(Tulisan ini juga disajikan dalam website http://kontak.club.fr/index.htm )


                                                                Menyambut
Hari Buruh 1 Mei



                    Pentingnya gerakan buruh bagi bangsa kita




Berikut adalah tulisan untuk menyambut Hari Buruh 1 Mei di Indonesia,
sebagai sekadar sumbangan untuk renungan bersama mengenai pentingnya arti
gerakan buruh bagi bangsa dan negara kita.



Gerakan buruh, yang dilancarkan oleh berbagai golongan  di Indonesia
akhir-akhir ini makin marak dimana-mana, terutama di Sumatera, Kalimantan,
Jawa, dan Sulawesi.  Yang demikian ini adalah suatu hal yang menggembirakan,
sesudah selama 32 tahun gerakan buruh di Indonesia telah dikebiri, dibius,
atau  dicekek oleh rejim militer Orde Baru.



Kebangkitan gerakan buruh yang makin meluas di berbagai daerah dewasa ini
adalah perkembangan yang penting sekali dalam usaha bangsa kita untuk
membela kepentingan rakyat dalam perjuangan bersama meraih perbaikan hidup
melalui penyelenggaraan negara yang lebih baik. Berkembangnya gerakan buruh
di Indonesia merupakan kebutuhan yang mutlak ketika rakyat sedang mengalami
berbagai penderitaan yang disebabkan oleh banyaknya korupsi, dan  juga oleh
jeleknya berbagai politik pemerintah yang tidak mementingkan kepentingan
rakyat.



Dalam situasi politik, ekonomi dan sosial seperti yang sedang kita alami
dewasa ini, maka peran gerakan buruh serta berbagai ragam aksi-aksi
extra-parlementer lainnya adalah senjata utama rakyat untuk melawan segala
politik pemerintah (dan berbagai golongan lainnya)  yang anti-rakyat dan
berkabolarasi dengan  kekuatan ekonomi asing di Indonesia. Karenanya,
berkembangnya gerakan buruh yang kuat di Indonesia merupakan hal yang
hanyalah menguntungkan seluruh bangsa, dan tidak merugikan siapa-siapa,
kecuali kaum penghisap  keringat rakyat.



Kalau dilihat secara jauh dan menyeluruh, kemenangan gerakan buruh adalah
juga kemenangan seluruh rakyat Indonesia, seperti halnya kemenangan gerakan
buruh di dunia bagi kepentingan rakyat masing-masing.



Tercapainya kesejahteraan rakyat di Eropa (dan di berbagai negeri lainnya) ,
seperti yang kita saksikan atau dengar sekarang ini, tidak bisa dilepaskan
dari perjuangan gerakan buruh yang sudah berabad-abad lamanya. Tingkat hidup
yang tinggi dan baiknya jaminan sosial di berbagai negeri Eropa adalah hasil
yang diperoleh rakyat dari perlawanan panjang serikat buruh terhadap kelas
penindas dan penghisap rakyat banyak. Dari sejarah berbagai negeri di dunia,
terutama negeri-negeri Eropa, kelihatan sekali bahwa gerakan buruh menjadi
salah satu motor yang maha penting bagi kemajuan politik, ekonomi, sosial
dan kebudayaan di masing-masing negara.



Gerakan buruh di masa Bung Karno


Di Indonesia, di bawah kepemimpinan presiden Sukarno, gerakan buruh pernah
menjadi bagian yang amat penting dari kehidupan bangsa. Bung Karno, bersama
pemimpin-pemimpin lainnya, pernah memberikan tempat yang terhormat kepada
gerakan buruh dengan menyebutkannya sebagai “soko guru revolusi”. Perwakilan
kaum buruh diangkat menjadi anggota Dewan Pertimbangan Agung, MPRS , DPR,
Front Nasional, dan berbagai lembaga negara penting lainnya. Gerakan buruh
Indonesia, selama kurun waktu itu,  mempunyai citra yang tinggi dan mendapat
penghargaan dari gerakan buruh sedunia.



Salah satu di antara banyak kejahatan besar rejim militer Orde Baru di bawah
Suharto adalah “dibunuhnya” gerakan buruh, dipangkasnya kekuatan buruh dari
kehidupan politik nasional, ditangkapnya atau dibunuhnya - secara
besar-besaran ! -  para pemimpin dan kader serikat buruh dengan dalih bahwa
mereka adalah simpatisan atau anggota PKI. Selama Orde Baru serikat buruh
telah dibungkem, dan diganti dengan serikat buruh gadungan atau serikat
buruh kuning (dengan nama FBSI, Federasi Buruh Seluruh Indonesia)  yang
sepenuhnya menjadi alat rejim militer Orde Baru. Aktivitas serikat buruh
dikontrol secara ketat, dan siapapun tidak boleh mendirikan serikat buruh,
sedangkan  Hari Buruh 1 Mei (yang sejak proklamasi 45 sudah dirayakan sampai
tahun 1965)  juga dilarang.



Sesudah Suharto sudah tidak lagi menjadi pemimpin rejim militer Orde Baru,
maka mulailah kembali berbagai serikat buruh yang meliputi macam-macam
sektor atau bidang.



Belasan ribu serikat buruh di seluruh Indonesia



Sekarang ini terdapat diseluruh Indonesia lebih dari sebelas ribu serikat
buruh yang bernanung di bawah sekitar 70 federasi. Gerakan buruh yang selama
32 tahun dibungkem, telah bangkit kembali secara pelan-pelan.
Serikatburuh-serikat buruh ini memainkan peran  yang makin lama makin
penting  dalam perjuangan rakyat menghadapi berbagai persoalan ekonomi dan
sosial bangsa.



Sebagian terbesar dari serikat  buruh Indonesia yang bermacam-macam ini
merupakan kekuatan non-pemerintah dan independen , yang  memikul tugas untuk
membela kepentingan para anggotanya untuk berhadapan dengan  negara
(pemerintah) dan pengusaha dalamnegeri dan modal asing. Tugas yang demikian
itu tidaklah mudah atau ringan, berhubung masih adanya sikap yang keliru,
yang kolot, yang buruh-phobie atau anti-buruh.  Memang, tuduhan yang salah
bahwa gerakan buruh adalah alat golongan komunis (atau didalangi PKI, atau
beraliran kiri) sekarang sudah menjadi barang dagangan yang tidak laku lagi
atau tidak dipercayai oleh banyak orang, tetapi orang-orang  yang sudah
terkontaminasi oleh kiri-phobie atau buruh-phobie juga masih masih ada di
berbagai kalangan.



Dalam daftar nama serikatburuh dan federasi buruh Indonesia yang dikeluarkan
oleh badan PBB ILO (International Labour Organisation) tercermin di situ
bahwa serikat buruh atau federasi buruh Indonesia ini terdiri dari
macam-macam aliran atau pandangan politik, agama, dan juga golongan etnis
atau suku. Beraneka ragam  serikat buruh ini sudah menyebar di berbagai
daerah di seluruh Indonesia.



Para aktivis gerakan buruh Indonesia patut sekali  bangga bahwa sekarang di
negeri kita ada kekuatan yang bisa menjadi alat, atau tameng,  atau  senjata
rakyat banyak, yaitu  yang berupa berbagai macam serikat buruh, yang makin
lama memainkan peran yang makin penting. Dan makin berkembangnya atau makin
besarnya gerakan buruh di Indonesia tidak saja penting bagi perjuangan
membela kepentingan sosial-ekonomi para anggotanya yang berjumlah puluhan
juta orang ini, melainkan juga penting bagi perjuangan rakyat sebagai
keseluruhan.



Menghadapi kehidupan rakyat yang makin sulit



Dalam menghadapi banyaknya kesulitan-kesulitan besar dan penyakit parah yang
dihadapi rakyat dewasa ini (korupsi yang terus merajalela, pengangguran yang
besar sekali, kemiskinan yang meluas, sisa-sisa kejahatan keluarga Suharto,
agressi modal asing dll dll) peran gerakan buruh Indonesia makin penting dan
tanggungjawabnya juga makin berat. Kehidupan yang makin sulit dan
penderitaan yang makin besar bagi kaum buruh (dan sebagian terbesar rakyat
Indonesia lainnya) karena kenaikan harga sembako dan krisis pangan di dunial
akan mendorong atau mengharuskan gerakan buruh Indonesia untuk menggalakkan
perjuangannya di berbagai  bidang.



Bangkitnya secara besar-besaran gerakan buruh Indonesia untuk membela
kapentingan anggota-anggotanya, akan merupakan sumbangan besar (dan  penting
sekali !) kepada perjuangan bersama di bidang politik. Sebab, melalui
aksi-aksi yang dilakukan gerakan buruh itu akan kelihatan dengan jelas bahwa
banyak persoalan dan penderitaan yang dihadapi kaum buruh Indonesia adalah
akibat dari jeleknya politik yang dijalankan oleh kekuasaan atau
pemerintahan. Jadi persoalan ekonomi-sosial kaum buruh Indonesia berhubungan
erat sekali dengan politik. Itu sebabnya, pada dasarnya, perjuangan gerakan
buruh Indonesia juga tidak bisa terlepas sama sekali dari perjuangan
politik.



Sekarang ini makin kelihatan bahwa partai-partai politik yang ada, baik yang
di parlemen maupun  yang dewan-dewan perwakilan rakyat di berbagai tingkat,
sudah tidak mampu lagi membela kepentingan kaum buruh (dan rakyat) dengan
sungguh-sungguh. Sebagian terbesar di antara mereka hanya sibuk dengan
urusan partai masing-masing, urusan uang sidang atau perjalanan, urusan
pribadi dan golongan saja. Karenanya, kaum buruh sudah tidak bisa
menggantungkan sepenuhnya harapan mereka hanya  kepada DPR atau pemerintah.
Kaum buruh Indonesia, seperti halnya banyak kaum buruh di negeri-negeri
lainnya, harus bangkit mandiri untuk memperjuangkan perbaikan
hidup.anggota-anggotanya dan rakyat banyak.



Golkar adalah lawan gerakan buruh


Belasan ribu serikat buruh yang tergabung dalam banyak federasi buruh di
seluruh Indonesia merupakan kekuatan  besar atau motor penggerak penting
untuk perubahan politik di negeri kita. Dalam perjuangan besar ini, gerakan
buruh di Indonesia akan melihat dengan jelas bahwa  perbaikan secara
mendasar di berbagai bidang kehidupan hanyalah  bisa dilakukan oleh
kekuasaan politik yang berlainan sama sekali dari pada yang sekarang ini.
Dalam bahasa yang lebih jelas :  kekuasaan politik seperti yang selama ini
memerintah negara kita tidaklah akan mampu mengadakan perubahan besar atau
perbaikan yang fundamental bagi kehidupan kaum buruh dan rakyat luas.



Dan dari pengalaman perjuangan selama ini, gerakan buruh di Indonesia juga
akan melihat dengan gamblang sekali bahwa perjuangan sosial-ekonomis mereka
itu akan bisa meraih hasil sebesar-besarnya, dengan berjuang melawan
sisa-sisa politik Orde Baru. Pengalaman 32 tahun Orde Baru ditambah 10 tahun
pasca-Suharto sudah menunjukkan bahwa pengikut atau simpatisan Orde Baru
(antara lain Golkar) bukanlah kekuatan yang bisa dan mau (!!!)
memperjuangkan kehidupan  kaum buruh dengan tulus. Bahkan sebaliknya, Golkar
adalah kekuatan utama Orde Baru dalam menghancurkan atau melumpuhkan tradisi
perjuangan gerakan buruh di Indonesia. Pada dasarnya, Golkar adalah lawan
gerakan buruh.



Pentingnya kaum muda dalam  gerakan buruh


Perkembangan di negara-negara Amerika Latin menunjukkan betapa pentingnya
gerakan buruh sebagai pendorong adanya perubahan-perubahan besar dan
fundamental melalui pengubahan atau perebutan kekuasaan politik. Yang paling
jelas contohnya yalah apa yang terjadi di Venezuela dan Bolivia. Di berbagai
negara Amerika Latin gerakan buruh, yang bersatu dengan golongan tani,
pemuda dan mahasiswa, dan dibantu oleh golongan progressif di kalangan
militer, berhasil membentuk front nasional, untuk mengganti kekuasaan
politik yang tadinya dikuasai oleh kalangan reaksioner dalamnegeri yang
bersekutu dengan kekuatan besar modal asing.



Seiring  dengan akan terus sangat memburuknya situasi politik, ekonomi dan
sosial, yang akan menyebabkan penderitaan yang lebih parah lagi bagi
sebagian terbesar rakyat, pastilah gerakan buruh Indonesia juga akan
mengalami pasang naik. Dan ikut aktifnya golongan kaum muda sebagai pimpinan
dan kader dalam gerakan buruh dewasa ini adalah suatu hal penting dan
menggembirakan. Sebab, perjuangan gerakan buruh bisa juga berfungsi sebagai
gudang pengalaman serta tempat latihan dan penggemblengan bagi calon-calon
pemimpin dan kader, yang sungguh-sungguh mau mengabdi kepada kepentingan
rakyat.



Dengan  masih merajalelanya korupsi dan parahnya pembusukan moral
dimana-mana (terutama di kalangan pemerintahan)  maka serikat buruh
bersama-sama  berbagai macam organisasi  rakyat dapat mengkontrol
partai-partai politik yang akan memperoleh banyak suara dalam Pemilu 2009.
Sebab, sudah bisa diperkirakan bahwa situasi politik, ekonomi dan sosial
negeri kita tidak akan menjadi lebih baik dengan adanya hasil Pemilu 2009.
Selama kekuasaan politik ada di tangan golongan reaksioner yang anti-rakyat
dan bersekutu dengan kepentingan neo-liberalisme, maka negara kita akan
tetap terus menghadapi penyakit-penyakit parah, yang menyengsarakan rakyat
banyak seperti sekarang ini. Bahkan mungkin lebih parah lagi di kemudian
hari !



Mengingat itu semua, maka makin nyatalah bahwa gerakan buruh di Indonesia
merupakan asset bangsa yang penting dan berharga sekali dalam  usaha untuk
juga mendorong tergalangnya kekuatan-kekuatan yang berjuang untuk adanya
perubahan atau penggantian kekuasaan politik, sehingga  menjadi kekuasaan
politik tipe baru, yang betul-betul berjuang untuk terciptanya masyarakat
adil dan makmur di Indonesia.



Paris, 13 April 2008



  1.. Umar Said




















































.











No virus found in this outgoing message.
Checked by AVG.
Version: 7.5.519 / Virus Database: 269.22.13/1375 - Release Date: 12/04/2008
11:32


[Non-text portions of this message have been removed]

Kirim email ke