http://www.detikfinance.com/index.php/detik.read/tahun/2008/bulan/02/tgl/02/time/105801/idnews/888053/idkanal/6
Microsoft Tawar Yahoo US$ 44,6 Miliar
Fino Yurio Kristo - detikfinance
San Francisco, - Kabar tentang niat Microsoft membeli portal internet ternama,
Yahoo, ternyata bukanlah isapan jempol belaka. Microsoft telah mengungkapkan
bahwa mereka saat ini sedang menawar Yahoo dengan dana raksasa, sebesar US$
44,6 miliar.
Tawaran Microsoft ke Yahoo adalah 62% di atas harga penutupan saham Yahoo pada
Kamis (31/1/2008).
Niat Microsoft mengakuisisi Yahoo ini disinyalir merupakan cara untuk
membendung dominasi saingannya dalam bisnis internet, Google. Terlebih, Yahoo
pun juga dilaporkan semakin keteteran menghadapi Google dalam bisnis iklan
online. Dengan demikian, Google sepertinya telah jadi 'musuh' bersama, baik
bagi Microsoft maupun Yahoo.
Microsoft sendiri mengakui, pasar iklan online mulai didominasi oleh satu
pemain saja, yakni Google. Mereka menyatakan bahwa jika akuisi ini terlaksana,
maka kerja sama dengan Yahoo akan membuat peta persaingan berubah. Bisnis iklan
online memang menggiurkan, diperkirakan mencapai nilai US$ 80 miliar pada tahun
2010.
Jika pembelian ini terjadi, kombinasi antara Yahoo dan Microsoft memang
kemungkinan akan menciptakan kekuatan besar. Apalagi Yahoo adalah merek populer
di dunia maya. Pihak Yahoo sendiri menyatakan, mereka akan mempelajari proposal
penawaran Microsoft ini dengan hati-hati sebelum memberi keputusan.
"Kami sangat menghormati Yahoo dan bersama-sama, kita bisa menawarkan berbagai
solusi menarik bagi konsumen maupun pengiklan, serta punya posisi yang lebih
baik untuk berkompetisi di pasar layanan online," ungkap CEO Microsoft, Steve
Ballmer seperti dikutip dari AFP, Sabtu (2/2/2008).
Namun rencana Microsoft mengakuisisi Yahoo dengan dana US$ 44,6 miliar sudah
mendapat kritikan dari berbagai analis. Jika akuisisi ini benar terjadi,
monopoli luar biasa disinyalir akan terjadi di internet dengan dominasi dua
kekuatan raksasa, Microsoft/Yahoo dan Google.
Seperti dikutip dari Webpronews, Sabtu (2/2/2008), pernyataan tersebut
dikemukakan Jeff Chester, direktur lembaga Center for Digital Democracy. Jeff
memaparkan bahwa jika kesepakatan benar-benar terjadi antara Yahoo dan
Microsoft, maka bersama dengan Google, dua kekuatan besar ini akan begitu
mendominasi dalam bidang jurnalisme, hiburan, dan iklan di dunia maya.
Jeff menyatakan bahwa demokrasi di internet akan terancam dengan adanya
kekuatan-kekuatan raksasa tersebut. Dalam era di mana orang-orang saat ini
menggantungkan banyak aspek kehidupannya secara online, keberadaan kekuatan
dominan di internet tersebut akan menanamkan pengaruh yang besar bagi
masyarakat, positif ataupun negatif.
Di lain pihak, ada juga anggapan bahwa langkah Microsoft mengakuisisi Yahoo
untuk menyaingi Google kurang tepat. Lance Ulanoff, kolumnis di situs teknologi
terkemuka Pcmag mengemukakan, Microsoft memang akan memperoleh sebuah portal
internet ternama. Namun kekuatan Yahoo disinyalir tidak bisa 'membunuh' Google,
meskipun juga dengan bantuan Microsoft. (fyk/ir)
____________________________________________________________________________________
Be a better friend, newshound, and
know-it-all with Yahoo! Mobile. Try it now.
http://mobile.yahoo.com/;_ylt=Ahu06i62sR8HDtDypao8Wcj9tAcJ
[Non-text portions of this message have been removed]