Selama ini ada di antara kita ada yang memahami bahwa pengertian  taqwa itu 
sebagai takut. Sedangkan taqwa itu bukan berarti takut kepada Allah. Jadi 
bilamana khatib membaca khutbah Jumaat, seringkali juga khatib itu melaungkan 
Ittaqullah, kemudian diterjemahkan sebagai takutlah kamu kepada Allah. Kalaulah 
istilah takut itu mau digunakan, maka eloklah disebut khaufullah. Sebab itu 
makna yang sebenarnya mengenai takutlah kepada Allah. Takut kepada Allah itu 
hanyalah satu sifat daripada berbagai macam sifat taqwa. Ia adalah sebiji buah 
taqwa daripada himpunan buah-buah taqwa yang beratus banyaknya. Oleh itu 
tidaklah tepat ditafsirkan taqwa itu sebagai takut.
Apa pengertian yang sebenarnya taqwa itu? Merujuk kepada bahasa Arab, taqwa itu 
berasal dari perkataan waqa. Atau lebih tepat lagi ia adalah dari rangkaian 
kalimah waqa-yaqi-wiqoyah. Waqa ini terjemahannya adalah memelihara. Jadi bila 
dikatakan ittaqullah itu berarti hendaklah kamu ambil Allah itu sebagai 
pemelihara. Atau dapatkanlah pemeliharaan dari Allah. Dalam makna yang sama, 
hendaklah kamu jadikan Allah sebagai benteng. Jadikan Allah sebagai pelindung 
atau pendinding kamu. Bila Allah sudah jadi pemelihara, atau Allah sudah jadi 
benteng, maka hal-hal yang jahat yang datangnya dari luar tidak akan dapat 
masuk atau menembusi kamu. Kamu seolah-olah sudah dipakaikan baju besi oleh 
Allah sehingga tidak akan mempan kejahatan menembusi diri kamu.
Muncul pula persoalan bagaimana menjadikan Allah itu sebagai pemelihara atau 
pendinding? Kita harus  merujuk kepada pengertian Iman, Islam dan Ihsan. Iman 
itu apa? Lebih khusus lagi kita beriman kepada Allah. Dalam artikata lain, kita 
harus benar-benar mengenali Tuhan sehingga kita dapat meyakini dan memahami 
Tuhan itu sendiri. Jadi, bila kita hendak menjadikan Allah sebagai pemelihara, 
wajiblah kita mengenali Allah itu terlebih dahulu. Rasulullah pun mengenalkan 
Tuhan dahulu kepada pengikutnya dan ia memakan waktu selama 13 tahun. Kemudian 
setelah itu, seolah-olah Tuhan berkata bahwa tidak cukup dengan itu saja. Kamu 
perlu mengamalkan syariatKu. Itulah dia Islam. Syariat Islam berbagai macam 
jumlahnya. Jadi Tuhan perintahkan amalkan syariatNya yang ada didalamnya 
perintah suruh dan perintah larang. Jadi, hendak menjadikan Allah sebagai 
pemelihara, haruslah diambil syariat Allah itu dan amalkan. Buat apa yang 
disuruh, dan tinggalkan apa yang dilarangNya. Belum cukup dengan itu, Tuhan 
arahkan Ihsan pula. Sesudah membuat syariatNya, tidak cukup dengan itu, Tuhan 
maukan rohnya pula. Tuhan mau lihat yang dalamnya. Itulah pentingnya ihsan 
iaitu kita membuat syariat dengan rasa kita melihat Tuhan, dan sudah pasti itu 
tidak dapat kita lakukan, maka kita mestilah merasakan bahwa Tuhan senantiasa 
melihat kita. Bukan sekedar melihat lahiriah kita tetapi dalaman kita juga. 
Ihsan inilah yang dikatakan sebagai rasa bertuhan. Bila sudah dapat ihsan 
barulah lengkap paket menjadikan Allah sebagai pemelihara. Tuhan tidak sekadar 
memberi arahan supaya bertaqwa kepadaNya, tetapi Tuhan beri satu paket berupa 
panduan dan amalan cara bagaimana hamba-hambaNya dapat bertaqwa kepadaNya. 
Itulah dia Iman, Islam dan Ihsan. Dengan paket ini, maka barulah dapat 
hamba-hambaNya menjadikan Allah sebagai pemelihara, pelindung atau pendinding.
Bilamana hamba-hambaNya dapat melakukan sedemikian itu, sampai satu tahap, 
Allah akan membuat pengumuman, seolah-olah Tuhan berkata begini: “Orang-orang 
ini sudah menjadi orang-orang Aku, maka layaklah mereka mendapat pembelaan dari 
Aku.” Maka, orang-orang yang mengusahakan taqwa sehingga bertaqwa, di waktu 
itu, mereka akan mendapat pemeliharaan dan pertolongan Tuhan. Ini telah 
dijanjikan Tuhan dalam Al-Quran. Banyak ayat-ayat menerangkannya dan sebagian 
di antaranya adalah:“Dan Allah akan menjadi pembela kepada orang-orang yang 
bertaqwa” (Al-Jasiyah:19)“Barangsiapa yang bertaqwa kepada Allah, akan 
dipermudahkan urusannya” (At-Thalaq:3)“Bertaqwalah kamu kepada Allah dan Allah 
akan ajar (beri ilmu) kamu” (Al-Baqarah :282)Begitulah serba ringkas pengertian 
taqwa, moga-moga kita mendapat ilmu. 
Sekian.
_________________________________________________________________
Help Splitzo Sally Before It’s Too Late! 
http://www.thegirlwhosplitinto5.com/

[Non-text portions of this message have been removed]


------------------------------------

***************************************************************************
Berdikusi dg Santun & Elegan, dg Semangat Persahabatan. Menuju Indonesia yg 
Lebih Baik, in Commonality & Shared Destiny. 
http://groups.yahoo.com/group/ppiindia
***************************************************************************
__________________________________________________________________________
Mohon Perhatian:

1. Harap tdk. memposting/reply yg menyinggung SARA (kecuali sbg otokritik)
2. Pesan yg akan direply harap dihapus, kecuali yg akan dikomentari.
3. Reading only, http://ppi-india.blogspot.com 
4. Satu email perhari: [EMAIL PROTECTED]
5. No-email/web only: [EMAIL PROTECTED]
6. kembali menerima email: [EMAIL PROTECTED]
Yahoo! Groups Links

<*> To visit your group on the web, go to:
    http://groups.yahoo.com/group/ppiindia/

<*> Your email settings:
    Individual Email | Traditional

<*> To change settings online go to:
    http://groups.yahoo.com/group/ppiindia/join
    (Yahoo! ID required)

<*> To change settings via email:
    mailto:[EMAIL PROTECTED] 
    mailto:[EMAIL PROTECTED]

<*> To unsubscribe from this group, send an email to:
    [EMAIL PROTECTED]

<*> Your use of Yahoo! Groups is subject to:
    http://docs.yahoo.com/info/terms/

Kirim email ke