http://www.kompas.co.id/read.php?cnt=.xml.2008.02.29.13132842&channel=1&mn=53&idx=56

Ternyata Tidak Sulit Membuat Etanol Sendiri

Laporan wartawan Kompas Hermas Effendi Prabowo

JAKARTA, JUMAT - Membuat biofuel dalam hal ini etanol untuk mensubstitusi bahan 
bakar minyak khususnya premium ternyata tidak sesulit yang dibayangkan. 
Industri kecil skala rumahan pun bisa memproduksinya sendiri, syaratnya hanya 
ketekunan. Lebih menguntungkan lagi, biofuel ini bisa digunakan untuk campuran 
premium 5 - 10 persen.

Erliana Ginting dan Titik Sundari dari Pascapanen dan Pemuliaan Balai 
Penelitian Tanaman Kacang-kacangan dan Umbi-umbian (Balitkabi) Malang 
Departemen Pertanian mengungkapkan proses pembuatannya. Caranya, ubi kayu atau 
singkong yang segar dikupas kulitnya, dicuci lalu diparut. Selanjutnya 
dilikuifikasi atau ditambahkan enzim amilase dan dipanaskan hingga suhu 90 
derajat celsiun selama 30 menit sambil terus diaduk.

Selanjutnya bubur ubi itu didinginkan, dan tambahkan enzim glukoamilase (atau 
istilah lain disakarifikasi) dan dipanaskan lagi hingga suhu 60 derajat Celsius 
selama 2 jam. Selanjutnya pada suhu 32 derajat Celsius, ditambahkan ragi. 
Kemudian difermentasi pada suhu kamar selama 72 jam. Langkah selanjutnya 
penyulingan, dengan pemanasan minimum 80 derajat celsius. Jadilah etanol dengan 
kadar 96 persen.

Agar kadar etanol bisa naik sampai 99,5 persen dan bisa digunakan untuk 
substitusi premium, perlu didehidrasi dengan teknologi molecular sieve.

Hermas Effendi Prabowo


      
____________________________________________________________________________________
Looking for last minute shopping deals?  
Find them fast with Yahoo! Search.  
http://tools.search.yahoo.com/newsearch/category.php?category=shopping

[Non-text portions of this message have been removed]

Kirim email ke