http://infoindonesia.wordpress.com

Melambungnya harga minyak goreng dari Rp 6.000/kg
menjadi Rp 16.000/kg selain menyengsarakan sebagian
besar rakyat Indonesia seperti pedagang tahu gorengan
atau ibu-ibu rumah tangga juga membuat beberapa
pengusaha yang bergerak di bidang Kelapa Sawit / CPO
menjadi orang terkaya di Indonesia.

Di Warta Ekonomi diberitakan Aburizal Bakrie yang
bergerak di bidang perkebunan kelapa lewat PT Bakrie
Sumatra Plantations Tbk. (BSP) menjadi orang terkaya
di Indonesia dengan kekayaan UST 5,4 milyar (Rp 50
trilyun). Sukanto Tanoto yang bergerak di bidang
Kelapa Sawit jadi orang terkaya kedua dengan kekayaan
US$ 4,7 milyar (Rp 44 Trilyun). Martua Sitorus pendiri
grup Wilmar kekayaannya US$ 2,1 milyar (Rp 19
trilyun). Sedang Anthony Salim lewat PT Indofood
Sukses Makmur TBK kekayaannya US 1,3 trilyun (Rp 12
trilyun).

Kita doakan saja semoga para pengusaha kelapa sawit
yang kekayaannya puluhan trilyun rupiah ini masih
punya belas kasihan kepada rakyat Indonesia sehingga
harga minyak goreng di dalam negeri tidak meroket
terus. Bagaimana pun juga dengan penghasilan yang
relatif sama, maka setiap kenaikan harga barang akan
membuat rakyat semakin miskin.

http://www.wartaekonomi.com/detail.asp?aid=10105&cid=24
Risiko Meningkat, tapi Masih Tumbuh
Bisnis-Bisnis Booming 2008 

Sejumlah bisnis akan tumbuh tinggi pada 2008. Di
antaranya, bisnis batu bara, CPO, selular, perbankan,
dan penerbangan. Namun, risiko bisnis juga bakal
meningkat. Jika harga minyak dunia terus melambung,
perekonomian 2008 bisa mandek.

            Menjelang tutup tahun 2007, nama Aburizal
“Ical” Bakrie kembali mencuat. Ini bukan soal
prestasinya sebagai Menko Kesra, melainkan karena
majalah Forbes menobatkan bos Grup Bakrie ini sebagai
orang terkaya se-Indonesia. Nilai kekayaan Ical
mencapai US$5,4 miliar (setara dengan Rp50 triliun),
melebihi kekayaan Sukanto Tanoto, pemilik Grup Raja
Garuda Mas, yang duduk di peringkat ke-2 dengan
kekayaan US$4,7 miliar.

            Jadi, selama 2007, kekayaan Keluarga
Bakrie melesat lebih dari tiga setengah kali lipat.
Sebab, pada 2006, mantan ketua umum Kadin Indonesia
ini menempati peringkat ke-6 dalam daftar orang
terkaya se-Indonesia dengan total kekayaan US$1,2
miliar. Lonjakan kekayaan Ical ini sekaligus menggeser
posisi Sukanto Tanoto, yang tahun lalu menempati
urutan pertama dengan kekayaan US$2,8 miliar. Jadi,
kalau kekayaan Sukanto Tanoto “cuma” meningkat,
kekayaan Keluarga Bakrie membubung.

            Dari mana datangnya lonjakan itu? Diduga,
karena melonjaknya harga saham perusahaan pertambangan
dan perkebunan milik Keluarga Bakrie. Selain itu,
Keluarga Bakrie juga memiliki perusahaan dalam bisnis
infrastruktur, properti, dan telekomunikasi. Namun,
sumber utama kenaikan kekayaan Keluarga Bakrie datang
dari lonjakan harga saham perusahaan batu bara mereka,
yakni PT Bumi Resources Tbk. Harga saham Bumi pada
akhir 2006 hanya Rp900 per lembar, tetapi per 26
Desember lalu menjadi Rp6.000.

            Perusahaan Grup Bakrie di bisnis
perkebunan kelapa sawit, PT Bakrie Sumatra Plantations
Tbk. (BSP), juga meraih keuntungan besar akibat
kenaikan harga CPO di pasar dunia. Pada 2002,
pendapatan BSP Rp400 miliar dengan laba bersih Rp76
miliar. Namun, pada 2006 pendapatannya naik menjadi
Rp1,18 triliun dengan laba bersih Rp173 miliar. Pada
2007 pendapatan BSP bakal  menjadi Rp1,7 triliun
dengan laba bersih Rp210–220 miliar.

            Dari daftar orang terkaya se-Indonesia
versi Forbes, terlihat bahwa tingginya harga komoditas
dunia telah meningkatkan kekayaan para pengusaha besar
di Indonesia. Kekayaan Martua Sitorus, pendiri Grup
Wilmar yang memiliki bisnis utama di perkebunan kelapa
sawit, meroket menjadi US$2,1 miliar, dari tahun lalu
yang US$475 juta. Dengan kekayaan sebesar itu, ia
duduk di posisi ke-7 orang terkaya se-Indonesia 2007.

            Anthony Salim, komandan Grup Salim, juga
agresif masuk ke bisnis perkebunan kelapa sawit.
Melalui PT Indofood Sukses Makmur Tbk., Anthony
mengakuisisi 64,4% saham perusahaan perkebunan kelapa
sawit PT PP London Sumatra Indonesia Tbk. senilai
Rp8,4 triliun pada 2007. Dalam daftar orang terkaya,
nama Anthony berada  di peringkat ke-11 dengan
kekayaan US$1,3 miliar. Sukanto Tanoto, selain menjadi
pemilik APRIL, salah satu produsen pulp & paper
terbesar di Asia, juga pemilik Asian Agri, salah satu
di antara lima produsen minyak kelapa sawit terbesar
di Indonesia.

            Menilik perkembangan beberapa tahun
terakhir, bisnis batu bara dan CPO memang kian
menjanjikan dan makin menjadi andalan ekspor. “Di
antara sesama negara anggota OPEC, Indonesia tergolong
sukses mendiversifikasi pendapatannya di luar minyak,”
ungkap Poltak Hotradero, kepala riset PT Recapital
Securities. Naiknya harga minyak menjadikan batu bara
sebagai sumber energi alternatif, terutama untuk
pembangkit listrik.

            Produksi batu bara Indonesia juga
diperkirakan naik terus dari 193 juta ton (2006)
menjadi 205 juta ton (2007), 218 juta ton (2008), dan
260 juta ton (2010). Sementara itu, harga batu bara
bakal makin menggiurkan. Jika awal Januari 2007
harganya masih US$51,2 per metrik ton, memasuki
Desember melonjak 68%, dan diperkirakan menjadi US$90
pada 2008.

            Bisnis CPO juga terus berkibar. Luas kebun
kelapa sawit bertambah dari 3 juta hektar (2000)
menjadi 3,7 juta hektar (2006). Selama kurun waktu
itu, produksi kelapa sawit naik dari 5,1 juta ton
menjadi 10,9 juta ton. Adapun harga rata-rata CPO pada
Desember 2007 naik mencapai US$940 per ton. Padahal,
di awal 2007 harganya masih US$550. Selama 2008, harga
CPO bakal US$700–800 per ton karena tingginya
permintaan dunia. Selain untuk minyak goreng, CPO juga
menjadi bahan baku pembuatan biofuel. Pergerakan harga
minyak sawit kini seakan mengikuti kenaikan harga
minyak dunia.


===
Syiar Islam. Ayo belajar Islam melalui SMS

Untuk berlangganan ketik: REG SI ke 3252

Untuk berhenti ketik: UNREG SI kirim ke 3252. Sementara hanya dari Telkomsel 
Informasi selengkapnya ada di http://www.media-islam.or.id atau 
http://syiarislam.wordpress.com


      
____________________________________________________________________________________
Be a better friend, newshound, and 
know-it-all with Yahoo! Mobile.  Try it now.  
http://mobile.yahoo.com/;_ylt=Ahu06i62sR8HDtDypao8Wcj9tAcJ

Kirim email ke