http://www.mediaindonesia.com/berita.asp?id=160890
Pemerintah Siapkan Skema Khusus Perbaikan Infrastruktur Transportasi
Penulis: Heni Rahayu
JAKARTA--MI: Menko Perekonomian Boediono mengakui percepatan pembangunan
infrastruktur transportasi Indonesia mendesak untuk dilakukan segera. Karena
itu, pihaknya akan menyediakan skema khusus terkait perbaikan infrastruktur
jalan ekonomi.
Namun, pembangunan infrastruktur transportasi juga harus didukung oleh
pembangunan infrastruktur lainnya yang mendukung kegiatan perekonomian seperti
pembangunan listrik.
''Iya, itu memang harus dibangun secara cepat infrastruktur ini. Terutama yang
sangat langsung berhubungan dengan kegiatan ekonomi. Apakah itu jalan atau
listrik,'' Boediono di Jakarta, Rabu (27/2).
Menurutnya, sejak krisis ekonomi, memang baru akhir-akhir ini pemerintah
memunyai kemampuan untuk mendorong percepatan pembangunan infrastruktur.
Tidak heran jika peringkat infrastruktur transportasi Indonesia menurun
dibanding tahun sebelumnya. Hasil survei World Economic Forum (WEF) mencatat
Indonesia berada di peringkat 91 dari 131 negara untuk infrastruktur sektor
transportasi. Padahal tahun 2006, Indonesia menempati peringkat 89 dari 125
negara yang disurvei.
Untuk itu, Boediono mengatakan perlu skema khusus untuk memperbaiki
infrastruktur transportasi terutama jalan di sepanjang Pantai Utara (Pantura)
dan jalan akses Pelabuhan Tanjung Priok.
''Harus ada prioritas di sana karena itu kan jalan ekonomi yang utama sekali,''
kata dia. Namun sayangnya, pihaknya belum melakukan pembicaraan khusus terkait
hal itu dengan Departemen Pekerjaan Umum.
Kendati demikian, Menko berjanji akan merespon hal ini secepatnya. ''Pokoknya
nanti kita prioritaskan yang banyak dampaknya terhadap kegiatan ekonomi dengan
anggaran yang ada,'' ujarnya.
Sebelumnya, Deputi Menko Perekonomian Bidang Infrastruktur dan Pengembangan
Wilayah, Bambang Susantono mengatakan kualitas pelayanan infrastruktur
Indonesia saat ini berada di tingkat yang jauh lebih rendah.
Karena itu, pemerintah mengakui buruknya kualitas infrastruktur terutama jalur
transportasi yang selama ini menjadi hambatan utama terhadap kelancaran
pergerakan logistik nasional.
Banjir di Jalan Pantura dan rusaknya Jalan Cakung Cilincing menyebabkan
kerugian ekspor impor yang mengalami beban biaya yang cukup tinggi untuk
membawa barang-barang menuju Pelabuhan Tanjung Priok dan pelabuhan-pelabuhan
utama lainnya.
''Percepatan perbaikan kualitas infrastruktur terutama transporatasi sangat
mendesak. Tanpa percepatan, pertumbuhan ekonomi nasional akan terhambat,'' ujar
Bambang. (Ray/OL-2)
____________________________________________________________________________________
Looking for last minute shopping deals?
Find them fast with Yahoo! Search.
http://tools.search.yahoo.com/newsearch/category.php?category=shopping
[Non-text portions of this message have been removed]