Anda terjebak, Mas. Yang menulis komentar itu BUKAN Ishadi SK yang Dirut Trans 
TV, tetapi Imam Wahjono, mantan karyawan bagian Transmisi Trans TV, yang 
MEMBAJAK e-mail Ishadi SK (di milis pantau) dan pretending seolah-olah dia 
adalah Ishadi SK. 

E-mail saya pun sudah berkali-kali dibajak, dan ia memposting caci maki pada 
rans TV dengan menggunakan alamat e-mail saya (sehingga bisa posting di 
ppiindia).

Imam Wahjono dendam dan sakit hati karena ia terpaksa mundur dari Trans TV 
tahun 2006, akibat sejumlah kasus yang merupakan kesalahannya sendiri. Sekarang 
kerjanya membalas dendam dengan menjelek-jelekkan para pimpinan Trans TV di 
berbagai milis. Tetapi, karena watak dasarnya pengecut, dia menggunakan e-mail 
orang lain.
 
Satrio Arismunandar 
Producer "Jika Aku Menjadi" (tayang tiap Minggu, pukul 18.00 WIB) - 
News Division, Trans TV, Lantai 3
Jl. Kapten P. Tendean Kav. 12 - 14 A, Jakarta 12790 
Phone: 7917-7000, 7918-4544 ext. 4026,  Fax: 79184558, 79184627
 
http://satrioarismunandar6.blogspot.com
http://satrioarismunandar.multiply.com  
 
"Ungkapkanlah kebenaran itu, meskipun pahit" (Hadist Nabi)



----- Original Message ----
From: Ananto <[EMAIL PROTECTED]>
To: [email protected]
Sent: Thursday, January 31, 2008 9:40:56 AM
Subject: [ppiindia] Ishadi SK Trans TV tentang Soeharto

fyi
---------- Forwarded message ----------
From: *ishadi_sk* <[EMAIL PROTECTED] com>
Date: Jan 29, 2008 7:33 PM

Saya masih dan respek kepada Pak Harto dan keluarganya daripada
orang-orang yang dengan alasan 'perjuangan' demokrasi yang ternyata
ngak ada hasilnya.

Pak Harto ketika berusaha memperbaiki kondisi negara yang
ditinggalkan Bung Karno berusaha keras agar rakyat sejahtera.Namun
rupanya jalan tidak selamanya mulus.Banyak dari 'mereka-mereka' yang
merasa lebih bisa mencoba mengganggu rencana kerja Pak Harto.Dari
sanalah timbul upaya-upaya represif dari penegak hukum dan tentara-
polisi karena 'mereka-mereka' yang bandel tidak mau diingatkan
secara baik terutama kelompok Komunis yang ingin Indonesia ini
komunis dan Islam yang ingin menjadikan negara Islam Indonesia.

Pak Harto sebagai tentara mempunya dokrin kuat untuk mempertahankan
NKRI hingga titik darah penghabisan. Tidak ada kata menyerah
kapada 'mereka-mereka' yang tidak jelas perjuangannya. Sudah bisa
ditebak apa yang akan terjadi.Banyak operasi-operasi yang akhirnya
menimbulkan 'masalah-masalah ham' karena terlalu represifnya tentara
dan polisi.

Coba 'mereka-mereka' itu nurut dengan program pembangunan yang sudah
dicanangkan Pak Harto waktu itu.Pasti tidak akan terjadi hal-hal
itu.Akibat dari terganggunya roda pemerintahan, banyak rakyat yang
menderita.Dibanding korban akibat tindakan represif yang dilakukan
tentara-polisi cuman beberapa puluh orang saja yang
menderita.Bandingka n rakyat miskin yang lebih menderita karena aksi-
aksi demo dll.

Jasa Pak Harto masih lebih baik daripada 'mereka-mereka' yang cuman
bisa demo dan berkata 'pro-demokrasi' .Manusia juga tidak luput dari
kesalahan dan kesalahan yang dilakukan Pak Harto adalah kesalahan
kolektif dan bukan cuman punya Pak Harto semata.Korupsi yang
dilakukan Pak Harto juga dinikmati oleh orang-orang yang sujud sama
Pak Harto dan kemudian menjelekkan Pak Harto.

Jadi berhentilah menjelekkan Pak Harto karena kamu belum tentu lebih
baik dari Pak Harto.

Salam

Ishadi SK

Email: [EMAIL PROTECTED] co.id <isk%40transtv. co.id>
HP: 08161887 900

[Non-text portions of this message have been removed]





      
____________________________________________________________________________________
Looking for last minute shopping deals?  
Find them fast with Yahoo! Search.  
http://tools.search.yahoo.com/newsearch/category.php?category=shopping

[Non-text portions of this message have been removed]

Kirim email ke