SUARA PEMBARUAN DAILY ---------------------------------------------------------------------- ----------
Tiga Kelompok Garong Beroperasi di Bandara [TANGERANG] Dua pelaku tindak kejahatan dan kekerasan yang kerap mencuri barang-barang penumpang dan mencongkel mobil-mobil yang di parkir di area Bandara Soekarno-Hatta ditembak kakinya ketika berusaha melarikan diri saat ditangkap. "Petugas kami terpaksa melumpuhkan dua orang tersangka pencongkel mobil di parkir terminal bandara karena saat akan dibekuk berusaha melawan dan melarikan diri,'' kata Kapolres Metro Bandara Soekarno-Hatta, Komisaris Besar Guntur Setayanto di Tangerang, Selasa (29/4) sore. Dua pelaku itu, SM (27) dan SR (30) sudah lama menjadi target polisi karena sering mencongkel mobil di area parkir bersama dua orang teman yakni TM (25) dan SR (28). Dari tangan tersangka, petugas menyita barang bukti berupa DVD player, handy cam dan satu unit laptop serta mobil Daihatsu Taruna yang disewa pelaku untuk menjalankan aksinya. Menurut Guntur, ada tiga kelompok penjahat yang biasa beraksi di bandara. Pertama, kelompok Palembang Grup Cengkareng. Modus kejahatan mereka adalah mencongkel pintu mobil dengan besi berbentuk huruf T, yang ujungnya diruncingkan. Pelaku ini biasa menggasak isi mobil. Kedua, kelompok Palembang Grup Bekasi Timur. Mereka beraksi dengan menggeser tas penumpang pesawat lalu mencurinya. Yang jadi sasaran biasanya penumpang yang sedang salat atau ke kamar kecil. Ketiga, adalah kelompok Sunda Indramayu. Mereka biasa beraksi di Terminal 1 Bandara Soekarno-Hatta. Modusnya berpura-pura jadi penumpang bus Damri jurusan Bandara-Blok M dan Bandara-Gambir. "Pelaku menukar tas penumpang dengan tas yang dibawanya," kata Guntur. Kelompok ini terdiri atas tiga orang dan sudah ditahan Polres Metro bandara Soekarno-Hatta dalam operasi Berantas Jaya I sejak 14-28 April. Mereka adalah, NN (25) dan NS (26) dan JS (28). "Kami adakan operasi ini dengan tujuan untuk meningkatkan citra Bandara Soekarno-Hatta yang selama ini terkesan buruk," kata Guntur yang didampingi Kasat Reskrim Ajun Komisaris Taufik Hidayat. [132]

