Semakin tinggi harga minyak, mendorong negara-negara Arab semakin memangkas 
prduksinya. 

Mengapa?

Karena saat ini negara-negara Teluk sedang kelebihan likuiditas. Jadi dengan 
harga yang sedemikian saat ini, sudah membuat mereka merasa nyaman. lalu untuk 
apalagi menggenjot produksi jika dengan tingkat harga saat ini, mereka 
berkelimpahan uang. Dengan demikian mereka akan cenderung mengurangi produksi 
minyak minyak untuk menghindari kemubaziran likuiditas. Dan seterusnya, harga 
naik dibarengi pengurangan produksi. Harga minyak akan membumbung seperti 
spiral. 
-------------------------------
http://www.kompas.com/index.php/read/xml/2008/04/16/20455699/harga.minyak.sentuh.rekor.tertinggi.baru

Harga Minyak Sentuh Rekor Tertinggi Baru

NEW YORK, RABU - Harga minyak dunia menyentuh rekor tertinggi baru di saat 
melemahnya nilai dolar AS mengalihkan perhatian pelaku pasar ke investasi 
komoditi minyak. Kontrak pengiriman minyak mentah light sweet untuk Mei 2008 
sempat mencapai 114,53 dolar Amerika Serikat per barrel di New York Mercantile 
sebelum kembali surut ke angka 114,46 dolar AS pada transaksi pertengahan hari 
di Eropa.

Kontrak tersebut ditutup Selasa (15/4) kemarin pada 113,79 dolar AS per barrel 
dan kemudian melonjak pada beberapa jam awal transaksi Rabu ini pada angka 
tertinggi baru di kisaran 114,08 dolar AS per barrel. 

Sementara di bursa komoditi London, kontrak pengiriman minyak mentah Brent 
untuk bulan Juni 2008 berada pada kisaran 112,10 dolar AS per barrel di bursa 
komoditi ICE Futures setelah sempat berada di rekor baru 112,16 dolar AS per 
barrel pada sesi sebelumnya.

Menurut beberapa analis, lonjakan harga minyak dunia dipicu oleh rekor 
tertinggi baru penguatan nilai euro terhadap dolar AS yang mencapai 1,5966 
dolar AS per euro. Penguatan nilai euro yang berbarengan dengan kenaikan 
inflasi di zona euro praktis telah mengeliminir kemungkinan ditempuhnya langkah 
pemotongan tingkat suku bunga oleh Bank Sentral Eropa. 

Inflasi tahunan di negara-negara zona euro telah melonjak hingga 3,6 persen 
pada Maret 2008 atau tertinggi dalam 16 tahun terakhir. Lonjakan inflasi 
terjadi sebagai akibat dari diantaranya kenaikan harga bahan bakar serta 
kebutuhan pokok. 

Olivier Jakob dari Petromatrix di Swiss menerangkan terdapat korelasi yang 
sangat kuat antara kenaikan harga minyak dan melemahnya nilai dolar AS dalam 
beberapa bulan terakhir. Menurut Olivier Jakob, korelasi tersebut mulai nampak 
pada awal pekan ini.

"Senin (14/4) dan Selasa kemarin, harga minyak mentah masih dapat dikatakan 
bergerak stabil tanpa terpengaruh oleh nilai dolar AS," jelas Jakob. "Namun 
saat nilai tersebut terpuruk ke 1,59 euro per dolar, para investor mengalihkan 
perhatiannya ke transaksi komoditi minyak ketimbang bermain dolar," ujarnya. 
(AP) 
JIM


      
____________________________________________________________________________________
Be a better friend, newshound, and 
know-it-all with Yahoo! Mobile.  Try it now.  
http://mobile.yahoo.com/;_ylt=Ahu06i62sR8HDtDypao8Wcj9tAcJ

[Non-text portions of this message have been removed]

Kirim email ke