Kalau anaknya cowok, saya usulkan dikasih nama Blokiro Multiplo Yucub alias Blokir Multiply Youtube.
Kalau anaknya cewek, saya usulkan diberi nama Blokiria Multiplia Yutubia. ------------------------------------------ Tribun Timur Makassar - Selasa, 22-04-2008 Annisa Pohan Dimanja-manja Calon Cucu Presiden Dijaga Ketat KEHAMILAN empat bulan Annisa Pohan memang benar-benar menyita perhatian. Ini karena janin yang dikandung mantan Gadis Sampul itu bukan hanya anak pertama bagi pasangan Annisa-Agus Harrimurti, namun juga calon cucu pertama Presiden Yudhoyono. Begitu banyak yang 'berkepentingan' dengan si jabang bayi, tak heran bila cukup banyak orang dekat, termasuk suami sampai mertua yang sangat menjaga ekstra ketat embrio yang dikandung wanita cantik itu. Annisa sampai harus dimanja-manja. Tidak boleh begini, tidak boleh begitu. Model iklan sebuah produk shampoo ini benar-benar total menghabiskan hari- harinya di rumah. Kegiatan seabrek yang ditekuninya sebelum hamil, kini benar-benar ditinggalkan 100 persen. Sang suami yang biasanya berperangai pendiam, kini berubah agak cerewet selama kehamilan Annisa. Putra pertama Presiden Yudhoyono itu sering memperingatkan Annisa agar berjalan ekstra hati-hati dan pelan-pelan saat naik tangga. Padahal Annisa sudah terbiasa berjalan cepat karena ia ingin segala urusan segera tuntas. Namun karena sering diperingatkan suami agar berhati-hati, Annisa harus nurut. "Semua orang begitu perhatian pada saya. Pokoknya selama hamil ini rasanya seperti jadi ratu saja!" kata wanita jelita kelahiran Boston Amerika Serikat 20 November 1981 itu. Annisa memahami, perhatian ekstra dari orang-orang dekatnya itu menunjukkan begitu banyak harapan terhadap calon buah hatinya itu. Karena itu, demi menjaga janin, pemilik rambut hitam panjang nan indah ini kini menghabiskan waktu buat bobok-bobok di rumah. Lagipula, kediaman Annisa di Karawang, relatif jauh dengan Jakarta yang selama ini menjadi pusat aktifitas dia dalam menekuni dunia presenter dan model iklan. Namun kebiasaan Annisa yang serba cepat dan cekatan dalam beraktifitas lama-lama membuatnya kurang sabaran menghadapi kehamilan. "Rasanya pingin cepat-cepat melahirkan," celetuknya. Di rumah, Annisa rupanya rajin membaca-baca buku berisi nama-nama indah yang agamis untuk anaknya itu. Beberapa calon nama mulai dia timbang-timbang. Lelaki atau perempuan, Annisa pasrah. Lantas apa saja nama-nama calon bayi yang sudah dia persiapkan? "Sabar, tunggu saja nanti kalau sudah masuk tujuh bulanan," gumamnya. Annisa mengaku bersyukur, calon buah hatinya tak pernah 'menyiksa' ibunya. Kalau wanita lain biasanya sering muntah-muntah selama bulan-bulan awal kehamilan, dia tak pernah merasakan itu. Kalau perempuan lain suka menuntut menu makanan yang aneh-aneh (ngidam) selama hamil, Annisa juga tak merasakan itu. "Aku cuma merasakan sekarang jadi malas melakukan apa-apa. Mungkin karena perubahan hormon," tuturnya. mediacare http://www.mediacare.biz [Non-text portions of this message have been removed]

