Aktivis LSM dan pekerja BRR kadang ada yang mengambil
kesempatan dalam kesempitan; tak malu terima gaji
sepuluh atau dua puluh kali lipat gaji pegawai negeri
sipil untuk rehabilitasi dan rekonstruksi akibat
tsunami 26 Desember 2004. Birokrat dan
instansi-instansi pemerintah bahkan sebagian dosen
juga melibatkan diri dalam berbagai proyek BRR;
sebagian berhasil sebagian lagi tak jelas nasibnya.
Belum genap tiga tahun saat ratusan ribu manusia
meregang nyawa, terapung bahkan membusuk di
tengah-tengah kota diluluhlantakkan air laut.
Semendadak tsunami itu datang, semendadak itu pula
lupa terjadi di atas bumi yang dipinjak di bawah
langit yang dijunjung.
(Limantina Sihaloho)

Opini web Aceh Institute besok 7/02/08
Intelektual Muda Sempoyongan
Oleh: Limantina Sihaloho | Alumnus Fellow di
Interfaith Service House, Council for the Parliament
of the World’s Religions, Chicago, USA

KLIK URL ini untuk baca lengkapnya:
http://web.acehinstitute.org/OPINI/Sejarah-dan-Perubahan-Sosial/140.html


      
____________________________________________________________________________________
Never miss a thing.  Make Yahoo your home page. 
http://www.yahoo.com/r/hs

Kirim email ke