http://www.kompas.com/index.php/read/xml/2008/04/30/18224527/harga.cpo.naik.penjualan.indofood.tembus.rp.885.t
Harga CPO Naik, Penjualan Indofood Tembus Rp 8,85 T
JAKARTA, RABU - PT Indofood Sukses Makmur Tbk (Indofood) membukukan penjualan 
bersih konsolidasi sebesar Rp 8,85 triliun pada kwartal pertama 2008 ini. 
Dengan perolehan ini, maka tingkat kenaikan penjualannya meningkat sebesar 51,7 
persen dibandingkan kwartal sama tahun lalu.
Dalam keterangan kinerja Indofood yang diterima PersdaNetwork di Jakarta, Rabu 
(30/4), peningkatan sebesar 51,7 persen ini termasuk kinerja PT PP London 
Sumatera Indonesia Tbk. Pada kwartal sama 2007, penjualan bersih Indofood 
mencapai 5,83 triliun.

Dengan prestasi tersebut, CEO Indofood Anthoni Salim menyatakan kepuasannya. 
"Kami cukup puas, Indofood berhasil melewati tantangan dan tetap mempertahankan 
kepemimpinan di pasar dan memberikan kinerja yang baik," kata Anthoni.
Kelompok usaha strategis produk makanan bermerk yang terdiri dari mie instan, 
bumbu penyedap makanan, makanan ringan, nutrisi dan makanan khusus, mencatat 
pertumbuhan total penjualan sebesar 28,7 persen. Sedangkan grup Bogasari, grup 
agribisnis dan grup distribusi masing-masing mencatat pertumbuhan total sebesar 
38,6 persen, 146,2 persen dan 29,7 persen.
Dengan kinerja tersebut, maka laba kotor Indofood pun meningkat tajam yaitu 
88,7 persen manjadi Rp 2,36 triliun. Diakui Anthoni, peningkatan tajam ini 
terjadi pada grup agribisnis seiring dengan kenaikan harga CPO. Margin laba 
kotor Indofood juga mengalami kenaikan menjadi 26,6 persen dari 21,4 persen. 
Laba usaha meningkat tajam sebesar 164 persen menjadi 1,25 triliun dan margin 
laba usaha naik menjadi 14,2 persen.
Laba bersih Indofood tercatat sebesar 382,93 miliar naik dari Rp 177,31 miliar. 
Sedangkan core profit meningkat dari 150,58 miliar menjadi Rp 395,82 miliar. 
Anthoni memperkirakan pada waktu-waktu ke depan akan semakin banyak tantangan, 
karena untuk meningkatkan kepercayaan para konsumen Indofood akan terus 
menjamin kelangsungan bahan baku utama dan secara terus menerus memperbaiki 
efisiensi biaya guna menghasilkan produk berkualitas dengan harga terjangkau 
bagi masyarakat Indonesia. (PersdaNetwork/Hendra Gunawan)


      
____________________________________________________________________________________
Be a better friend, newshound, and 
know-it-all with Yahoo! Mobile.  Try it now.  
http://mobile.yahoo.com/;_ylt=Ahu06i62sR8HDtDypao8Wcj9tAcJ

[Non-text portions of this message have been removed]

Kirim email ke