. Jadi, negatifnya, dan ini mestinya dihindari, adalah Ora keno dinggo tulodho atau tidak bisa menjadi teladan. Kata2 semacam itu selama soeharto berkuasa digunakan untuk pembenaran dirinya. Apakah dia gunakan itu untuk Soekarno ? Jadi, mendhem jero mikul duwur itu tidak bisa terpisah dari ajaran yang lain dan merupakan satu kesatuan yang tak terpisah. Maka, reaksi Bung Leo telah menandai bagaimana seorang pemimpin itu dinilai oleh rakyat. Ada neraca sebenarnya. J = Ya, aku ini kan RE-INTERPRETASI. Jadi, ajaran2 lama itu aku artikan kembali. Kalo mao ikutin pengertian dan praktek selama ini, ya Soeharto harusnya dicaci-maki dari Sabang sampai Merauke. Tapi, kalau kita seperti itu, kapan mau maju ? Kita akan terus saja terbelakang seperti di Jaman Soeharto yang caci maki "Orde Lama". So, menurut aku musti ada re-interpretasi dari prinsip Mikul Dhuwur Mendem Jero. Artinya, dalam hal TERTENTU, Soeharto itu memang TELADAN. Itu harus diakui juga. Tetapi, di dalam hal TERTENTU LAINNYA, Soeharto itu contoh yang JELEK. Itu juga harus diakui. Jadi, kita akui segala kelebihan dan kekurangannya tanpa perlu pakai emosi berlebihan, tanpa perlu caci maki. T = Mungkin bukan reinterpretasi, ttp kontekstual, meskipun itu juga debatable yah. J = Ya, kontekstual. Sesuai konteksnya, meskipun juga YA very much debatable. Aku sih gak mau debat, cuma mengusulkan saja cara yang paling seimbang untuk treat hal2 semacam itu. T = Seperti sooekarno juga kan ? J = Ya, Soekarno juga BUKAN Dewa, banyak juga kekurangannya. T = I am on your side, terutama mengenai pesan untuk generasi muda agar menjadi LESSON; seperti kata Bung, kita buka saja semua yang jelek dan yang baik. J = Ya, buka saja apa adanya dan TANPA perlu caci maki. Nobody is perfect, so ngapain caci maki, ya gak? T = Jangan sampai penerapan yang salah dari mendhem jero mikul duwur terus segala kesalahan dan akibatnya ditutupi. Berita di TV yang saya ikuti khas masyarakat timur, ttp bisa membangun opini yang nggak benar, walaupun buat rakyat biasa sih nggak masalah. Do I know you ? It looks like I have met you some where before. J = Hmmm hmmm hmmm... ya, kita bisa saling membaca pikiran masing2. Kita kan bisa melihat dengan jangkauan lebih jauh karena kita memang tidak memiliki vested interest. Tapi, orang2 politik itu kan maunya selalu MEMBELOKKAN apa yang ada untuk kepentingan kelompoknya sendiri. Orang2 politik itu selalu REKAYASA. Nah, kalo orang2 pendidikan like you kan maunya yang jujur dan apa adanya saja. Tapi, dunia praktis itu kan POLITIK. Jadi, kita paling bisa menganjurkan dan mengharapkan agar orang2 itu semakin terbuka pikirannya. Cuma itu saja. T = Ya jelas .. maka mari kita bangun demokrasi Indonesia tanpa partai politik. --Apakah kebenaran barat adalah satu-satunya kebenaran ? J = Bukan, definitely NOT. Yang namanya TRUTH itu gak ada model Barat atau model Timur. Truth is truth, dan tergantung wilayah, tidak tergantung asalnya dari barat atau timur. Tapi kita kan cuma bisa MENDEKATI SAJA. T = I got it. J = Yang namanya "absolute truth" itu cuma asumsi saja. Diasumsikan. Pedahal, in practice kita cuma bisa mendekati saja. Makanya ada banyak cara2 pendekatan (approaches). Kita cuma bisa bilang yang mana LEBIH MENDEKATI Truth. Tapi kita gak bisa bilang bahwa ini lho yang Truth itu. T = Tetapi ada yang mengasumsikan juga bahwa truth always at the end. J = Boleh saja, itu kan ASUMSI saja. T = Maka, dalam wayang, Truth selalu di akhir babaring lelakon. J = Ya, dan akhir itu SELALU akan menjadi akhir, dan gak pernah sampai. T = Apakah kematian soeharto adalah babaring lelakon? Ya, untuk satu peradaban mungkin. J = Ya, jelas itu PENUTUP satu era. T = Benar, karena akhir itu akan mengawali yang baru, dan akhir wayang adalah kebenaran bahwa tidak ada manusia yang benar; karena hanya ada satu yang benar yaitu Sang Hyang Wenang. J = Ya, Soeharto itu penutup Gerbang ANGKATAN 45. Angkatan 45 sudah lewat semua Mas. Secara SIMBOLIK, Soeharto itu mewakili Angkatan 45. T = Mungkin, itu akan membuka era dialog baru untuk mengantar genarasi pasca orba. J = Ya, kita ini kan SUDAH DEMOKRASI LIBERAL. Kita itu demokrasi sudah model Amerika. Tapi cara berpikir masih model Mafia. Kita harus belajar dialog dengan dewasa. Secara rasional, tanpa emosi, tanpa perlu dibakar oleh kelompok2 keagamaan dsb... T = Ketika vested interest mulai terkikis maka era baru mungkin akan terbuka, mungkin bentuknya tidak akan seperti amerika, tetapi juga tidak akan seperti mafia, rakyat bagaimanapun juga mulai bosan. Beberapa kaum intelektual saya lihat mulai mengambil peran secara informal... --Thanks Bung for the inspiring insight, sampai ketemu lagi ya ! J = Sure, sampai ketemu ! +++++++++++++ YANG PENTING PROSES HUKUM ITU JALAN TERUS T = Tq, postingannya dah dibaca, koq ya nggak kemarin2 diposting... he.. he.. J = Mbak, aku ini tidak pernah mau menjawab pertanyaan tentang kapan seseorang meninggal. Pedahal, jawaban dari pertanyaan itu, dengan kartu2 tarot itu adalah YES akan meninggal, antara 1 -4 hari ke depan. T = Maka itu, harusnya kemarin dah disiapin, sekarang tinggal ngeluarin. Kemarin aku baca yang sebelum hari ini, setelah tau p'harto meninggal makanya jadi ingat ke Mas Leo... J = Kalo kemarin aku bilang YES akan meninggal, kan nanti dibilang nyumpahin. Kan kesannya jelek banget gituh. T = He... he... masak iya sih nyumpahin, ya nggak lah orang yg tau nggak akan bilang begitu, paling bilangnya bener si Leo... J = Semua orang itu udah tau dia akan mati anytime. Yang penting itu, bukan meninggalnya Soeharto, melainkan PROSES HUKUM itu. Yang penting proses hukum itu jalan terus. T = Yup, memang waktu sakit kita semua sudah punya perasaan yang sama tinggal tunggu waktu... J = Soeharto sendiri, aku lihat muncul tiba2 di mimpi aku dan tetap NGOTOT agar anak2nya itu bebas dari proses hukum. T = Proses hukumnya gimana mas ? Ada yang masuk bui lagi krn prose hukum ? J = Menurut aku, proses hukum akan jalan terus. Itu yang penting, tetap akan diproses. Tapi gak semuanya. Jadi, akan ada semacam kompromi. Bukan pidana, tapi PERDATA. Perdata soal harta warisan Soeharto yang dikumpulin dari cara2 tidak halal. Itu perdata, mbak, dan bukan pidana. Soeharto tidak bisa dipidanakan karena sudah meninggal. Yang bisa diperkarakan cuma perdatanya saja. T = Ok, tp kalau menyangkut anak2nya ? J = Kalo anak2nya berbuat pidana, dan terbukti, ya bisa masuk bui. T = Kalau mas lihat apa akan ada ? J = Aku lihat akan ada semacam KOMPROMI. Jadi, anak2nya Soeharto akan mengembalikan SEBAGIAN harta yang dikumpulkan oleh Soeharto secara tidak halal. Something like that. T = Ok, kita lihat aja ya, habis banyak banget tidak halalnya... Wait n see ya mas, tq Mas Leo ! J = Sure, take care, bay bay !! +++++++++++++ MAKSUDNYA, BUKAN CUMA UNTUK SEX AJA T = Leo, apa kabarmu ? J = Baik2 aja, mas, en you ? T = Sama, tahun baru suasana baru, tapi suasana baru yang gak enak. J = Taon baru udah dari kapan2. Kita kebanyakan taon baru nih. Bentar lagi Taon Baru Cina,... banyak amat taon barunya yah ? T = Ya banyak banget, kalo taun baru cina berdasar hitungan apa Leo ? J = Gak tau, aku gak ngerti perhitungan begituan. T = Kalo tarot ada hitungannya gak ? J = Tarot itu hitungannya satu sampe sepuluh. Kalo udah sepuluh, ya balik lagi. Balik dari satu sampe sepuluh lagi. Itu hitungannya. Kalo tarot, aku tergantung pada pertanyaan. Pertanyaannya apa, baru bisa ada jawabannya. Aku GAK PERNAH nanya sendiri. Musti ada yang tanya, terus cabut kartunya. Setelah itu baru aku jawab. T = Ooo, kalo tarot jarak jauh gak bisa dong. J = Bisa aja kalo mau. Tapi enakan gak pake gituan, cape ngocoknya. Enakan LANGSUNG AJA. Jadi, ada yang nanya langsung, dan aku jawab langsung, gak pake kartu. Itu lebih praktis. T = Contoh pertanyaannya seperti apa ? J = Pertanyaan bisa apa saja, kecuali satu, yaitu tentang kapan saat meninggal. Pantangan aku cuma satu, gak mau jawab pertanyaan tentang waktu seseorang akan meninggal. T = Aku tanya ya, kapan aku jadi seperti yang aku inginkan ? J = Saat ini juga SUDAH. Past, Present, Future,... all are happening at once. NOW. Here and Now. Disini dan Saat Ini. Jadi jawabannya ya SEKARANG. T = Aku merasa belum kok. J = Itu kan perasan saja, jangan pake perasaan dong, pake INTUISI dong, hmmm hmmm hmmm... Bukan anak puber lagi, gak boleh pake perasaan2 lagi. Perasaan itu naik turun, tetapi INTUISI itu konstan. Intuisi itu didasarkan pada IMAN. We know that we know, dan bukan didasarkan pada emosi2 yang selalu naik dan turun. T = Aku merasa belum karena masih banyak yang gak aku suka. Masih banyak yang ganggu pikiranku. J = Sama, aku juga BANYAK yang aku gak suka. Aku suka beberapa orang, bisa dihitung deh. Tapi yang lain biasa2 saja, hmmm hmmm hmmm... T = Orang co or ce ? J = Mao tau aja nih, hmmm hmmm hmmm... Cowok apa cewek gak jadi masalah, yang penting suka sama suka, hmmm hmmm hmmm... T = Kalo positif kan dapat negatif, jadinya kan netral, kalo cowok kan dapet cewek. J = Iyalah, tapi itu juga RELATIF. Jaman sekarang banyak cowok suka sama cowok. Banyak juga cewek suka sama cewek. Nah, menurut Psikologi Modern, itu NORMAL2 SAJA, hmmm hmmm hmmm... So, aku kan berusaha untuk membantu siapapun. Kalo dia itu cowok yang sukanya sama cowok, masa harus aku marah2in, pedahal dia kan suka sama suka... So, biarin aja. Didoakan saja semoga bisa saling mencintai dengan cara2 dewasa. Maksudnya, bukan cuma untuk sex aja yang sebentar juga udah bosen. Something like that. +++++++++++++ MIMPI TENTANG 3 BIDANG PADANG RUMPUT Dear Moderator Milis Spiritual- Indonesia <http://groups.yahoo.com/group/spiritual-indonesia>, Saya ingin bertanya arti mimpi teman saya tentang rumput yang dilihat di pelataran candi atau pagoda yang menurut teman saya ada di Filipina tempat dia pernah studi S2 bidang kesehatan. Yang dia ingat dalam mimpinya ada 3 bidang padang rumput yang kecil kerdil hijau dan indah. 1 bidang subur penuh, 1 bidang subur tapi setengah penuh, dan 1 bidang lagi subur dan tidak penuh. Teman saya seorang dokter berjenis kelamin laki2. Biasanya saya bisa menerawang mimpinya dan terjadi tetapi kali ini tidak. Bisakah saya dibantu untuk membantu jawab pertanyaan teman saya ? Terima kasih sebelumnya. Salam, (H) +++++++++++++ JAWABAN SAYA: 3 ALTERNATIF DALAM PERSONAL RELATIONS Dear Mbak H, Thanks for your question. Begini yang saya dapat: Candi atau Pagoda di Filipina itu adalah SIMBOL dari diri dokter pria teman anda itu beberapa tahun yang lalu, seperti saat ketika dia studi S2 di Filipina itu. Nah, pada saat itu dia merasa melihat 3 kemungkinan ALTTERNATIF yang bisa dia jalani di masa depannya (yang sekarang berarti SAAT INI). Alternatif pertama adalah menjalin HUBUNGAN PRIBADI dengan orang2 yang telah memiliki komitmen penuh secara personal dengan orang tertentu, dan hubungan itu telah berjalan lancar dan produktif; ini disimbolkan dengan padang rumput yang penuh. Alternatif kedua adalah menjalin hubungan pribadi dengan orang yang telah memiliki komitmen setengah penuh dengan orang tertentu lainnya; ini disimbolkan dengan padang rumput yang setengah penuh. Alternatif ketiga adalah menjalin hubungan pribadi dengan orang yang sama sekali tidak memiliki komitmen pribadi dengan orang lain; ini disimbolkan dengan padang rumput yang gersang. Nah, implikasi dari tiga alternatif itu terlihat jelas bagi diri si dokter pria teman anda itu. Apabila dia menjalin hubungan dengan orang yang telah memiliki komitmen penuh dengan orang lain, maka diri si dokter itu akan tampak "normal2" saja. Dia tidak akan menonjol karena padang rumputnya itu subur dan penuh. Apabila dia menjalin hubungan dengan orang yang memiliki setengah komitmen, si dokter itu akan terlihat agak menonjol, maklumlah padang rumputnya itu setengah penuh dan diri si dokter (disimbolkan oleh candi / pagoda itu) akan LEBIH TERLIHAT. Nah, dalam alternatif ketiga, apabila dia menjalin hubungan dengan orang yang sama sekali tidak memiliki komitmen dengan orang lain, maka si dokter itu akan BENAR2 terlihat secara menonjol. Seperti menyolok mata sekali (disimbolkan oleh candi / pagoda yang berdiri secara KONTRAS di tengah lapangan yang rumputnya subur tapi jarang2 itu). Kelihatannya teman anda itu belum mengambil keputusan tentang alternatif yang akan dijalaninya. Itu saja yang saya lihat, semoga bisa membantu. (Leo) +++++++++++++ SEPERTI TERKENA SESUATU DI KEPALA Dear Bapak Leonardo Rimba, Saya dapat nama Bapak dari internet dan jika tidak merepotkan mohon pencerahannya atas gejala yang saya alami, yaitu makin sering terasa seperti ada angin yang nempel di kepala saya dan kadang2 seperti kena cipratan air di kepala. Sebelumnya saya ucapkan terima kasih. Salam, (N) +++++++++++++ JAWABAN SAYA: ADA 2 KEMUNGKINAN PENJELASAN Dear Mas N, Thanks for your question. Anda tidak menulis apakah anda TELAH memeriksakan diri ke dokter, so pertama kali saya akan mensarankan anda untuk pergi ke dokter syaraf. Ada gangguan syaraf tertentu yang bisa menimbulkan efek seperti yang anda rasakan. Nah, apabila dokter syaraf melihat ada gangguan, maka harus ada treatment yang dilakukan secara medis. Itu yang pertama harus dilakukan... --Tetapi, apabila anda telah memeriksakan diri ke dokter syaraf dan ternyata tidak ada kelainan, maka kemungkinan satunya lagi yang berlaku yaitu adanya pergerakan energi etherik di seputar kepala anda (biasa disebut sebagai Energi Prana). Kalau itu yang terjadi, paling saya bisa bilang agar anda memperbanyak doa atau meditasi agar pergerakan energi Prana itu berjalan dengan lancar, agar tercapai kestabilan perputaran energi Prana di tubuh anda. Yang baik itu adalah yang stabil. (Leo) +++++++++++++ [Leo seorang praktisi Psikologi Transpersonal dan bisa dihubungi di no HP: 0818-183-615. Untuk bergabung dengan Milis Spiritual-Indonesia, please click: <http://groups.yahoo.com/group/spiritual-indonesia/join>. NOTE: Except mine, all names used in the YM / email conversations are PSEUDONYMS.] Send instant messages to your online friends http://uk.messenger.yahoo.com

