Kerajaan Aru pernah dibumihanguskan pasukan dari Aceh
Kabar Indonesia. Satu Lagi Artefak Tua Ditemukan di Medan Oleh : Rizanul 26-Apr-2008, 01:32:12 WIB - [www.kabarindonesia.com] KabarIndonesia - Sebuah lagi artefak tua di temukan di sekitar kota Medan. Artefak tersebut ditemukan oleh beberapa arkeolog dalam dan luar negeri. Penemuan tersebut baru bisa dipastikan setelah sepuluh hari penggalian dan diungkapkan Kepala Balitbang Arkeologi Nasional, Tony Djubiantono, di Medan, Rabu (23/4/08) lalu. Artefak dimaksud, dikatakan Tony dan arkeolog dari Universitas Nasional Singapura, E Edward Mc Kinnon, berusia sekitar 700 tahun. artefak ini hampir semasa dengan artefak Kota Cina yang pernah ditemukan Edward di sekitar Belawan di tahun 1972. Edward sendiri menurut pengakuannya sudah menelusuri artefak baru ini sejak tahun 1971. di sana dia menemukan banyak serpihan keramik dari zaman dinasti sung. Menurutnya, keramik jenis itu umumnya beredar di abad ke 11 hingga 14. Melihat kenyataan itu, dia memperkirakan ada kesamaan waktu, atau paling tidak persinggungan waktu antara atrefak Kota Cina dengan artefak baru tersebut. Untuk sementara waktu nama dan lokasi situs baru ini belum diperjelas demi keamanan situs. Hal ini dianggap perlu mengingat kurang pedulinya pemerintah menjaga situs- situs peninggalan sejarah. Sejauh ini, Tony maupun Edward mengaku miris melihat kenyataan tersebut. Apalagi mereka menyaksikan sendiri betapa beberapa situs, semisal Benteng Putri Hijau, di kawasan Deli Tua hampir ludes di lumat pembangunan. Situs tersebut bahkan sudah hampir rata di ratakan alat berat yang dipergunakan pengembang daerah itu. Mengenai situs yang baru ditemukan Edward dan tim arkeologi lainnya yang sudah menggalinya memperkirakan ada kemungkinan akan ditemukannya sebuah candi. Hal mengingat adanya temuan berupa batu bata merah ukuran besar yang umumnya dipergunakan untuk membangun candi-candi di kawasan Sumatera. Untuk memastikan kebenaran dugaan tersebut, para arkeolog yang berhasil menggali beberapa plot galian, tengah mengupayakan pendanaan dari Unesco, lembaga PBB yang bertanggung jawab akan fakta sejarah dan kebudayaan. Diperkirakan dengan dana yang cukup bisa menggalinya lebih luas lagi di tahun depan. Diperkirakan kedua arkeolog tadi, selain mereka pada pengembangan penelitian artefak baru tersebut, juga akan terlibat fihak Balai Arkeologi Medan dan Universitas Boston dari Amerika. Luas situnya, diperkirakan akan mencapai 1.000 ha. Selain membuktikan adanya persinggungan sejarah lama kota Medan dengan masyarakat Cina, artefak ini juga memberikan gambaran tentang penaklukan kerajaan Aru, yang di masa itu menguasai kawasan sekitar Tanah Deli, oleh kerajaan dari Aceh. Fakta itu terbaca dari ditemukannya juga beberapa batu nisan tua yang umumnya ada di daerah Aceh di abad ke 14. mediacare http://www.mediacare.biz [Non-text portions of this message have been removed]

