MER-C DUKUNG PENUTUPAN NAMRU-2
Arogansi Amerika pun Terjadi di Kantor MER-C
Jakarta (23/4): Dinilai merugikan kepentingan bangsa dan kemanusiaan, MER-C
mendukung penghentian operasi Lembaga Riset Naval Medical Research Unit (NAMRU)
2. Selain melecehkan kedaulatan bangsa dan negara Indonesia, NAMRU juga tidak
lebih dari trik bisnis Amerika Serikat untuk mengeksploitasi sumber-sumber
bisnis dunia di bidang kesehatan.
Buktinya, selama beroperasi dari tahun 1975, Namru tidak transparan, akibatnya
manfaat penelitian kesehatan mereka pun tak dirasakan masyarakat. Apalagi
operasinya dibawah pengawasan Angkatan Laut Amerika. Disinyalir, Namru 2
melakukan kegiatan rahasia di tempat yang menjadi aset Departemen Kesehatan
RI, ujar salah satu Presidium MER-C, dr. Joserizal Jurnalis, Sp. OT.
MER-C secara khusus mengadakan konferensi pers di kantornya Jl. Kramat Lontar,
Jakarta Pusat. Dr. Joserizal didampingi Ketua An Nasr yang juga Ketua Forum
Umat Islam, Munarman, SH. Konperensi tersebut dirasa perlu, mengingat
Pemerintah, dalam hal ini Menkes RI, telah bersikap tegas untuk mengakhiri
operasi Namru di Indonesia. Bagi MER-C, sikap Pemerintah, atau siapapun, yang
mengangkat harga diri bangsa dan menegakkan kebenaran universal, harus didukung.
Dijelaskan Jose, program Namru adalah percobaan vaksin malaria, demam berdarah,
dan Hepatitis E, termasuk mengembangkan breeding colony nyamuk malaria dan
demam berdarah.Namru juga mendirikan laboratorium lapangan di Jayapura, Papua
untuk pengembangan nyamuk malaria.
Selama 30 tahun beroperasi di Indonesia, tak ada transparansi kinerja mereka.
Namru bersikap tertutup. Bahkan, pejabat negara yang berwenang (Meskes)
terkesan sulit mendapat informasi terkait kerja Namru. Munarman menjelaskan,
saat mengunjungi kantor Namru yang terletak di Percetakan Negara Jakarta Pusat,
Menkes sempat tertahan 15 menit di pintu gerbang, memang pada akhirnya boleh
masuk. Tapi Menkes hanya diantar untuk melihat-lihat gudang, ujar Munarman.
Coba, apakah ini bukan pelecehan terhadap pejabat yang mewakili rakyat yang
memiliki negara ini?
Uniknya, selama konperensi pers di MER-C, ada kejadian kecil yang semakin
menunjukkan arogansi Amerika. Saat konperensi berlangusng sekitar 15 menit,
datang empat orang tamu tak diundang. Satu orang berkulit putih (bule), satu
kulit hitam tinggi (seperti negro Amerika), dan dua orang perempuan pribumi
berkulit coklat.
Tanpa permisi mereka langsung masuk dan nimbrung acara. Tentu saja ini
mengherankan penerima tamu. Dengan iktikad baik, penerima tamu mempersilakan
tamu tersebut untuk mengisi daftar tamu. Tapi mereka menggeleng. Dengan
terkesan tanpa salah, mereka mengikuti acara konpers.
Selanjutnya, tanpa ijin panitia konpers, dua perempuan yang bersama mereka,
membagikan-bagikan seberkas kertas ke para wartawan yang sedang asyik
mendengarkan penjelasan Jose dan Munarman. Tingkah laku mereka tentu saja
membuat gerah Munarman. Kebetulan mantan Ketua KontraS itu tahu, tamu-tamu tak
diundang itu berasal dari kedutaaan Amerika Serikat. Tak ayal, menyadari ada
yang tidak beres, Munarman langsung menyuruh mereka pergi. Pergi kalian, out!
out! siapa yang menyuruh kalian ke sini? Kami tidak mengundang kalian ke sini.
Pergi!
Munarman pun tak segan menuding dua perempuan yang ikut mereka sebagai
pengkhianat bangsa.
Empat tamu langsung keluar. Wartawan yang tertarik kejadian tersebut, langsung
mengikuti mereka. Di depan pintu Gedung MER-C mereka pun diwawancarai. Hampir
saja Munarman mengusir kembali mereka ke luar areal Gedung MER-C, kalau tidak
dicegah dr. Joserizal Jurnalis. Biarkan saja, ujarnya sembari meneruskan
konperensi persnya. (ajm)
____________________________________________________________________________________
Be a better friend, newshound, and
know-it-all with Yahoo! Mobile. Try it now.
http://mobile.yahoo.com/;_ylt=Ahu06i62sR8HDtDypao8Wcj9tAcJ
[Non-text portions of this message have been removed]
------------------------------------
***************************************************************************
Berdikusi dg Santun & Elegan, dg Semangat Persahabatan. Menuju Indonesia yg
Lebih Baik, in Commonality & Shared Destiny.
http://groups.yahoo.com/group/ppiindia
***************************************************************************
__________________________________________________________________________
Mohon Perhatian:
1. Harap tdk. memposting/reply yg menyinggung SARA (kecuali sbg otokritik)
2. Pesan yg akan direply harap dihapus, kecuali yg akan dikomentari.
3. Reading only, http://ppi-india.blogspot.com
4. Satu email perhari: [EMAIL PROTECTED]
5. No-email/web only: [EMAIL PROTECTED]
6. kembali menerima email: [EMAIL PROTECTED]
Yahoo! Groups Links
<*> To visit your group on the web, go to:
http://groups.yahoo.com/group/ppiindia/
<*> Your email settings:
Individual Email | Traditional
<*> To change settings online go to:
http://groups.yahoo.com/group/ppiindia/join
(Yahoo! ID required)
<*> To change settings via email:
mailto:[EMAIL PROTECTED]
mailto:[EMAIL PROTECTED]
<*> To unsubscribe from this group, send an email to:
[EMAIL PROTECTED]
<*> Your use of Yahoo! Groups is subject to:
http://docs.yahoo.com/info/terms/