http://www.kompas.com/read.php?cnt=.xml.2008.03.24.1611369&channel=1&mn=53&idx=54
Giliran Titan yang Diduga Memiliki Laut
WASHINGTON, SENIN - Satu lagi objek langit yang diperkirakan memiliki kandungan
air dalam jumlah besar seperti lautan di Bumi. Para ilmuwan NASA memperkirakan
air juga tersimpan di dalam perut Titan, salah satu bulan yang mengelilingi
Planet Saturnus.
Sebelumnya, air diyakini terdapat di tiga bulannya Jupiter, yakni Europa,
Callisto, dan Ganymede. Laporan terakhir, dua bulan Saturnus lainnya, Enceladus
dan Tethys juga diperkirakan mengandung air.
Sejauh ini, memang belum ada bukti langsung kandungan air baik di objek-objek
langit tersebut termasuk Titan. Namun, hasil analisis rekaman yang dilakukan
wahana Cassini yang mendekat objek tersebut menunjukkan bahwa air kemungkinan
terdapat pada kedalaman 100 kilometer di bawah permukaannya.
Wahana yang diluncurkan AS dan Eropa itu merekam struktur permukaan Titan
menggunakan radar tembus awan tebal. Cassini melakukan 19 kali manuver di
sekitar objek tersebut antara Oktober 2005 hingga 2007.
Dari foto-foto yang dikirimkan, para ilmuwan berhasil memetakan 50 objek,
seperti danau, lembah, dan gunung di permukaan Titan. Namun, foto-foto terbaru
menunjukkan bahwa di beberapa lokasi terjadi perubahan bentuk atau bergerak
hingga sejauh 30 kilometer.
Kekuatan angin saja di atmosfer Titan yang sangat tebal tidak terlalu cukup
untuk menjelaskan pergeseran ini. Para ilmuwan yang terlibat dalam misi Cassini
yakin hal tersebut hanya dapat terjadi jika terdapat air di antara kerak dan
intinya.
"Kerak Titan sepertinya begitu mudah bergerak sehingga kami mengaitkannya
dengan laut di dalamnya," ujar Ralph Lorenz dari Laboratorium Fisika
Universitas John Hopkins yang melaporkan temuan timnya dalam jurnal Science.
Lorenz mengatakan, air laut tersebut mungkin beberapa persen amonia karena
atmosfernya kaya nitrogen dan unsur hidrokarbon lainnya yang membuatnya bersemu
oranye jika dilihat dari kejauhan.
Titan adalah bulan terbesar Planet Saturnus dan bulan kedua terbesar di tata
surya setelah Ganymede yang mengelilingi Planet Jupiter. Diameter Titan sekitar
5.120 kilometer atau sedikit lebih besar daripada Planet Merkurius dan Pluto.
"Titan sungguh salah satu yang bentuknya mirip Bumi, bahkan paling mirip, di
atta surya--dan mungkin memiliki cuaca seperti di Bumi," ujar Lorenz. Namun
suhunya jauh lebih rendah, dan hujan yang turun di permukannya cairan metan,
bukan air. Titan telah diketahui mengandung ratusan kali kandungan cairan dan
gas hidrokarbon Bumi.(REUTERS/WAH)
____________________________________________________________________________________
Looking for last minute shopping deals?
Find them fast with Yahoo! Search.
http://tools.search.yahoo.com/newsearch/category.php?category=shopping
[Non-text portions of this message have been removed]