Rubrik Bahasa Kompas Tak Layani Hak Jawab Posted by: "arya jember" [EMAIL PROTECTED] Fri Feb 15, 2008 8:10 am (PST)
Sebuah artikel "Tajam Tepercaya" ditulis Salomo Simanungkalit di *Kompas*(8/2) . Dia mengkritik penggunaan kata bentukan "Terpercaya" yang melekat pada slogan sebuah televisi. Salomo malu-malu menggunakan seluruh slogan televisi tersebut. Dia tak menyertakan kata "Aktual" yang mendahului dua kata sebelumnya. Namun, jelas betul, Salomo tengah menyasar Liputan 6 sebagai objek kritiknya. Dalam artikelnya di rubrik bahasa halaman 15 itu, Salomo jelas-jelas menggunakan kalimat sedikit "menghasut" pembacanya seperti, "Hanya oleh karena satu hal (maksudnya: kata terpercaya), saya berat pinggul menonton tayangan sebuah stasiun televisi". Kalimat pembuka ini ditutup dengan "Jika mulai besok atau minggu depan slogan tajam tepercaya menggantikan tajam terpercaya, rasanya saya mulai mau menekan tombol memilih saluran stasiun televisi itu". Saya mafhum belaka arah kalimat dari Salomo itu. Namun, soal ini tak penting benar dipanjang-lebarkan. Hanya saja, soal cara dia "mendakwa" kata "terpercaya" sebagai salah dan karenanya harus dienyahkan sulit sekali diterima. Litbang Liputan 6 pun, ingin menjawab apa dasar dan *asbabun nuzul * sehingga kata "terpercaya" digunakan sebagai slogan Liputan 6. Kami beranggapan, *Kompas* adalah koran yang *fair* dan satria untuk memberi tempat kepada "siapa yang dikritik" untuk menjawab materi dan substansi kritik. Sebuah tulisan jawaban dari Liputan 6 ditulis Iskandar Siahaan, Kepala Litbang Liputan 6 dilayangkan ke *Kompas*. Kami menjawab kritik dengan kepala dingin tentu saja. Dikemukakan bagaimana pembentukan kata "Terpercaya" itu berdasarkan sejumlah referensi bahasa dari ahlinya. Sayang, Salomoyang ternyata menggawangi rubrik bahasa *Kompas*menolak memuat tanggapan dari Liputan 6. Dalihnya, rubrik itu menjadi semacam "rubrik pribadinya" yang disediakan oleh *Kompas*. Dari korespondensi via surat elektronik dengan Iskandar Siahaan, Salomo mengatakan dirinya (Salomo) sering tidak senapas dengan *Kompas*. Dan, ia sendiri kerap mengkritik bahasa *Kompas*! Dari logika ini, *Kompas* memaklumkan Salomo sebagai "jaksa" dalam perkara bahasa, untuk *Kompas* dan media apa pun yang menurutnya salah menggunakan bahasa yang baik dan benar. Dalam perkara "Tajam Tepercaya" yang ditulisnya, Salomo bahkan tak cukup menjadi "jaksa" namun juga "hakim". Sang penentu salah-benar hal-ihwal bahasa!!! Si tertuduh tak sedikit pun diberi hak untuk bersuara. Dengan logika waras semestinya ruang perdebatan dibuka dengan memuat tulisan jawaban dari Liputan 6. Dengan cara itu, pembaca (dan publik luas) bisa menilai, ikut urun rembug dan "memutuskan" bagaimana posisi mereka sehubungan kata "Tepercaya" dan "Terpercaya" . Maaf...yang ini ditolak Salomo. Padahal media berkewajiban memberi kesempatan hak jawab kepada pihak-pihak yang merasa dirugikan akibat pemberitaan atau artikel di media bersangkutan. Pasal 5 ayat 2 UU 40/1999 tentang Pers menyatakan, "pers wajib melayani Hak Jawab". Sungguh sangat disayangkan *Kompas* tak melaksanakan amanat UU Pers tersebut. *Moh Samsul Arifin* Jalan Asia Afrika Lot 19 Senayan City Jakarta ** --- Satrio Arismunandar Producer "Jika Aku Menjadi" (tayang tiap Minggu, pukul 18.00 WIB) - News Division, Trans TV, Lantai 3 Jl. Kapten P. Tendean Kav. 12 - 14 A, Jakarta 12790 Phone: 7917-7000, 7918-4544 ext. 4026, Fax: 79184558, 79184627 http://satrioarismunandar6.blogspot.com http://satrioarismunandar.multiply.com "Ungkapkanlah kebenaran itu, meskipun pahit" (Hadist Nabi) ____________________________________________________________________________________ Looking for last minute shopping deals? Find them fast with Yahoo! Search. http://tools.search.yahoo.com/newsearch/category.php?category=shopping

