*KOMENTAR TOKOH NASIONAL TENTANG SKB & AHMADIYAH*

*Forum Kyai Peduli Khittah Nahdatul Ulama*
Kiai-kiai sepuh yang tergabung dalam Forum Kyai  Peduli Khittah Nahdatul
Ulama 26 Cirebon menyatakan sikap menolak rekomendasi tersebut. Mereka
menyayangkan sikap Bakorpakem yang menyatakan ajaran Ahmadiyah.  sesat,
tanpa terlebih dulu mengetahui pengertian sesat menurut agama. "Nanti
jangan-jangan semua aliran Islam yang masih ada oleh Bakorpakem dinyatakan
sesat," ujar KH Syarif Usman Yahya*. (Tribun Timur.com, 24 April 2008)*

*Todung Mulya Lubis ( Pengacara Senior )*
Pernyataan yang menuding Ahmadiyah sesat adalah pernyataan arogan, Negara
tidak punya hak masuk domain pribadi. Kita akan melawan setiap pembubaran
organisasi.*(Detiknews.com, 04 Mei 2008)*

*Goenawan Muhamad (Redaktur Senior Tempo)*
SKB Ahmadiyah jangan dikeluarkan karena bertentangan dengan kebebasan
beragama . Jika Ahmadiyah dibubarkan , satu lagi bagian penting Negara
dikhianati(*Detiknews.com, 04 Mei 2008)*

*Amien Rais ( Mantan Ketua MPR RI/PP Muhamadiyah )*
"Ahmadiyah bukan gerakan politik. Beberapa stasiun televisi mereka di Eropa
hanya bicara tentang ajaran,Islam, akhlak, dan ekonomi.Di Pakistan mereka
tetap eksis. Mereka naik haji ke Mekkah dan Madinah,juga tetap salat lima
waktu. Bahkan setahu saya, banyak jenderal angkatan laut, darat, dan udara
di Pakistan orang Ahmadiyah.
Bahkan pemenang Nobel Fisika, Dr Abdussalam, juga orang Ahmadiyah. Jadi
mereka itu sekumpulan orang intelektual. Bahkan, kalau mau jujur, yang
menyiarkan agama Islam di Eropa, ya, orang-orang Ahmadiyah lewat stasiun
televisi dan stasiun radio.(*Majalah Tempo, 28 April 2008**1**)*

*Yudi Latif - Hasil Survey PSIK Paramadina*
Mayoritas warga menyatakan Ahmadiyah berhak hidup di Indonesia*(Kompas
online, 22 April 2008)*

*Ade Armando ( Mantan Wartawan Republika/ Pemred Majalah Madina)*
"Ahmadiyah itu sudah ada di Indonesia sejak 1920an. Pernahkah kita mendengar
mereka melakukan aksi kekerasan dan menyerang pihak lain? Tidak. Dan ini
bisa dijelaskan dengan merujuk pada salah satu dasar ajaran Ahmadiyah.
Mereka memang anti menggunakan kekerasan untuk memperjuangkan Islam. Istilah
jihad dalam komunitas Ahmadiyah dipercaya sebagai penyebaran ajaran dengan
cara dakwah dan persuasif. *(Majalah Madina)*

*Sobri Lubis ( Sekjen FPI )*
"Bunuh, bunuh, bunuh, BUNUH! PERANGI AHMADIYAH, BUNUH AHMADIYAH, BERSIHKAN
AHMADIYAH DARI INDONESIA! Ahmadiyah halal darahnya! Persetan HAM! Tai kucing
HAM! Allahu Akbar" *( Video Tablig Akbar, FUI,  Banjar , 14 Feb 2008)*

*Maftuh Basyuni ( Menteri Agama RI)*
Menag mengecam keras pelaku pembakaran Masjid Ahmadiyah. Dia menilai aksi
pembakaran tersebut adalah tindak kejahatan yang tidak mungkin dilakukan
oleh orang yang berakal sehat."Itu satu kejahatan yang harus dibasmi .

*( Media Indonesia, 30 April 2008)*
Tersangka Pembakar Mesjid Ahmadiyah Tidak Ditahan karena jaminan MUI*(Antara
News, 29 April 2008)*

*Hamka Haq ( Ketua Umum Baitul Muslimin Indonesia)*
Pelarangan dan aksi kekerasan atau ancaman terhadap jemaat Ahmadiyah
merupakan tindakan yang melanggar konstitusi. kontroversi soal Ahmadiyah
hanya merupakan perbedaan penafsiran,   tidak ada perbedaan keyakinan yang
prinsipil. Dia juga menyatakan Fatwa MUI yang melarang dan mengharamkan
Ahmadiyah dikatakannya tidak tepat.

*Mustofa Bisri ( Ketua PBNU)*
Jangan gunakan kekerasan pada Ahmadiyah* (NU Online, 22 April 2008)*

*Prof. Dr. Hamka, tidak asing lagi bagi masyarakat kita, seorang alim
terkemuka, berpengaruh dan termasuk orang yang menentang Ahmadiyah.*
Namun demikian Prof. Dr. Hamka "DIPAKSA" oleh hati nuraninya untuk berkata
dan menulis tentang KEBENARAN dan Jasa Ahmadiyah seperti berikut:

"Adapun Kaum Ahmadi (Ahmadiyah) dan Usahanya Menyebarkan Islam di benua
Eropa dan Amerika, dengan dasar ajaran mereka, faedahnya bagi Islam ada
juga. Mereka Menafsirkan Qur'an ke dalam bahasa-bahasanya yang hidup di
Eropa. Padahal di zaman 100 tahun yang lalu masih merata kepercayaan tidak
boleh menafsirkan Qur'an. Penafsiran Qur'an dari kedua golongan Ahmadiyah
itu membangkitkan minat bagi golongan yang Menginginkan Kebangkitan Ajaran
Muhammad kembali buat memperdalam selidiknya tentang Islam ... "*[Pelajaran
Agama Islam, hal. 199, cetakan pertama 1956, Penerbit Bulan Bintang]*

*Dr. H Abdul Karim Amarullah alias haji Rasul, ayahanda Dr. Hamka, salah
satu ulama terkemuka di negara kita pada zamannya*
Sekalipun memusuhi Ahmadiyah namun beliau TIDAK SEGAN MEMUJI DAN MENGAKUI
JASA DAN UPAYA Ahmadiyah meng-Islamkan kaum Keristen.
Beliau mengatakan dalam sebuah bukunya *[Al-Qaulush-Shahih hal. 149, Bukit
Tinggi, 1926]:*
"Di atas nama Islam dan kaum Muslimin sedunia kita memuji sungguh kepada
pergerakan Ghulam Ahmad tentang mereka banyak menarik kaum Nasrani
(Keristen) masuk agama Islam di tanah Hindustan dan lain- lain tempat ...

*Dalam Almanak Muhammadiyah hal. 42 tahun 1347 Hijriah;*
"Mubaligh-mubaligh Ahmadiyah telah bermukim di Barat sangat keras
mengembangkan agama Islam dan meratakan pengajarannya, begitullah
berangsur-angsur terus menerus yang datang pada kemudiannya, hingga di
antara mubaligh itu ada yang menuju pusatnya kaum Keristen di tanah Roma,
Italia dan hendak di-Islamkannya ...

*H. Agus Salim dan H.O.S Cokroaminoto*
"Kongres Serikat Islam 26-29 januari 1928 di Jogjakarta memperingati hari
S.I. 15 tahun. Sebagai dimaksudkan dahulu itu, diadakan juga Majelis Ulama
itu, tetapi Muhammadiyah tidak mau turut duduk di Majelis itu sebenarnya
Majelis S.I. adanya, jadi di luar organisasi ini, tidak mempunyai kekuasaan
apa-apa. Di Kongres itu dibicarakan juga tafsir Qur'an yang sedang
dikerjakan oleh Cokroaminoto. Dari penerbitan-penerbitan pertama,
ternyatalah bahwa tafsir itu didasarkan atas Tafsir Ahmadiyah. Lantran ini
timbullah dalam kalangan sendiri perlawanan yang keras. Salim menerangkan,
bahwa dari segala jenis tafsir Qur'an, yaitu dari kaum kuno, kaum
Muktazilah, ahli sufi dan golongan moderen (di antaranya Ahmadiyah, Wahabi
baru, dan kaum Theosofi), Tafsir Ahmadiyah-lah yang paling baik untuk
memberi kepuasan kepada pemuda-pemuda Indonesia yang terpelajar".

*[Mr. A.K. Pringgodigdo, Sejarah Pergerakkan-pergerakan Rakyat Indonesia,
1946, cetakan kelima, halaman 47, Penerbit Pustaka Rakyat]*

*Prof. Dr. Hasbullah Bakry; Seorang penulis terkenal, Ulama dan Guru Besar
Hukum Islam dan Perbandingan Agama.*
"Akhirulkalam kami berpendapat Ghulam Ahmad adalah ulama besar seperti ulama
besar lainnya sedangkan pengikutnya adalah umat Islam tanpa perlu diragukan
Islamnya, dan salah besar mereka yang menganggap kafir. Semoga Allah SWT.
menguatkan selanjutnya pendapat kami ini dengan menggerakkan para ulama
lainnya dalam membelanya, amin".*[Pedoman Islam di Indonesia, hal. 441,
cetakan ke lima 1990, Penerbit Universitas Indonesia, Press).*

*Ir. Soekarno (Presiden RI Pertama)*
"Ahmadiyah adalah besar pengaruhnya, juga di luar India. Ia bercabang di
mana-mana, ia menyebarkan banyak perpustakaannya ke mana-mana. sampai di
Eropa dan Amerika orang baca ia punya buku- buku, sampai di sana ia sebarkan
punya propagandis-propagandis.
Corak ia punya Sistem adalah memprogandakan Islam dengan cara apologetis,
yakni mempropagandakan Islam dengan mempertahankan Islam itu terhadap
serangan-serangan dunia Nasrani; mempropagandakan Islam dengan membuktikan
kebenaran Islam di hadapan kritikannya dunia Nasrani, ya ... Ahmadiyah
adalah salah satu faktor penting di dalam pembaharuan pengertian Islam di
India, dan satu faktor penting pula di dalam mempropagandakan Islam di benua
Eropa khususnya, di kalangan kaum intelektuil seluruh dunia umumnya.


-- 
regard,


Mirza






www.mumcentre.co.id
www.whiteshirt.co.cc
kankerpayudara.wordpress.com
www.friendster.com/wsstudio


[Non-text portions of this message have been removed]

Kirim email ke