puisi pak mawi ini dahsyat!
bacalah, rangkaian kata dalam tragedi sejarah bangsa indonesia.
mangkanya,
penyair wiji thukul bilang "hanya satu kata"
lawan!
heri latief
amsterdam, 13/042007
--- In [EMAIL PROTECTED], "Mawie Ananta Jonie" <[EMAIL PROTECTED]> wrote:
MAWIE ANANTA JONIE
MENGALIR DALAM KABUT
Waktu susu bubuk habis mereka mencari Ibunda ke tempat kerja,
dari daerah Rawasari ke Pasarbaru panas Jakarta bisa terasa.
Ibunda berpesan cepatlah kembali pulang,
lewat jendela terlihat serdadu siaga dengan bedil terkokang
Berdiri di samping Ciliwung Gedung Kesenian menyaksikan,
di depannya pekerja berita diangkut dengan truk tangkapan.
Mereka masih anak anak saat peristiwa G30S itu terjadi,
dengan beradik kakak di rumah menjaga yang masih bayi.
Berharihari Ibunda dinanti tak pulang pulang hati menjadi risau,
sampai sekali berita datang Ibunda diamankan tak terjengkau.
Hari menjadi bulan, bulan menjadi tahun,
sampai si bayi besar berbekas luka jatuh bangun.
Sungai mengalir dalam kabut,
diam diam mencari laut.
Amsterdam, 12/04/2008
[EMAIL PROTECTED]
milisgrup opini alternatif
http://geocities.com/lembaga_sastrapembebasan/
penerbit buku sejarah alternatif
http://progind.net/
kolektif info coup d'etat 65: kebenaran untuk keadilan
http://herilatief.wordpress.com/
__________________________________________________
Do You Yahoo!?
Tired of spam? Yahoo! Mail has the best spam protection around
http://mail.yahoo.com
[Non-text portions of this message have been removed]