> sampeyan ini baru 5th murtadin udh lemah daya tangkapnya.
> udh di ksh tau, muslim ndak ada yg mengimani kitab injil barnabas
> apalagi kitab injil matius cs, keluaran, kejadian dll. Jadi buat apa
> saya mengulas kitab-kitab tsb? untungnya apa ya? kaya' orang ga py
> kerjaan aza. Terserah sampeyan mau percaya barnabas itu injil palsu,
> mau percaya matius, lukas cs, itu urusane sampeyan dewek.
> Yang jd urusan muslim itu ya spt kelakuan penginjil & misionaris jadul
> & kolot yg hobi ngutip, motong-motong ayat AlQuran & hadist lalu
> ditafsirkan sesuai doktrin gereja supaya menjerat umat agama lain mau
> gabung jd domba-domba linglung :)
> lha itu baru jd urusan saya!


Terus artinya QS 3:3 dan QS 19:30 apa?
Ayat tersebut untuk Injil, Taurat dan Quaran yang mana?
Apakah cocok jika ayat tersebut diimplementasikan pada Injil dan Taurat manapun.
Taurat dan Injil bukanlah kitab yang turun dari langit, melainkan tulisan 
manusia.
Inilah sebuah kejujuran yang patut dihargai, karena Meskipun tulisan manusia, 
kitab tersebut 
mngungkapkan fakta kebenaran Allah. Kalaupun ada kesalahan, masih bisa 
dimaklumi karena penulisnya 
juga manusia yang memiliki kemungkinan ketidaksempurnaan. Namun semestinya 
karya Allah adalah 
sempurna adanya karena Allah adalah sempurna. Banyak ketidak sempurnaan yang 
lain yang bisa diungkap
apabila anda memerlukannya.
Agama itu adalah pilihan hidup seseorang. Bagi saya, karena kehidupan 
setelah kematian merupakan hal terpenting, karena menyangkut penderitaan 
yang tiada akhir atau damai sejahtera yang tiada akhir. Oleh karenanya perlu 
dipertimbangkan dengan akal sehat, mengkritisi Kitab sendiri ataupun Kitab lain 
secara obyektif dengan tujuan supaya jangan menyesal dikemudian hari. 
Bukankah sesal kemudian tidaklah berguna. Kalau dalam prosesnya saya merasa 
perlu 
memilih Yesus sebagai Juru Selamat, itu adalah konsekuensi yang harus diambil 
setelah 
mempertimbangkan baik dan buruknya berbagai pertimbangan yang ada.
Kalau dalam tataran argumentasi, setiap orang perlu bertukar pendapat untuk 
bisa 
mendapatkan pemahaman yang benar; bukan dengan memaksakan kehendak seperti yang 
dialami
oleh kaum Ahmadiyah saat ini.
Pemaksaan kehendak itu merupakan tindakan yang keji bagi umat manusia manapun.
Bagiku, kalau ada yang percaya ya terserah yang mengimaninya; asalkan semuanya 
berlangsung
dengan sukarela. Tidak seperti preman kampungan yang memaksa kaum Ahmadiyah 
untuk mengubah 
keyakinannya.

> khan udh saya buktikan kedustaan sampeyan di sini, ternyata tulisan
> sampeyan ndak lebih sebuah kebohongan dan dusta ala misionaris jadul haha
> membuktikan ketuhanan Yesus menggunakan AlQuran, ga tau maluu tuh,
> pdhl ayat2 bible membantah ketuhanan Yesus.
> Toh sampai detik ini, sampeyan yg murtadin br 5th ini belum sanggup
> menyanggah balik dalil2 ayat alkitab yg saya tulis di sini. Bahkan
> sampeyan tdk sanggup membuktikan ayat alkitab yg mengatakan bahwa
> Yesus mengajarkan ketuhanan dirinya sendiri kpd umatnya. Lalu siapa yg
> mengajarkan ketuhanan Yesus kpd sampeyan? knp bukan Yesus sendiri yg
> mengajarkan kpd sampeyan, hayooo mikir donk!


Saya sudah sebutin ayat-ayat yang berkaitan dengan Ketuhanan Yesus, namun 
sepertinya 
anda tidak membaca / pura pura tidak tahu. Sudah menjadi kewajiban saya untuk 
menjawab pertanyaan 
tentang keKristenan, karena keKristenan itu wajib diceritakan tanpa harus 
memaksakan kehendak; 
apalagi kalau ada pertanyaan.
Ini saya tunjukan sekali lagi :
Yoh 1:1. Pada mulanya adalah Firman; Firman itu bersama-sama dengan Allah dan 
Firman itu adalah Allah. 
Yoh 1:2 Ia pada mulanya bersama-sama dengan Allah.
Yoh 1:14 Firman itu telah menjadi manusia, dan diam di antara kita, dan kita 
telah melihat kemuliaan-Nya, 
yaitu kemuliaan yang diberikan kepada-Nya sebagai Anak Tunggal Bapa, penuh 
kasih karunia dan kebenaran. 
Mat 16:16 Maka jawab Simon Petrus: "Engkau adalah Mesias, Anak Allah yang 
hidup!" 
Mat 16:17 Kata Yesus kepadanya: "Berbahagialah engkau Simon bin Yunus sebab 
bukan manusia yang menyatakan itu kepadamu, melainkan Bapa-Ku yang di sorga. 
Mat 16:18 Dan Akupun berkata kepadamu: Engkau adalah Petrus dan di atas batu 
karang ini Aku akan mendirikan jemaat-Ku dan alam maut tidak akan menguasainya. 
Mat 16:19 Kepadamu akan Kuberikan kunci Kerajaan Sorga. Apa yang kauikat di 
dunia ini akan terikat di sorga dan apa yang kaulepaskan di dunia ini akan 
terlepas di sorga." 

Mat 28:18 Yesus mendekati mereka dan berkata: "Kepada-Ku telah diberikan segala 
kuasa di sorga dan di bumi. 
Mat 28:19 Karena itu pergilah, jadikanlah semua bangsa murid-Ku dan baptislah 
mereka dalam nama Bapa dan Anak dan Roh Kudus, 
Mat 28:20 dan ajarlah mereka melakukan segala sesuatu yang telah Kuperintahkan 
kepadamu. Dan ketahuilah, Aku menyertai kamu senantiasa sampai kepada akhir 
zaman."

Yoh 17:21 supaya mereka semua menjadi satu, sama seperti Engkau, ya Bapa, di 
dalam Aku dan Aku di dalam Engkau, 
agar mereka juga di dalam Kita, supaya dunia percaya, bahwa Engkaulah yang 
telah mengutus Aku. 
Yoh 17:22 Dan Aku telah memberikan kepada mereka kemuliaan, yang Engkau berikan 
kepada-Ku, supaya mereka menjadi 
satu, sama seperti Kita adalah satu: 
Yohanes 1:1-14 termasuk Yohanes 17:22 sudah menjawab bahwasannya Yesus = 
Allah=Firman Allah= Anak Tunggal Bapa

> mana ada Tuhan yg berdoa, "Bapa, ampunilah mereka..." haha
> lho koq berdoanya kpd Tuhan? lho ada Tuhan berdoa kpd Tuhan? ajaib
> awake peno!
> emang susah debat ma manusia primitif penyembah roh & penyembah
> manusia dari jaman jadul tea, ga nyambung-nyambung :)


Saya bisa memahami kalau anda tidak paham dengan Allah Tritunggal, 
memang betul tidak semua orang percaya mengenai Allah Tritunggal.
Ayatnya sebagai berikut :
Yoh 20:28 Tomas menjawab Dia: "Ya Tuhanku dan Allahku!" 
Yoh 20:29 Kata Yesus kepadanya: "Karena engkau telah melihat Aku, maka engkau 
percaya. 
Berbahagialah mereka yang tidak melihat, namun percaya." 
Allah adalah Roh, ayatnya adalah sebagai berikut :
Yoh 4:24 Allah itu Roh dan barangsiapa menyembah Dia, harus menyembah-Nya dalam 
roh dan kebenaran." 
Memang susah debat dengan kaum non intelektual, karena hanya bisa mengumpat dan 
menghina tanpa dasar, 
tanpa mampu berargumentasi. Mana dong kehebatannya? Sebagai intelktual, bisa 
enggak tuh urusin kaum Ahmadiyah;
jangan kayak preman kampungan yang hanya bisa maksakan kehendak.
Salam
Ardi


      
____________________________________________________________________________________
Be a better friend, newshound, and 
know-it-all with Yahoo! Mobile.  Try it now.  
http://mobile.yahoo.com/;_ylt=Ahu06i62sR8HDtDypao8Wcj9tAcJ

[Non-text portions of this message have been removed]

Kirim email ke