tak akan pernah ada lagi puisi seperti ini, yang tak jenuh-jenuh menampung segenap air mata, sebab pernah kami menangis bersama saat menuliskan satu-satunya kata yang kususun huruf demi hurufnya
tak akan pernah ada lagi puisi seperti ini yang ikhlas menyimpulkan seluruh sepi sepi yang alangkah kerasnya bertahan, mengisi penuh seluruh kosong semesta hati menjelajah ke semua arah berbatas entah, menjadi mula seluruh suara yang kini mengkhianatinya Tak akan da Lagi puisi Seperti ini Yang menceritakan untaian kisah demi kisah kita tersusun secara runtut gambar-gambar lalu kita Tertuang dalam untaian kata yang memilukan hanya menampilkan kecengengan kita bertarung dengan nasib Kini saatnya ku mulai menulis sebuah kisah baru Dengan sedikit sayap harapan membawaku ku ke alam nyata Telah KUbunuh secera perlahan Hasrat yang terpendam Itu Semua karena perkara yang kau buat, karena kau tikam mati hati yang sangat menggebu memberi cinta Depok, 30 April 2008 http://coretanpena-erwin.blogspot.com/2008/04/tak-akan-ada-lagi-puisi-seperti-ini.html -- Best Regard Erwin Arianto,SE エルイン アリアント (内部監査事務局) ------------------------------------- SINCERITY, SPEED, INOVATION & INDEPENDENCY [Non-text portions of this message have been removed]

