(berpolitik.com): Perlahan tapi pasti, kontroversi keberadaan Namru alias Laboratorium Naval Medical Research kian memanas. Berbagai dugaan merebak. Dari mulai spionase hingga persaingan dagang antar perusahaan farmasi global.
Kisruh Namru mencuat lantaran belakangan ketahuan lembaga riset di bawah Angkatan Laut Amerika Serikat ini ternyata sudah 8 tahun bekerja tanpa ada kontrak kerja apapun. Soalnya, sejak 2000 kontrak kerjasama antara Indonesia dan AS sudah berakhir. Menurut versi Pemerintah Indonesia, kontrak perjanjian baru sudah dikirim ke AS tapi hingga kini belum ada jawaban. Sebaliknya pihak AS berkelit dengan bilang, hingga saaat ini perundingan masih mentok. Salah satunya adalah permintaan kekebalan diplomatik bagi para kru Namru. Pemerintah Indonesia bersikeras menolak pasal ini karena aktivitas Namru tak terkait dengan misi diplomatik. Permintaan ini tak ayal semakin menguatkan kesan bahwa ada misi tersembunyi di balik kehadiran Namru. Selengkapnya baca di http://www.berpolitik.com/news.pl?n_id=12006&c_id=2¶m=OqOk4wEYuiHjaKBGnezx berpolitik.com Go to Site Search the Web Satrio Arismunandar Executive Producer News Division, Trans TV, Lantai 3 Jl. Kapten P. Tendean Kav. 12 - 14 A, Jakarta 12790 Phone: 7917-7000, 7918-4544 ext. 4023, Fax: 79184558, 79184627 http://satrioarismunandar6.blogspot.com http://satrioarismunandar.multiply.com "Perjuangan seorang mukmin sejati tidak akan berhenti, kecuali kedua telapak kakinya telah menginjak pintu surga." (Imam Ahmad bin Hanbal) ____________________________________________________________________________________ Be a better friend, newshound, and know-it-all with Yahoo! Mobile. Try it now. http://mobile.yahoo.com/;_ylt=Ahu06i62sR8HDtDypao8Wcj9tAcJ [Non-text portions of this message have been removed]

