aag juga suka posting yg enggak2.. aag = arek anti gusdur... salam, ananto
On 4/27/08, wonokairun2008 <[EMAIL PROTECTED]> wrote: > > 'abg' buka suara niy! > abg = anak buah gusdur > > --- In [email protected] <ppiindia%40yahoogroups.com>, Ananto > <[EMAIL PROTECTED]> wrote: > > > > sekali lagi diposting... > > > > Gus Dur Tak Bisa Hadiri Undangan Pemerintah Israel > > > > > > > > *Jakarta, gusdur.net* > > Presiden Israel Shimon Peres mengundang mantan Presiden KH > Abdurrahman Wahid > > (Gus Dur) dalam perayaan 60 tahun Negara Israel di Yerusalem. > > > > Dalam suratnya, Peres mengundang Gus Dur sebagai tamu khusus dan > narasumber > > dalam konferensi yang diselenggarakan Kantor Presiden Israel > bertajuk *Facing > > Tomorrow*. Konferensi ini digelar di Yerusalem dari 13-15 Mei 2008. > > > > "Saya tidak ragu bahwa Anda adalah orang yang memiliki visi. Kami sangat > > menanti partisipasi Anda dalam konferensi ini," kata Simon Peres > dalam surat > > resminya kepada Gus Dur pertanggal 6 Januari 2008. > > > > Menurut Peres beberapa tokoh dunia sudah menyatakan kesediaannya > akan hadir. > > Seperti diberitakan *Associated Press* tokoh-tokoh yang dijadwalkan > hadir > > adalah, Presiden AS, George W.Bush, Barbra Streisand, Tony Blair, > Mikhail > > Gorbachev dan raja media, Rupert Murdoch. Termasuk diplomat AS > kawakan Henry > > Kissinger, peraih Nobel, Elie Wiesel, mantan Presiden Cekoslovakia > Vaclev > > Havel, Profesor Harvard Alan Dershowitz, pendiri Google Sergey Brinn, > > pendiri Facebook Markus Zuckerman, pimpinan Tata Group India Ratan Tata. > > Jutawan AS Sheldon Adelson. > > > > Gus Dur adalah satu-satunya undangan dari negara yang tidak memiliki > > hubungan diplomatik dengan Israel. > > > > Namun Gus Dur tidak bisa memenuhi undangan Presiden Israel tersebut. > > Alasannya karena pada 4 Mei 2008, ia harus bertolak ke Amerika Serikat. > > Dijadwalkan, Gus Dur akan menghadiri upacara penyerahan penghargaan dari > > salah satu organisasi non pemerintah di Negri Paman Sam itu. (GF) > > > > > > http://www.gusdur.net/indonesia/index.php?option=com_content&task=view&id=2807&Itemid=1 > > > > > > > > On 4/25/08, Satrio Arismunandar <[EMAIL PROTECTED]> wrote: > > > > > > Rencana itu "sungguh-sungguh memalukan." > > > Rencana mantan Presiden Republik Indonesia Abdurrahman Wahid untuk > > > menghadiri perayaan 60 tahun berdirinya negara Zionis Israel, > bulan Mei > > > mendatang, dikritik oleh tokoh pejuang kemerdekaan Palestina, Dr > Musa Abu > > > Marzuq. > > > > > > Ditemui oleh Hidayatullah. com di kantornya di Damaskus beberapa > jam yang > > > lalu, Abu Marzuq, yang menjabat Wakil Kepala Biro Politik Hamas > (Gerakan > > > Perlawanan Islam untuk Kemerdekaan Palestina) menyebut rencana itu, > > > "sungguh-sungguh memalukan." > > > > > > Menurut Abu Marzuq, merayakan 60 tahun berdirinya Zionis Israel sama > > > halnya merayakan pembantaian, pengusiran, perusakan kebun-kebun dan > > > penjajahan atas rakyat Palestina dan Masjidil Aqsa. > > > > > > "Bagaimana mungkin seorang Muslim seperti Abdurrahman Wahid tega ikut > > > serta merayakan kezaliman atas saudara-saudara Muslimnya sendiri?" > tukasnya. > > > > > > Menurut Abu Marzuq, kalau Presiden AS George Bush menghadiri perayaan > > > seperti itu, dirinya masih bisa memahami, tapi kalau seorang bekas > presiden > > > dari sebuah bangsa Muslim terbesar di dunia yang melakukannya, > "sungguh > > > memalukan." > > > > > > Dr Musa menyarankan kepada tokoh-tokoh Indonesia untuk datang sendiri > > > melihat keadaan saudara-saudaranya di Gaza. > > > > > > "Sudah berbulan-bulan, 1,5 juta saudara-saudara Anda, terutama > anak-anak, > > > saat ini hidup tanpa bahan bakar, tanpa obat-obatan dan makanan > yang sangat > > > terbatas karena diblokade oleh Zionis Israel," jelasnya. > > > > > > Namun, Abu Marzuq mengingatkan, bahwa Israel tidak mungkin > memberikan izin > > > kepada siapapun untuk menyaksikan kekejaman mereka atas para > penduduk Gaza. > > > > > > "Minggu lalu, bekas (Presiden AS Jimmy) Carter juga dilarang > Israel masuk > > > ke Gaza," katanya. > > > > > > Karena masuk ke Gaza tidak mungkin, saat ini, ia menyarankan para > tokoh > > > Muslim Indonesia agar mengunjungi para pengungsi Palestina di > Yordania, > > > Mesir dan Suria. "Ada 6 juta saudara-saudara Anda bangsa Palestina > yang > > > sekarang diusir oleh Zionis Israel dan terpaksa hidup di > pengungsian, " > > > katanya. > > > > > > Menanggapi langkah-langkah pemerintah Otoritas Palestina di bawah > Mahmud > > > Abbas yang menambah terus jumlah "duta besar" Palestina di > berbagai negara, > > > Abu Marzuq mengatakan, bahwa dirinya tak merasa ada masalah dengan > itu. > > > > > > Sejak sepuluh tahun silam, sudah lebih dari seratus negara yang > memiliki > > > duta besar atau perwakilan PLO. "Yang terpenting," kata Abu > Marzuq, "para > > > duta besar itu bekerja untuk kepentingan kemerdekaan dan kesejahteraan > > > bangsa Palestina. Jangan sampai mereka memperkeruh suasana dengan > > > menjelek-jelekkan kelompok tertentu yang mengakibatkan lemahnya > persatuan > > > bangsa Palestina." > > > > > > Ketika berkunjung ke Indonesia beberapa bulan silam, Presiden Otoritas > > > Palestina Mahmud Abbas di depan tokoh-tokoh Indonesia menyebut > Hamas sebagai > > > "kriminal". Namun Abu Marzuq enggan menanggapi pernyataan-pernyata > an yang > > > bernada kampanye hitam itu. > > > > > > Menurutnya, apapun yang dikatakan oleh Mahmud Abbas tentang Hamas, > tidak > > > akan banyak pengaruhnya bagi kepentingan Palestina. > > > > > > "Sebab dunia sudah bisa menyaksikan, " ujarnya, "siapa yang > benar-benar > > > bekerja untuk kemerdekaan Palestina, dan siapa yang hanya bikin > masalah." > > > > > > Menurut Abu Marzuq, saat ini ada upaya keras untuk membangun citra, > > > seakan-akan Gaza di bawah Hamas adalah Korea Utara yang > kacau-balau dan > > > pemerintahnya salah urus. Sedangkan Tepi Barat adalah Korea > Selatan yang > > > modern dan kaya raya. > > > > > > "Tapi kami ingin menyampaikan, bahwa prioritas pekerjaan kami adalah > > > rekonsiliasi rakyat Palestina, keselamatan mereka dan dikembalikannya > > > hak-hak mereka di manapun mereka berada," kata Abu Marzuq. > > > > > > Sejauh ini Mahmud Abbas telah melakukan pertemuan dengan Perdana > Menteri > > > Zionis Israel Ehud Olmert sebanyak 51 kali. "Hasilnya bukan saja > nol, malah > > > semakin buruk," simpul Abu Marzuq. > > > > > > Dr Musa Abu Marzuq lahir di Gaza tahun 1951. Setelah menyelesaikan > > > kesarjanaan tekniknya di Universitas Ayn Syams, Kairo ia bekerja > di bidang > > > industri di Uni Emirat sampai tahun 1981. Sepuluh tahun kemudian ia > > > menyelesaikan studi S-3 di Amerika Serikat. > > > > > > Di Biro Politik Hamas (Harakah Muqawwamah Al-Islamiyah) , Abu Marzuq > > > adalah wakil dari Khalid Misy'al yang pernah diwawancarai majalah > Suara > > > Hidayatullah, edisi September 2006.[Dzikrullah, Khadijah, dan > Kaisya Fatina > > > (fotojurnalis) dari Damaskus/www. hidayatullah. com] > > > > > > ================================== > > > > > > Satrio Arismunandar > > > Executive Producer > > > News Division, Trans TV, Lantai 3 > > > Jl. Kapten P. Tendean Kav. 12 - 14 A, Jakarta 12790 > > > Phone: 7917-7000, 7918-4544 ext. 4023, Fax: 79184558, 79184627 > > > > > > http://satrioarismunandar6.blogspot.com > > > http://satrioarismunandar.multiply.com > > > > > > "Perjuangan seorang mukmin sejati tidak akan berhenti, kecuali kedua > > > telapak kakinya telah menginjak pintu surga." (Imam Ahmad bin Hanbal) > > > > > > __________________________________________________________ > > > Be a better friend, newshound, and > > > know-it-all with Yahoo! Mobile. Try it now. > > > http://mobile.yahoo.com/;_ylt=Ahu06i62sR8HDtDypao8Wcj9tAcJ > > > > > > [Non-text portions of this message have been removed] > > > > > > > > > > > > > > > [Non-text portions of this message have been removed] > > > > > [Non-text portions of this message have been removed]

