kaya'nya orang india ga doyan beras, doyannya roti ..:p
Hidayatullah.com--Umat Kristen “berduka” setelah tidak kurang 1000 jemaatnya
dikabarkan kembali memeluk Hindu. Para jemaah Kristen Dalit dari kota
Tirunelveli itu dirubah kembali oleh biksu Hindu Tamil Nadu Council. Menurut
surat kabar The Times India, proses formal perubahan kembali ke Hindu
melibatkan ritual pertobatan yang diikuti dengan sebuah upacara penyucian.
"Kami akan menyucikan semua yang kembali ke Hindu dengan memercikkan Gangga
Theertha (air Gangga) dan Sethu theertha (air sethu)," kata presiden dari
partai politik Hindu yang sangat konservatif Makkal Katchia (HMK), Arjuna
Sampath, berdasarkan harian AsiaNews.
Disamping ritual, HMK mengubah nama mereka menajdi nama hindu yang dapat
diterima, mengambil sumpah, menandatangani pernyataan sumpah, dan mereka akan
mendapatkan sertifikat konversi.
Rencananya HMK akan mengubah kembali 20.000 umat Kristen lainnya di Villupuram,
bagian India selatan, menurut AsiaNews.
Umat Kristen Dalit di negara bagian Tamil Nadu mengungkapkan bahwa mereka
menghadapi perbedaan kasta. Bulan lalu umat Kristen yang berkasta tinggi
berbenturan dengan Kristen Dalit yang rendah. Dua orang meninggal akibat
konflik tersebut.
Ketegangan di antara dua kelompok orang Katolik, Dalits dan non Dalit, menjadi
sangat buruk sampai-sampai mereka memisahkan tempat pemakaman, dan di dalam
gereja, memisahkan bangku-bangku gereja.
"Saya menanyakan pada Uskup Katolik untuk mengambil langkah-langkah perbaikan.
Tetapi tidak ada yang dapat menghentikan perlawanan umat Kristen Dalit. Ini
adalah hasil dari beberapa perubahan-perubahan," katanya.
Pada tahun 2003 Paus Yohanes Paulus II mendesak uskup Tamil Nadu untuk
menyelesaikan perpecahan ini.
"Ada beberapa kemiripan dalam sebuah kasta didasarkan pada dugaan di dalam
hubungan antara Kekristenan adalah sebuah tanda balasan atas kemurnian
solidaritas kemanusiaan, sebuah ancaman kemurnian spiritual dan sebuah gangguan
serius bagi misi gereja-gereja injili," lebih lanjut Paus mengatakan.
"Oleh karena itu, kebiasaan atau tradisi yang mengabadikan atau menguatkan
kembali pemisahan kasta sebaiknya lebih lagi disusun, sehingga dapat
mengekspresikan suatu solidaritas bagi seluruh komunitas Kristen," katanya.
Jumlah populasi orang Kristen di India sekitar 24 juta. Umat Kristen Dalit
berjumlah 15 juta sementara umat Kristen lain sebanyak 3 juta.
Perpindahan ini paling tidak membuat pemimpin Kristen kecewa. "Ini adalah
situasi yang patut disayangkan. Saya tidak ingin mengomentari hal ini," kata
Pastor S. Lourdusamy, mantan sekretaris eksekutif Konferensi Uskup Katolik
India, sebagaimana dikutip The Times India. [chtp/tti/www.hidayatullah.com]
________________________________________________________
Kunjungi halaman depan Yahoo! Indonesia yang baru!
http://id.yahoo.com/