Pertanian monokultur kan jelmaan kapitalisme global. Negara kita aja yang gak 
mo ngakui bergerak kearah kapitalisme. tetap berprinsip ekonomi kerakyatan yang 
berlandaskan Pancasila. hehehe..hue...hue

sangumang kusni <[EMAIL PROTECTED]> wrote:                               
http://www.tempointeraktif.com/hg/nasional/2008/02/26/brk,20080226-118161,id.html
    
     Cagar Budaya Dayak Dirusak untuk Lahan Kebun Sawit
 Selasa, 26 Pebruari 2008 | 19:06 WIB 
   TEMPO Interaktif, Jakarta:Sebanyak enam rumah betang__rumah adat suku 
Dayak__ berusia ratusan tahun berikut makam leluhur telah dirusak oleh 
perusahaan sawit. Padahal rumah dan makam tersebut sebagai cagar budaya. 
 
 Keenam rumah betang yang dirusak itu adalah Gantung, Sangkuwu, Sabira, 
Marayak, Salabutan, dan Sungai Hangoi. Keseluruhan rumah betang itu berada di 
pedalaman desa Rantau Asem, Kecamatan Katingan Tengah, Kabupaten, Provinsi 
Kalimantan Tengah. 
 
 Makam leluhur warisan kepercayaan asli suku Dayak yakni Kaharingan yang 
dirusak itu adalah Sandung Tunggal dan Sandung Belaya. 
 
 Menurut Regina Aris Rogas, ahli waris rumah betang itu, 
 situs-situs cagar budaya itu dirusak sejak 2005. Pemilik perusahaan sawit itu 
beralasan lahan tersebut miliknya. Lahan tempat berdirinya enam rumah betang 
dan makam leluhur suku Dayak itu mencapai 104 ribu hektar berubah jadi kebun 
sawit. 
 
 "Kami selaku ahli waris merasa keberatan dengan hilangnya betang, kuburan 
tua," ujarnya kemarin. Seharusnya, kata Regina, rumah betang dan makam leluhur 
itu dilindungi dan dirawat sesuai Undang-undang Nomor 5 Tahun 1992 dan 
Peraturan Pemerintah nomor 10 Tahun 1993 tentang perlindungan cagar budaya.
 
 Menurut Regina, ahli waris telah melayangkan puluhan surat kepada pihak 
perusahaan sawit tersebut. Namun belum ada jawaban. Surat juga sudah 
dilayangkan kepada Gubernur Kalimantan Tengah, Teras Narang untuk memfasilitasi 
pertemuan antara ahli waris dan perusahaan sawit itu. "Namun, belum juga ada 
jawaban," katanya. 
 
 Kepala Dinas Pariwisata Kalimantan Tengah, Anung Setiyadi kepada wartawan 
mengatakan segera melakukan kordinasi dengan pihak Kabupaten Katingan soal 
pengrusakan cagar budaya itu. "Bila hal ini betul terjadi, kami jelas sangat 
menyayangkan," ujarnya kemarin. "Ini situs peninggalan yang harus kita 
pelihara."
 
 Karana WW .
 
 ---------------------------------
 
 Search. browse and book your hotels and flights through Yahoo! Travel
 
 [Non-text portions of this message have been removed]
 
 
     
                               

       
---------------------------------
Looking for last minute shopping deals?  Find them fast with Yahoo! Search.

[Non-text portions of this message have been removed]

Kirim email ke