http://www.kompas.com/index.php/read/xml/2008/04/16/1335594/anak.usia.13.tahun.koreksi.hitungan.nasa

Anak usia 13 Tahun Koreksi Hitungan NASA

JAKARTA, RABU - Siapa menyangka dari lomba sains setingkat SMP, seorang anak 
berusia 13 tahun mengungkap kesalahan pada perhitungan ilmiah yang dilakukan 
badan antriksa AS (NASA). Anak laki-laki di Jerman itu bahkan mengoreksi 
estimasi peluang tabrakan asteroid dengan Bumi yang menunjukkan risikonya jauh 
lebih besar.

Nico Marquardt, demikian nama lengkap anak tersebut, menggunakan hasil rekaman 
teleskop di Institut Astrofisika di Postdam (AIP), Jerman untuk memperkirakan 
tabrakan asteroid Apophis ke Bumi. Hasil perhitungannya menunjukkan bahwa 
peluangnya menabrak Bumi satu berbanding 450. 

NASA sebelumnya memperkirakan peluangnya hanya satu berbanding 45.000. Namun, 
lembaga tersebut membenarkan bahwa hitungan anak tersebut yang lebih tepat. Hal 
tersebut telah disampikan kepada lembaga mitranya di Eropa, ESA (European Space 
Agency).

Apophis diperkirakan akan mendekati Bumi hingga jarak 32.500 kilometer pada 13 
April 2008. Jalur orbitnya ada kemungkinan berubah jika asteroid tersebut 
menabrkan salah satu dari 40-000-an satelit yang saat ini mengorbit Bumi.

Marquardt menemukan, risiko asteroid menabrak Bumi lebih tinggi karena ada 
kemungkinan menabrak salah satu satelit. Satelit yang mengorbit pada ketinggian 
35.880 kilometer bergerak di orbitnya dengan kecepatan 3,07 kilometer perdetik. 
Jika Apophis menabrak satelit tersebut pada 2029, jalur orbitnya berubah dan 
berisiko lebih besar menabrak Bumi pada jalur orbit berikutnya tahun 2036.

Baik para peneliti NASA maupun Marquardt sependapat bahwa tabrakan asteroid ke 
permukaan Bumi akan menghasilkan bola iridium dan besi raksasa berdiameter 320 
meter dan berat 200 juta ton. Bola logam tersebut akan jatuh ke Samudera 
Atlantik dan menghasilkan tsunami raksasa. Selain gelombang laut yang akan 
meghancurkan wilayah pinggiran pantai, peristiwa tersebut juga menghasilkan 
gumpalan debu yang bisa menyebabkan kegelapan di seluruh dunia.

Temuan Marquardt termuat dalam laporan proyek penelitiannya yang diberi judul 
"Apophis-Asteroid Pembunuh." lapran tersebut merupakan bagian dari 
keikutsertaannya dalam kompetisi sains tingkat regional.(SLASHDOT/WAH)
WAH


      
____________________________________________________________________________________
Be a better friend, newshound, and 
know-it-all with Yahoo! Mobile.  Try it now.  
http://mobile.yahoo.com/;_ylt=Ahu06i62sR8HDtDypao8Wcj9tAcJ

[Non-text portions of this message have been removed]

Kirim email ke