ke cute an gw bukan untuk konsumsi para pembebal seperti lo.
  pemberitahuan lo itu lebih pantas lo ajarkan kepada rekan2 lo yang sama 
bebalnya.
   
  justru fakta dilapangan, terutama dimilis ini dan zamanku, yang nilai2 moral 
dan peradabannya minus, lo mesti banyak belajar dan lama nongkrong dimilis agar 
lo paham dengan para munafikun2 yang merasa beradab, tapi di dalam hati 
merupakan pendukung keburatalan dan kebiadaban plus kebarbaran sejat, kalau 
menyangkut dengan Islam dan Muslimin as agama sempurna.
   
  gak usah merasa sok terpelajarlah, cara seperti ini emang yang pantas 
ditampilkan, menghadapi musuh2 Allah!
   
  sikap2 kebaikan yang lo uraikan itu cuma pemanis bibir doank, yang hitam 
tetap hitam, dan yang putih tetap putih.
   
  sudah jelas mana yang diridhoi dan mana yang tidak.
   
  dan kebencian yang berusaha lo tutup rapat2pun akan terungkap.
  gak usah pake munafiklah, udah bukan sehari dua gw ada dimilis ini.
   
  sekaliber bapak2 yang sudah bau tanah sajapun kalau kena senggol urat 
kecurangan dan kepalsuan ajaran agamanya akan muncul sifat2 iblisnya.
  berlaku tidak adil dan lain2 sebagainya.
   
  apalagi kakek danardono dan kakek mediacare, ditambah lagi kakek sunny (yang 
merasa sebagai orang2 cerdas dan kaum terpelajar, ternyata.......).
  jadi jangan berusaha mengajari gw bagaimana berperilaku dimilis ini dan dalam 
berdebat, gw tau apa yang mesti gw lakukan, lo anak baru kali, jadi gak tau 
situasi
   
  lo bersihkan dulu pikiran dan jiwa lo sendiri, baru berusaha menasehati orang 
lain.
   
  paham?!!

nneonlight <[EMAIL PROTECTED]> wrote:
          
Wah hehehe, mendingan nama kamu diganti, kamu sama sekali gak cute 
tuh 

Cara berfikirnya barbar banget, tidak sesuai dengan risalah kenabian 
Muhammad SAW yang humanis dan kultural
Gini deh, saya kasih tau, kasian kamu soalnya

Fakta di lapangan, diantara orang2 beradab, biar orang2 yang berbeda 
agama dan berbeda aliran paham keagamaannya, bisa bekerja sama dan 
saling tolong menolong tuh (kasian deh kamu, apa kamu belum pernah 
mempunyai pengalaman akan keberagaman ? wah, memang kasian, ke mane 
aje)

Perlu kamu ketahui, Tuhan pun ternyata melahirkan manusia secara 
pluralistik. Sebagian besar orang memeluk suatu agama atau menganut 
paham keagamaan berdasar dari mana ia lahir, begitu pula dengan 
etnis, bahasa, dan unsur2 budaya lainnya

Jadi gak usah melakukan language game
Tuhan mungkin tertawa kala orang2 seperti anda yang berkeinginan 
keras masuk surga malah sibuk bertengkar di depan pintu surga-Nya

Kodrat manusia yang pada awalnya baik, disesatkan oleh hal2 lahiriah, 
sehingga fikiran mereka dikotori oleh keinginan
Jadi penting banget bersikap jujur, tulus dan objektif, agar bisa 
membedakan yang benar2 dari Tuhan dan yang merupakan rekayasa budaya.

Jangan sampai agama menjadi menyakitkan, karena tidak menghargai 
martabat kemanusiaan, kebebasan dan hak sebagai pribadi yang utuh, 
yang seharusnya diperlakukan dengan lemah lembut, yang melanggar hak2 
manusia 

--- In [email protected], riri cute <[EMAIL PROTECTED]> wrote:
>
> alhamdulillah tante gabie akhirnya mengungkapkan ajaran agama 
kristennya yang kotor dan penuh tipu muslihat untuk menguasai negara 
lain, dengan cara2 yang tidak halal dan rakus bin tamak.
> 
> ada lagi ungkapan2 senada yang lebih membuka aib ajaran kotor 
kristen, tante?
> 
> Gabriella Rantau <[EMAIL PROTECTED]> wrote:
> RIRI, kalo ada orang yg pengin tau apa Napoleon Banaparte bener2 
masup Islam mrk ini bisa dg mudah mencari buku2 khususnya dlm Bahasa 
Perancis dan juga dlm B. Inggris yg mengisahkan apa yg sebenarnya 
terjadi dlm upaya Napoleon menguasai Egypt.
> 
> Sbg seorang politician Napoleon pura2 mau masup Islam, tapi 
kemudian diberitau bhw harus disunat dan tidak boleh minum anggur dia 
tidak 'mundur' tapi melakukan nego dg Al Azhar. Tapi sebenarnya 
semuanya ini sekedar taktik dari penjajah untuk membuat penguasa dan 
bangsa Mesir mendukung Perancis dan mengusir England.
> 
> Berikut ini sebuah buku dlm B. Inggris yg resensi singkatnya aku 
sertakan.
> 
> Gabriela Rantau
> 
> To invade Egypt, Napoleon said he wanted to be Muslim; it didn't 
work
> By: CARL HARTMAN - Associated Press | Saturday, January 12, 2008 
7:15 PM PST ¡ç
> 1 comment(s) 
> Increase Font 
> Decrease Font 
> email this story 
> print this story 
> Nina Burleigh is the author of 'Mirage.' 
> Associated Press 
> 
> 
> 
> Napoleon Bonaparte had an idea for winning the hearts and minds of 
the Muslim people he invaded: He told the Egyptians that he and his 
army wanted to be Muslims, too.
> 
> It wasn't true, but that didn't bother Napoleon. What might have 
bothered him was that the idea didn't work.
> 
> He delayed revealing that he had targeted Egypt until hundreds of 
troop carriers were plowing through the Mediterranean, vainly hunted 
by Britain's navy. Some in France already knew what he wanted. He 
thought Egypt could be the start of an empire rivaling the one 
Alexander the Great conquered 2,000 years earlier.
> 
> As Nina Burleigh's "Mirage ---- Napoleon's Scientists and the 
Unveiling of Egypt" (Harper, $25.95) describes it, the 28-year-old 
general lacked intercultural savvy. It may not have occurred to him --
-- or it may not have mattered ---- that people dislike being 
invaded, especially when they get shot at, even if the invaders come 
from a country with democratic institutions.
> 
> In Cairo, Muslims told Napoleon that conversion required 
circumcision and renouncing alcohol. Frank McLynn, a British 
biographer, wrote that their view began a long negotiation at Al-
Azhar University, still today a center of Muslim faith. It ended in 
compromise, ratified in Mecca: The French were allies of Islam, and 
they could keep both wine and foreskins.
> 
> McLynn calls the compromise "a great and underrated propaganda 
victory for Napoleon." But it didn't prevent Turkey, the nominal 
ruler of Egypt, from declaring war on France or the Sultan from 
decreeing it holy war.
> 
> Rebellion erupted at Al-Azhar, lasting two days and two nights, 
killing 200 French soldiers before the French command got a grip. 
French bombardment continued after the rebels ceased fire, killing 
2,000 Egyptians. The book says "a few dozen" executions followed. 
Some French complained that there should have been more.
> 
> "In fact the insurgency was never really extinguished, and a 
larger, longer and more dangerous insurrection lay ahead," Burleigh 
writes.
> 
> With an easy style and an eye for striking detail, Burleigh 
concentrates on 151 French scientists, scholars and students who 
joined the expedition, tempted by hero worship of Napoleon and the 
prospect of scientific adventure. The campaign killed 31 of them. 
Survivors reached home in small groups and produced a 24-
volume "Description of Egypt."
> 
> McLynn records that the French expedition supervised building 
important public works ---- hospitals, sewers, street lighting, 
irrigation schemes and so on.
> 
> They also founded Egyptology. An army engineer, busy strengthening 
the defense of a medieval castle, uncovered the Rosetta stone. Named 
for the nearby Egyptian seaside town, the stone carried the same 
proclamation written in ancient Greek, well known to scholars, and in 
Egyptian hieroglyphics, then still a great mystery. More than 20 
years later, another Frenchman, Jean-Francois Champollion, used the 
Greek to complete deciphering the hieroglyphs.
> 
> Napoleon's scientists admired the ruins and copied the 
inscriptions. Unable to read the language, they had little idea of 
the stories told. But the illustrated Egyptian designs inspired a 
style among Western artists that remained popular through the 1800s 
and later.
> 
> Bubonic plague combined with British ships, Turkish troops and 
hostile Egyptians to defeat the French army. After a year, the 
invasion was doomed, and Napoleon returned to France amid unstable 
politics
> 
> 
> 
> ----- Original Message ----
> From: riri cute 
> To: Jose Patrick ; Andik Yudiarto ; Sunny ; 
[EMAIL PROTECTED]; [EMAIL PROTECTED]; [EMAIL PROTECTED]; [EMAIL PROTECTED]; 
[EMAIL PROTECTED]; [EMAIL PROTECTED]; [EMAIL PROTECTED]; 
[EMAIL PROTECTED]; [EMAIL PROTECTED]; [EMAIL PROTECTED]; [EMAIL PROTECTED]; 
[EMAIL PROTECTED]; [EMAIL PROTECTED]; [EMAIL PROTECTED]; [EMAIL PROTECTED]; 
[EMAIL PROTECTED]; [EMAIL PROTECTED]; [EMAIL PROTECTED]; [EMAIL PROTECTED]; 
[EMAIL PROTECTED]; [EMAIL PROTECTED]; [EMAIL PROTECTED]; [EMAIL PROTECTED]; 
[EMAIL PROTECTED]; [EMAIL PROTECTED]; [EMAIL PROTECTED]; 
[EMAIL PROTECTED]; [EMAIL PROTECTED]; [EMAIL PROTECTED]; anggun ; [EMAIL 
PROTECTED]; 
[EMAIL PROTECTED]
> Sent: Saturday, April 19, 2008 9:29:06 AM
> Subject: RE: Islamnya Napoleon Bonaparte
> 
> kasihan banget loe, sumber begitu jelas masih denied. dasar jogal!!!
> 
> Jose Patrick wrote: 
> Kasihan sekali orang orang ini¡Ä¡Ä.butuh seorang Napoleon untuk 
berdakwah¡Ä..satu lagi korban hoax¡Ä..saya kira cuma tawang¡Ärupanya 
masih ada lagi¡Ä¡Ä.
> 
> -----Original Message-----
> From: Andik Yudiarto [mailto:[EMAIL PROTECTED] 
> Sent: 18 April 2008 16:35
> To: Sunny; [EMAIL PROTECTED]; [EMAIL PROTECTED]; [EMAIL PROTECTED]; 
[EMAIL PROTECTED]; [EMAIL PROTECTED]; [EMAIL PROTECTED]; [EMAIL PROTECTED]; 
[EMAIL PROTECTED]; [EMAIL PROTECTED]; [EMAIL PROTECTED]; 
[EMAIL PROTECTED]; [EMAIL PROTECTED]; [EMAIL PROTECTED]; 
[EMAIL PROTECTED]; [EMAIL PROTECTED]; [EMAIL PROTECTED]; [EMAIL PROTECTED]; 
[EMAIL PROTECTED]; [EMAIL PROTECTED]; [EMAIL PROTECTED]; [EMAIL PROTECTED]; 
[EMAIL PROTECTED]; [EMAIL PROTECTED]; [EMAIL PROTECTED]; [EMAIL PROTECTED]; 
[EMAIL PROTECTED]; [EMAIL PROTECTED]; [EMAIL PROTECTED]; 
[EMAIL PROTECTED]; [EMAIL PROTECTED]; [EMAIL PROTECTED]; 
[EMAIL PROTECTED]; [EMAIL PROTECTED]; [EMAIL PROTECTED]; 
[EMAIL PROTECTED]; [EMAIL PROTECTED]; [EMAIL PROTECTED]; anggun; Purwanto PDC; 
Ahmadi Agung; [EMAIL PROTECTED]; [EMAIL PROTECTED];
> [EMAIL PROTECTED]
> Subject: FW: Islamnya Napoleon Bonaparte 
> 
> 
> 
> 
> Islamnya Napoleon Bonaparte 
> 
> Kategori :Hidayah 
> 
> 
> Hits10216
> 
> Cetak231
> 
> Kirim 171
> 
> 
> 
> 
> 
> Siapa yang tidak mengenal Napoleon Bonaparte, seorang Jendral dan 
Kaisar Prancis yang tenar kelahiran Ajaccio, Corsica 1769. Namanya 
terdapat dalam urutan ke-34 dari Seratus Tokoh yang paling 
berpengaruh dalam sejarah yang ditulis oleh Michael H. Hart.
> 
> Sebagai seorang yang berkuasa dan berdaulat penuh terhadap negara 
Prancis sejak Agustus 1793, seharusnya ia merasa puas dengan segala 
apa yang telah diperolehnya itu.
> 
> Tapi rupanya kemegahan dunia belum bisa memuaskan batinnya, agama 
yang dianutnya waktu itu ternyata tidak bisa membuat Napoleon 
Bonaparte merasa tenang dan damai.
> 
> Akhirnya pada tanggal 02 Juli 1798, 23 tahun sebelum kematiannya 
ditahun 1821, Napoleon Bonaparte menyatakan ke-Islamannya dihadapan 
dunia Internasional.
> 
> Apa yang membuat Napoleon ini lebih memilih Islam daripada agama 
lamanya, Kristen ?
> 
> Berikut penuturannya sendiri yang pernah dimuat dimajalah Genuine 
Islam, edisi Oktober 1936 terbitan Singapura.
> 
> "I read the Bible; Moses was an able man, the Jews are villains, 
cowardly and cruel. Is there anything more horrible than the story of 
Lot and his daughters ?"
> 
> "The science which proves to us that the earth is not the centre of 
the celestial movements has struck a great blow at religion. Joshua 
stops the sun ! One shall see the stars falling into the sea... I say 
that of all the suns and planets,..." 
> 
> "Saya membaca Bible; Musa adalah orang yang cakap, sedang orang 
Yahudi adalah bangsat, pengecut dan jahat. Adakah sesuatu yang lebih 
dahsyat daripada kisah Lut beserta kedua puterinya ?" (Lihat Kejadian 
19:30-38)
> 
> "Sains telah menunjukkan bukti kepada kita, bahwa bumi bukanlah 
pusat tata surya, dan ini merupakan pukulan hebat terhadap agama 
Kristen. Yosua menghentikan matahari (Yosua 10: 12-13). Orang akan 
melihat bintang-bintang berjatuhan kedalam laut.... saya katakan, 
semua matahari dan planet-planet ...."
> 
> Selanjutnya Napoleon Bonaparte berkata :
> "Religions are always based on miracles, on such things than nobody 
listens to like Trinity. Yesus called himself the son of God and he 
was a descendant of David. I prefer the religion of Muhammad. It has 
less ridiculous things than ours; the turks also call us idolaters." 
> 
> 
> "Agama-agama itu selalu didasarkan pada hal-hal yang ajaib, seperti 
halnya Trinitas yang sulit dipahami. Yesus memanggil dirinya sebagai 
anak Tuhan, padahal ia keturunan Daud. Saya lebih meyakini agama yang 
dibawa oleh Muhammad. Islam terhindar jauh dari kelucuan-kelucuan 
ritual seperti yang terdapat didalam agama kita (Kristen); Bangsa 
Turki juga menyebut kita sebagai orang-orang penyembah berhala dan 
dewa."
> 
> Selanjutnya :
> "Surely, I have told you on different occations and I have 
intimated to you by various discourses that I am a Unitarian 
Musselman and I glorify the prophet Muhammad and that I love the 
Musselmans." 
> 
> 
> "Dengan penuh kepastian saya telah mengatakan kepada anda semua 
pada kesempatan yang berbeda, dan saya harus memperjelas lagi kepada 
anda disetiap ceramah, bahwa saya adalah seorang Muslim, dan saya 
memuliakan nabi Muhammad serta mencintai orang-orang Islam." 
> 
> Akhirnya ia berkata :
> "In the name of God the Merciful, the Compassionate. There is no 
god but God, He has no son and He reigns without a partner." 
> 
> 
> "Dengan nama Allah yang Maha Pengasih dan Maha Penyayang. Tiada 
Tuhan selain Allah. Ia tidak beranak dan Ia mengatur segala 
makhlukNya tanpa pendamping."
> 
> Napoleon Bonaparte mengagumi AlQuran setelah membandingkan dengan 
kitab sucinya, Alkitab (Injil). Akhirnya ia menemukan keunggulan-
keunggulan Al-Quran daripada Alkitab (Injil), juga semua cerita yang 
melatar belakanginya.
> 
> 
> Referensi :
> 1. Memoirs of Napoleon Bonaparte by Louis Antoine Fauvelet de 
Bourrienne edited by R.W. Phipps. Vol. 1 (New York: Charles 
Scribner's Sons, 1889) p. 168-169.
> http://chnm.gmu.edu/revolution/d/612/
> 2. 'Napoleon And Islam' by C. Cherfils. ISBN: 967-61-0898-7
> http://www.shef.ac.uk/~ics/whatis/articles/napoleon.htm
> 3. Satanic Voices - Ancient and Modern by David M. Pidcock, (1992 
ISBN: 1-81012-03-1), it states on page 61, that the then official 
French Newspaper, Le Moniteur, carried the accounts of his conversion 
to Islam, in 1798 C.E
> 
> 
> 
> 
> 
> 
> 
> Get the name you always wanted with the new y7mail email address..
> 
> 
> 
__________________________________________________________
______________
> Be a better friend, newshound, and 
> know-it-all with Yahoo! Mobile. Try it now. 
http://mobile.yahoo.com/;_ylt=Ahu06i62sR8HDtDypao8Wcj9tAcJ
> 
> 
> ---------------------------------
> Get the name you always wanted with the new y7mail email address..
> 
> [Non-text portions of this message have been removed]
>



                           

       
---------------------------------
Get the name you always wanted with the new y7mail email address.

[Non-text portions of this message have been removed]

Kirim email ke