http://www.kompas.com/index.php/read/xml/2008/04/15/18063837/nenek.moyang.gajah.hidup.di.air
Nenek Moyang Gajah Hidup di Air
JAKARTA, SELASA - Sebelum hidup di hutan belantara, gajah mungkin memiliki
nenek moyang yang suka berkubang di aliran sungai atau rawa. Temuan ini
mengejutkan karena selama ini, nenek moyang gajah diduga dari mamalia yang
hidup di daratan.
Hal tersebut disampaikan para peneliti Inggris dan AS setelah menganalisis
jejak senyawa kimia yang tertinggal di fosil gigi hewan yang berkerabat dengan
gajah. Alexander Liu dari Universitas Oxford dan Erik Seiffert dari Universitas
Stony Brook, New York, AS melakukan pengukuran isotop oksigen dan karbon yang
tertinggal di email gigi hewan jenis Barytherium dan Moeritherium yang hidup di
utara Mesir 37 juta tahun lalu.
Kandungan kimia menunjukkan bahwa hewan tersebut kemungkinan besar menyantap
menu harian berupa tumbuh-tumbuhan air. Hal tersebut menunjukkan bahwa hewan
ini banyak menghabiskan waktu di aliran sungai atau rawa.
Seperti dilaporkan dalam Proceedings of the National Academy of Sciences edisi
terbaru, hewan tersebut mungkin hidup seperti kuda nil. Ukuran tubuhnya
diperkirakan sebesar tapir, hewan berbelalai yang memiliki postur antara kuda
dan badak.
"Ini dapat membantu kami memahami lebih banyak mengenai asal-usul anatomi dan
ekologi gajah," ujar Dr Erik Seiffert. Sebab, selama ini bukti-bukti DNA
menunjukkan bahwa gajah juga memiliki kekerabatan dengan mamalia laut, seperti
manatee (sapi laut) dan dungong.
Namun, sejak kapan nenek moyang gajah mulai meninggalkan perairan dan
berkembang di darat belum dapat dipastikan waktunya. Salah satu pendapat, di
akhir periode Eocene, rawa dan sungai mengering sehingga memaksa hewan-hewan
beradaptasi dengan lingkungan yang miskin air.(BBC/WAH)
____________________________________________________________________________________
Be a better friend, newshound, and
know-it-all with Yahoo! Mobile. Try it now.
http://mobile.yahoo.com/;_ylt=Ahu06i62sR8HDtDypao8Wcj9tAcJ
[Non-text portions of this message have been removed]