http://www.antara.co.id/arc/2008/2/26/presiden-yudhoyono-ucapkan-selamat-bagi-raul-castro/

Presiden Yudhoyono Ucapkan Selamat Bagi Raul Castro

Jakarta (ANTARA News) - Presiden Susilo Bambang Yudhoyono, Selasa, mengirimkan 
surat kepada Presiden Kuba Raul Castro, yang berisi ucapan selamat sekaligus 
menyampaikan harapan agar hubungan Indonesia dan Kuba terus berjalan dengan 
baik.

"Hari ini presiden telah mengirimkan surat kepada Raul Castro, Presiden 
Republik Kuba yang baru, untuk mengucapkan selamat dan mengharapkan agar 
hubungan bilateral kedua negara dapat terus berlangsung dengan baik," kata Juru 
Bicara Kepresidenan Dino Patti Djalal di Kantor Presiden, Jakarta, Selasa.
Dino menjelaskan, Yudhoyono dalam suratnya menyampaikan bahwa bangsa Indonesia 
menyampaikan ucapan terimakasih atas bantuan Kuba dalam bencana tsunami dan 
gempa bumi yang terjadi di Yogyakarta beberapa waktu yang lalu.

Dino menambahkan, Presiden Yudhoyono dan Raul Castro telah bertemu saat 
penyelenggaraan KTT Non Blok di Havana beberapa waktu yang lalu.

Selain mengirimkan surat kepada Raul Castro, masih menurut Dino, secara khusus 
Presiden Yudhoyono juga menyampaikan surat kepada mantan Presiden Kuba Fidel 
Castro, yang tidak lain adalah kakak dari Raul Castro.

"Presiden juga telah menulis surat khusus kepada Presiden Fidel Castro yang 
pada intinya menyampaikan terimakasih atas persahabatan dan kerjasama serta 
itikad baik yang telah diberikan oleh Fidel Castro bagi Indonesia," kata Dino.

Ia menambahkan, Presiden Yudhoyono juga menegaskan sesuai dengan politik bebas 
aktif, Indonesia akan terus membina hubungan kerjasama dengan Kuba atas dasar 
kesetaraan, saling hormat dan saling menguntungkan.

"Presiden juga menyampaikan penghargaan kepada Fidel Castro atas peran Kuba 
selama ini bersama-sama dengan Indonesia menyuarakan suara negara berkembang 
dalam kerangka Gerakan Non Blok," ujarnya.

Masih dalam suratnya kepada Fidel Castro, Presiden Yudhoyono menyatakan 
penghargaan dan pujiannya kepada Fidel Castro yang selama memimpin Kuba telah 
mendorong kemajuan di bidang pendidikan, kesehatan, serta bio teknologi. Dan 
Indonesia berharap dapat terus bekerjasama dengan Kuba, khususnya di 
sektor-sektor tersebut.

Raul Modesto Castro Ruz (76), Minggu (24/2), dilantik sebagai presiden oleh 614 
anggota Majelis Nasional Kuba untuk melanjutkan kepemimpinan komunis Fidel 
Castro yang berkuasa selama 49 tahun di negeri kawasan Karibia itu.

Sebelum diangkat sebagai presiden, Raul sudah 19 bulan "magang" sebagai 
pemimpin sementara Kuba untuk menggantikan Fidel Castro (81) yang sakit 
pencernaan. Raul adalah sekretaris kedua Partai Komunis Kuba sekaligus menteri 
pertahanan. (*)


      
____________________________________________________________________________________
Be a better friend, newshound, and 
know-it-all with Yahoo! Mobile.  Try it now.  
http://mobile.yahoo.com/;_ylt=Ahu06i62sR8HDtDypao8Wcj9tAcJ 


[Non-text portions of this message have been removed]

Kirim email ke