http://www.kompas.com/read.php?cnt=.xml.2008.02.05.01532616&channel=1&mn=20&idx=96

Hati-hati Gunakan Steroid

Menurut Dr. Howard Levy, MD, dari Johns Hopkins Medicine, steroid, khususnya 
anabolic steroid mengingatkan kita pada banyak kasus doping yang dilakukan 
atlet entah itu skalanya internasional maupun nasional. Reputasinya yang buruk 
karena digunakan secara tidak memadai oleh para atlet maupun anak muda membuat 
obat ini dijauhi.

Fungsinya, pada umumnya dikenal sebagai peningkat massa dan kekuatan otot. 
Namun sebenarnya bila digunakan secara memadai, di bawah pengawasan dokter, 
kortikosteroid, yang berbeda dengan anabolic steroid tapi masih bersaudara 
merupakan obat yang cukup ampuh dalam mengatasi peradangan dan mengurangi rasa 
nyeri.

Kerapkali, jenis penyakit seperti rematoid arthritis dan penyakit otoimun lain 
menyebabkan peradangan dan menjadi sumber nyeri. Dalam hal ini, steroid 
ternyata dapat digunakan untuk mengurangi nyeri.

Peradangan juga kerap muncul pada jenis tipe nyeri lain seperti nyeri yang 
menyerang secara intens, nyeri pinggang bawah pada mereka yang duduk terlalu 
lama. Kadang-kadang nyeri yang terjadi akibat berlebihnya penggunaan organ 
tertentu atau juga sering tidak diketahui akibat apa nyeri tersebut.
Disamping kemampuannya dalam meredakan nyeri, steroid juga bekerja langsung 
pada kimiawi otak untuk meningkatkan mood dan mengurangi sensasi nyeri. Karena 
itu, meski tidak mengalami peradangan, steroid dapat dengan cepat membuat Anda 
nyaman, dalam hitungan menit atau jam.

Untuk mengontrol nyeri, dua jenis steroid yang kerap digunakan biasanya dalam 
bentuk per oral atau diminum dan injeksi. Sediaan per oral ini biasanya akan 
berpengaruh di seluruh tubuh (terapi sistemik) sementara injeksi hanya bersifat 
lokal (terapi lokal). Terapi sistemik dapat dilakukan di rumah. Tentu saja Anda 
hanya bisa mendapatkannya bila ada resep dari dokter.

Pengobatan jangka pendek dilakukan untuk mengatasi nyeri yang menyerang secara 
berkala. Terapi lokal biasanya cocok untuk kasus ini. Biasanya membutuhkan 
jarum agar obat dapat digunakan tepat sasaran. Sementara pengobatan jangka 
panjang digunakan untuk jenis nyeri kronis.

Source: Johns Hopkins Medical Center

ABD


      
____________________________________________________________________________________
Never miss a thing.  Make Yahoo your home page. 
http://www.yahoo.com/r/hs

[Non-text portions of this message have been removed]

Kirim email ke