Huahahaha....sangat lucu 

Begini, 
kalau saya pribadi sih, memang menganggap anda2 itu terpelajar, 
termasuk Mr. Danardono n Mr. Mediacare n Mr.Sunny dll (yang anda 
senggol namanya),
bahkan juga anda, maka nya saya menanggapi anda, tapi kalau anda 
menganggap diri anda tidak seperti itu, yah, apa boleh buat, ..saya 
mau bilang apa 

Dan masalah cute itu, saya kasih tau deh, cute itu bermakna 
attractive, pretty or charming, and even clever, 
tapi saya lihat, anda tidak mencerminkan semua hal tersebut, maka 
secara ilmiah, saya memprotes anda, itu saja

Tapi kalau anda bersikeras bahwa anda cute, yah, itu bukan urusan 
saya lagi

Tapi perlu diketahui, bahwa bila seorang cute itu, dia tidak bisa 
cute terhadap satu orang tertentu, dan tidak cute pada orang yang 
lain, itu berarti palsu, pura2 cute, dan juga mencerminkan adanya 
kepentingan di situ (anda cute karena mempunyai kepentingan terhadap 
orang tertentu), kasian

Dan, 

saya berfikir, malah anda adalah musuh diri anda sendiri.
Anda mengira orang2 di sekitar anda adalah musuh anda, namun anda 
tidak tau, bahwa seperti musuh dalam cermin, ketika anda melihat ke 
dalam cermin, maka disitulah musuh anda, yang anda lihat adalah 
bayangan anda sendiri

Dalam arti, kawan yang berbahaya itu tidak jauh dari anda, tetapi di 
dalam batas2 wujud anda sendiri, namanya hawa nafsu, jiwa yang selalu 
memerintahkan kejahatan

Tuhan berfirman, Hai orang2 yang beriman, perangilah orang2 kafir 
yang di sekitar kamu itu (QS Al-Tawbah (9) : 123)

Orang kafir itu adalah hawa nafsu anda sendiri, berhati2lah, lawanlah 
ia, sebab bila tidak, ia yang akan melawan anda

Saya kira, anda manusia bermasalah, tidak memilah2 dan melihat apa 
sebenarnya problem anda, dan hanya ikut2an namun tidak sepenuhnya 
mengerti permasalahan secara keseluruhan, malahan terjerumus dengan 
masalah politik luar negeri tanpa mengerti latar belakang 
permasalahannya.

Apa anda mau menjiplak sikap barbar praktek lama kaum nomaden Badui 
Arab, kembali jatuh ke dalam praktek2 pagan yang sama sekali ditolak 
Nabi Muhammad ? Keislaman yang hanya menjadi sekadar nama ?
Yang bahkan tega dan tidak menunjukkan rasa belas kasihan bagi 
sesamanya Kaum Syiah di Karbala dan yang secara sadis mengeluarkan 
isi perut wanita2 yang tengah hamil di sana, dan membuang janin2 
mereka di atas mayat2 berdarah ?

Terdapat suatu masa dalam sejarah Islam dimana penganjur agama ini, 
yaitu Rasul Muhammad SAW, begitu memihak pada kaum yang diperlakukan 
tidak adil atau dianiaya dan dizalimi. Lalu muncullah hadits yang 
menyatakan Tuhan lebih mendengar doa orang2 yang tertindas, dianiaya, 
dizalimi, diperlakukan tidak adil, miskin, dan menderita.
Lalu apakah anda malah mau mengotori dengan balas menzalimi orang 
lain ? Luar biasa anda ini, sama sekali tidak cute

Riri, jangan berlaku bodoh

Lebih baik menunjukkan prinsip, sebagai orang Indonesia, yang malah 
menjadi contoh dan menunjukkan bagaimana agama sebagai sesuatu yang 
mulia dan baik, serta membahagiakan, bukan malahan direduksi menjadi 
sesuatu yang buruk dan membawa kerusakan. Jangan malah ikut2an kayak 
bebek, menjadi pahlawan tragis 



















--- In [email protected], riri cute <[EMAIL PROTECTED]> wrote:
>
> ke cute an gw bukan untuk konsumsi para pembebal seperti lo.
>   pemberitahuan lo itu lebih pantas lo ajarkan kepada rekan2 lo 
yang sama bebalnya.
>    
>   justru fakta dilapangan, terutama dimilis ini dan zamanku, yang 
nilai2 moral dan peradabannya minus, lo mesti banyak belajar dan lama 
nongkrong dimilis agar lo paham dengan para munafikun2 yang merasa 
beradab, tapi di dalam hati merupakan pendukung keburatalan dan 
kebiadaban plus kebarbaran sejat, kalau menyangkut dengan Islam dan 
Muslimin as agama sempurna.
>    
>   gak usah merasa sok terpelajarlah, cara seperti ini emang yang 
pantas ditampilkan, menghadapi musuh2 Allah!
>    
>   sikap2 kebaikan yang lo uraikan itu cuma pemanis bibir doank, 
yang hitam tetap hitam, dan yang putih tetap putih.
>    
>   sudah jelas mana yang diridhoi dan mana yang tidak.
>    
>   dan kebencian yang berusaha lo tutup rapat2pun akan terungkap.
>   gak usah pake munafiklah, udah bukan sehari dua gw ada dimilis 
ini.
>    
>   sekaliber bapak2 yang sudah bau tanah sajapun kalau kena senggol 
urat kecurangan dan kepalsuan ajaran agamanya akan muncul sifat2 
iblisnya.
>   berlaku tidak adil dan lain2 sebagainya.
>    
>   apalagi kakek danardono dan kakek mediacare, ditambah lagi kakek 
sunny (yang merasa sebagai orang2 cerdas dan kaum terpelajar, 
ternyata.......).
>   jadi jangan berusaha mengajari gw bagaimana berperilaku dimilis 
ini dan dalam berdebat, gw tau apa yang mesti gw lakukan, lo anak 
baru kali, jadi gak tau situasi
>    
>   lo bersihkan dulu pikiran dan jiwa lo sendiri, baru berusaha 
menasehati orang lain.
>    
>   paham?!!
> 


Kirim email ke