http://www.antara.co.id/arc/2008/2/16/undip-miliki-tambahan-tiga-profesor/

Undip Miliki Tambahan Tiga Profesor

Semarang (ANTARA News) - Universitas Diponegoro Semarang, Jawa Tengah, memiliki 
tambahan tiga profesor setelah hari Sabtu, Prof. Muhammad Sulchan, Prof. 
Prasetyawati Subchan, dan Prof. Azis Nur Bambang dikukuhkan sebagai guru besar 
pada perguruan tinggi negeri tersebut. 

Ketiga guru besar itu menyampaikan pidato pengukuhan dalam upacara yang 
dipimpin Rektor Prof. Susilo Wibowo dan dihadiri segenap sivitas akademika 
Undip, terutama dari Fakultas Kedokteran serta Fakultas Perikanan dan Ilmu 
Kelautan, tempat tiga profesor itu berasal.

Jumlah guru besar aktif Undip saat ini menjadi 85 orang, sedangkan yang 
emeritus atau pensiun tercatat 20 orang sehingga total berjumlah 105 profesor. 

Prof. Muhammad Sulchan dalam pidato pengukuhan menyampaikan semakin seriusnya 
ancaman penyakit kanker bersamaan dengan perubahan perilaku, gaya hidup, dan 
pola makan. 

Ia mengingatkan, kebiasaan mengonsumsi makanan cepat saji menjadi salah satu 
penyebab meningkatnya risiko terserang kanker karena itu ia menyarankan kembali 
mengonsumsi makanan tradisional (lokal) yang lebih alami.

Globalisasi juga mendorong terjadinya perubahan radikal dalam sistem retail 
pangan, yang ditandai dengan menjamurnya "hypermarket", restoran cepat saji, 
waralaba, "food court" dari berbagai penjuru dunia, yang sebagian besar 
meyajikan "junk food" dengan risiko kanker tinggi.

Kematian yang disebabkan penyakit kanker akan terus meningkat bila tidak ada 
perubahan pola makan, perilaku, gaya hidup, dan lingkungan yang mendukung 
terciptanya hidup sehat, katanya.

Sementara itu, Prasetyawati, juga dari Fakultas Kedokteran, mengatakan, kedelai 
(glicyne max) yang mengandung salah satu zat aktif fitoestrogen atau isoflavon 
mampu menghambat penuaan kulit karena isoflavon menyerupai hormon estrogen.

Guru Besar Kesehatan Kulit dan Kelamin Fakultas Kedokteran itu mengatakan, 
isoflavon dapat berinteraksi dengan reseptor estrogen sehingga penuaan kulit 
dapat dihambat atau tampak awet muda.
Prof. Azis dalam pidato pengukuhan mengatakan, kebijakan pembangunan kawasan 
pesisir yang seragam selama ini tidak mampu melepaskan nelayan dan penduduk 
pesisir dari kemiskinan, karena itu perlu pendekatan pembangunan lokal yang 
mengandalkan potensi setempat.

Rektor Prof. Susilo Wibowo mengatakan, Undip masih membutuhkan tambahan banyak 
guru besar karena itu pihaknya mendorong para dosen yang sudah memenuhi syarat 
segera mengurus ke Direktorat Pendidikan Tinggi.(*)


      
____________________________________________________________________________________
Be a better friend, newshound, and 
know-it-all with Yahoo! Mobile.  Try it now.  
http://mobile.yahoo.com/;_ylt=Ahu06i62sR8HDtDypao8Wcj9tAcJ 


[Non-text portions of this message have been removed]

Kirim email ke