> > > > 100 tahun Khilafat Ahmadiyah > > ( Fakta dan Sejarah ) > > > > Gonjang-ganjing Jemaah Ahmadiyah Indonesia sedang mencapai puncaknya > akhir-akhir ini; berbarengan dengan usia organisasi damai ini yang sedang > mencapai 100 tahun, juga bertepatan dengan 100 tahun Kebangkitan Nasional > Negara Kesatuan Republik Indonesia. Jemaah Ahmadiyah berada hampir di 190 > negara di dunia, termasuk sudah 83 tahun mereka berada di Indonesia. Di > Bulan Mei pada tahun ini, jemaah Ahmadiyah di seluruh dunia mensyukuri 100 > (27 Mei 1908 27 Mei 2008) tahun usia berdirinya Khilafat Akhir Zaman > yang di emban oleh komunitas paling sabar ini. Di dirikan oleh Hazrat Mirza > Ghulam Ahmad yang mengaku sebagai Al-Masih Mau'ud-Imam Mahdi-Isa Al-Masih > yang di janjikan, di nubuatkan oleh Nabi/Rasul yang paling mulia > seantero dunia Nabi Besar Muhammad Rosulullah SAW di 1400 tahun silam. > > Di tanggal 26 Mei 1908 Hazrat Mirza Ghulam Ahmad wafat, lalu sehari > kemudian, 27 Mei 1908 di teruskan oleh Khalifah ke satu Hazrat Hakim > Nuruddin, lalu kedua, ketiga, keempat dan sekarang komunitas kerohanian > ini di pimpin oleh Khalifah kelima Hazrat Masroor Ahmad. Komunikasi searah > di lakukan oleh pemimpinnya melalui saluran televisi (MTA- Muslim Televisi > Ahmadiyah) yang dapat di terima dengan jernih melalui teknologi murah antena > parabola di seluruh permukaan bumi, tidak tanggung-tanggung 24 jam penuh > tanpa iklan, mereka memancarkan siaran dengan menyewa 7 (tujuh) satelit di > luar angkasa sana, siapapun dapat melihat perkembangan komunitas ini yang > benar-benar memperlihatkan organisasi Islam yang sejuk, damai dan indah. Di > seluruh dunia komunitas Ahmadiyah mencapai kurang lebih 200 juta orang; > hampir sama dengan penduduk Indonesia. Negara yang paling banyak pengikut > ini ada di daerah asal Hazrat Bilal yaitu di belahan benua Afrika, > kemudian di benua Eropa, di antaranya negara Perancis, Inggris, Belanda, > Italia, German; di benua Eropa ini orang-orang berbondong-bondong mulai > melirik Islam yang *Rahmatan lil alamin*, di benua Amerika, juga kawasan > Arab tidak ketinggalan, lalu di benua Asia yang paling banyak berada di > India sendiri, kemudian Pakistan dan di Indonesia ada sekira 500 ribu. > > Dakwah Ahmadiyah di seluruh dunia adalah menyampaikan misi yang > disyariatkan kepada Yang Mulia Nabi Besar Muhammad Rosulullah SAW, yaitu > mencapai Kemenangan Islam di Akhir Zaman ini, lalu bagaimana Kemenangan > Islam yang di syiarkan oleh Ahmadiyah itu? Syiar Kemenangan Islam itu > bukanlah memenangkan dan merebut sebuah bangunan mesjid, sebidang tanah atau > harta benda. Kemenangan ini bukan melalui sebuah pertempuran yang > dimenangkan di laut, udara atau daratan. Kemenangan ini bukan melalui sebuah > peperangan diatas hamparan gurun Mesopotamia atau pegunungan Afghanistan. > Kemenangan ini bukan kemenangan melawan suatu kelompok tertentu. Bukan, sama > sekali bukan! Yang dimaksud dengan kemenangan Islam ini ialah menaklukkan > hati. Yaitu menaklukkan dan meyakinkan setiap orang agar ia sadar bahwa ia > mempunyai Khaliq Sang Pencipta, yang telah menciptakan orang tersebut supaya > menyembah Dia Sang Pencipta. > > Kemenangan ini ialah untuk melatih seseorang agar belajar tidak > mementingkan diri sendiri, agar belajar bermurah hati dan berbudi luhur, dan > melatih seseorang dengan cara-cara penuh dengan sifat maaf, penolong dan > kasih sayang. Bagi jemaah Ahmadiyah adalah suatu keberhasilan atau prestasi > jika seseorang telah belajar berkorban demi kepentingan orang lain (donor > darah, donor mata, dll), apabila seseorang telah merasa simpati kepada > orang miskin, kepada orang yang tidak mampu dan kepada orang sakit, apabila > seseorang telah belajar berkorban dan menolong orang lain siapapun di dunia > ini. Apabila ia mempunyai hasrat, ia hanya berhasrat untuk memohon > pengampunan dari Tuhannya. Inilah yang dimaksud dengan kemenangan Islam. > > Jemaah Ahmadiyah melakukan Jihad yang membawa pesan-pesan perdamaian. Jihad > atau peperangan mereka dilancarkan untuk kebaikan generasi yang akan > datang. Peperangan mereka dilancarkan untuk melawan ketamakkan dan sifat > mementingkan diri sendiri. Peperangan mereka dilancarkan untuk melawan > segala bentuk kekejaman, terrorisme dan kebodohan. Peperangan mereka > dilancarkan untuk melawan kemiskinan. Peperangan mereka semata-mata > dilancarkan melawan philosophy perang itu sendiri, perang melawan hawa nafsu > sendiri, dan peperangan ini dilancarkan untuk mencapai keunggulan > perdamaian. > > Jadi, prinsip Ahmadiyah, adalah kemenangan Islam saat ini hanya akan dapat > di capai bila di barengi kekuatan doa yang dapat menaklukkan hati manusia. > Inilah senjata Ahmadiyah yang tidak akan pernah dapat ditangkis. Jihad > mereka ialah satu-satunya jihad untuk menyebarkan pesan kecintaan dan kasih > sayang, untuk menciptakan sebuah revolusi rohani sebagaimana yang di ajarkan > dan dilakukan oleh Nabi Besar Muhammad Rasulullah SAW dan para sahabat > beliau, melalui contoh-contoh teladan mereka. Mereka telah menjadi contoh > hidup bagi ajaran Islam yang indah dan sangat menarik. Jika Islam berarti > damai, dan jika Islam membawa pesan kecintaan bagi segenap umat manusia, > maka Islam akan mampu memperlihatkan phenomena perdamaian dan kecintaan bagi > seluruh dunia. > > Siapa tak kenal dengan Sir Muhammad Zafrulah khan? Seorang pejabat > Pakistan, mantan Menteri Luar Negri, Ketua Majlis Umum PBB, Ketua Mahkamah > International yang dikenal oleh warga dunia, beliau adalah seorang Ahmadi. > Suatu kali seseorang bertanya kepada Chaudhry Muhammad Zafrullah Khan. > "*Chaudhry > Sahib, Anda telah mendapatkan kesuksesan dalam hidup Anda dan mendapat > begitu banyak Karunia dari Allah Ta'ala dalam hidup Anda. Dapatkah Anda > mengatakan kepada saya, apa rahasia dibalik semua itu?*". Tanpa ragu-ragu > dan berpikir panjang beliau langsung memberikan jawaban, "*Sebab selama > hidup saya, saya taat kepada Khalifah."* > Lalu siapa juga tak kenal, Prof DR. Abdussalam, ahli fisika, orang Islam > pertama di dunia yang meraih hadiah bergengsi peraih Nobel, beliau pun > penganut Ahmadiyah yang mukhlis. Di Indonesia siapa tak kenal Olich Solichin > juara tim badminton piala Thomas, beliau dari Tasikmalaya, latihannya di > sebuah Gedung Balai pertemuan di perempatan Nagarawangi. Lalu Arif Rahman > Hakim yang di kenal sebagai Pahlawan Ampera, dll, beliau-beliau ini orang > Ahmadi. > > Berkali-kali komunitas rohaniah Ahmadiyah menerangkan bahwa, kitab suci > komunitas Ahmadiyah bukanlah Tadkirah, tetapi Al-Quranul Karim 30 juz, 114 > surat, 6.666 ayat, itulah kitab pegangan yang paling utama mereka. Coba > lihat Al-Quran yang di cetak oleh DEPAG , yang biasa di bagikan ketika umat > Islam Indonesia pergi naik Haji, bacalah bagian bab "Terjemahan ke dalam > bahasa Barat", di situ tertera tulisan "*menggabungkan diri dengan > Ahmadiyah yang salah satu kegiatannya menterjemahkan Al-Quran, *". > Terjemahan Al Quran Suci dan tafsirnya di sebarkan ke berbagai bahasa di > dunia ketika dikomandoi oleh Khalifatul Masih Ahmadiyah kedua yaitu Hazrat > Bashirudin Mahmud Ahmad. > > Prof. Dr. Hamka, tidak asing lagi bagi masyarakat kita, seorang alim > terkemuka, berpengaruh dan termasuk orang yang tidak setuju kepada > Ahmadiyah. Namun demikian Prof. Dr. Hamka berkata dan menulis tentang Jasa > Ahmadiyah seperti berikut: "*Adapun Kaum Ahmadi (Ahmadiyah) dan Usahanya > Menyebarkan Islam di benua Eropa dan Amerika, dengan dasar ajaran mereka, > faedahnya bagi Islam ada juga. Mereka Menafsirkan Qur'an ke dalam > bahasa-bahasanya yang hidup di Eropa. Padahal di zaman 100 tahun yang lalu > masih merata kepercayaan tidak boleh menafsirkan Qur'an. Penafsiran Qur'an > dari kedua golongan Ahmadiyah itu membangkitkan minat bagi golongan yang > Menginginkan Kebangkitan Ajaran Muhammad kembali buat memperdalam selidiknya > tentang Islam ..*" [Pelajaran Agama Islam, hal. 199, cetakan pertama 1956, > Penerbit Bulan Bintang]. > > Dr. H Abdul Karim Amarullah alias haji Rasul, ayahanda Dr. Hamka, salah > satu ulama terkemuka di negara kita pada zamannya dan tidak sepaham dengan > Mubaligh Ahmadiyah di Sumatera Barat tahun 1925/1926. Sekalipun tidak setuju > Ahmadiyah namun beliau TIDAK SEGAN MEMUJI DAN MENGAKUI JASA DAN UPAYA > Ahmadiyah meng-Islamkan kaum Keristen. Beliau mengatakan dalam sebuah > bukunya [Al-Qaulush-Shahih hal. 149, Bukit Tinggi, 1926]: "*Di atas nama > Islam dan kaum Muslimin sedunia kita memuji sungguh kepada pergerakan Ghulam > Ahmad tentang mereka banyak menarik kaum Nasrani (Keristen) masuk agama > Islam di tanah Hindustan dan lain- lain tempat..*". Dalam Almanak > Muhammadiyah hal. 42 tahun 1347 Hijriah; "*Mubaligh-mubaligh Ahmadiyah > telah bermukim di Barat, sangat keras mengembangkan agama Islam dan > meratakan pengajarannya, begitullah berangsur-angsur terus menerus yang > datang pada kemudiannya, hingga di antara mubaligh itu ada yang menuju > pusatnya kaum Keristen di tanah Roma, Italia dan hendak di-Islamkannya ...". > * > > H. Agus Salim dan H.O.S Cokroaminoto *"Kongres Serikat Islam 26-29 januari > 1928 di Jogjakarta memperingati hari S.I. 15 tahun. Sebagai dimaksudkan > dahulu itu, diadakan juga Majelis Ulama itu, tetapi Muhammadiyah tidak mau > turut duduk di Majelis itu sebenarnya Majelis S.I. adanya, jadi di luar > organisasi ini, tidak mempunyai kekuasaan apa-apa. Di Kongres itu > dibicarakan juga tafsir Qur'an yang sedang dikerjakan oleh Cokroaminoto. > Dari penerbitan-penerbitan pertama, ternyatalah bahwa tafsir itu didasarkan > atas Tafsir Ahmadiyah. Lantaran ini timbullah dalam kalangan sendiri > perlawanan yang keras. Salim menerangkan, bahwa dari segala jenis tafsir > Qur'an, yaitu dari kaum kuno, kaum Muktazilah, ahli sufi dan golongan > moderen (di antaranya Ahmadiyah, Wahabi baru, dan kaum Theosofi), Tafsir > Ahmadiyah-lah yang paling baik untuk memberi kepuasan kepada pemuda-pemuda > Indonesia yang terpelajar*". [Mr. A.K. Pringgodigdo, Sejarah > Pergerakkan-pergerakan Rakyat Indonesia, 1946, cetakan kelima, halaman 47, > Penerbit Pustaka Rakyat] > > > > Prof. Dr. Hasbullah Bakry; Seorang penulis terkenal, Ulama dan Guru Besar > Hukum Islam dan Perbandingan Agama. "*Akhirulkalam kami berpendapat Ghulam > Ahmad adalah ulama besar, seperti ulama besar lainnya sedangkan pengikutnya > adalah umat Islam tanpa perlu diragukan Islamnya, dan salah besar mereka > yang menganggap kafir. Semoga Allah SWT. menguatkan selanjutnya pendapat > kami ini dengan menggerakkan para ulama lainnya dalam membelanya, > amin"*.[Pedoman > Islam di Indonesia, hal. 441, cetakan ke lima 1990, Penerbit Universitas > Indonesia, Press). > > Ir. Soekarno (Presiden RI Pertama) *"Ahmadiyah adalah besar pengaruhnya, > juga di luar India. Ia bercabang di mana-mana, ia menyebarkan banyak > perpustakaannya ke mana-mana. sampai di Eropa dan Amerika orang baca ia > punya buku- buku, sampai di sana ia sebarkan punya propagandis-propagandis. > Corak ia punya Sistem adalah memprogandakan Islam dengan cara apologetis, > yakni mempropagandakan Islam dengan mempertahankan Islam itu terhadap > serangan-serangan dunia Nasrani; mempropagandakan Islam dengan membuktikan > kebenaran Islam di hadapan kritikannya dunia Nasrani, ya ... Ahmadiyah > adalah salah satu faktor penting di dalam pembaharuan pengertian Islam di > India, dan satu faktor penting pula di dalam mempropagandakan Islam di benua > Eropa khususnya, di kalangan kaum intelektuil seluruh dunia umumnya."* [Di > bawah Bendera Revolusi hal. 388, 398, cetakan keempat, jilid pertama] > > Dan sekarang di tahun 2008, Televisi MTA menayangkan 3 orang negro dari > belahan benua Afrika mengumandangkan dengan penuh kedamaian " *La Ilaha > Ilallah, Muhamadun Rasulullah" " La Ilaha Ilallah, Muhamadun Rasulullah" " > La Ilaha Ilallah, Muhamadun Rasulullah"* > > Di seluruh belahan dunia, di manapun orang-orang Ahmadiyah berada > berkeyakinan dengan kuat , Tiada Tuhan selain Allah, dan yang tak dapat di > tawar lagi Muhammad adalah RosulNya. > > ** > > Penulis : > > Ahmad Nata > > Tinggal di Tasikmalaya >
[Non-text portions of this message have been removed] ------------------------------------ *************************************************************************** Berdikusi dg Santun & Elegan, dg Semangat Persahabatan. Menuju Indonesia yg Lebih Baik, in Commonality & Shared Destiny. http://groups.yahoo.com/group/ppiindia *************************************************************************** __________________________________________________________________________ Mohon Perhatian: 1. Harap tdk. memposting/reply yg menyinggung SARA (kecuali sbg otokritik) 2. Pesan yg akan direply harap dihapus, kecuali yg akan dikomentari. 3. Reading only, http://ppi-india.blogspot.com 4. Satu email perhari: [EMAIL PROTECTED] 5. No-email/web only: [EMAIL PROTECTED] 6. kembali menerima email: [EMAIL PROTECTED] Yahoo! Groups Links <*> To visit your group on the web, go to: http://groups.yahoo.com/group/ppiindia/ <*> Your email settings: Individual Email | Traditional <*> To change settings online go to: http://groups.yahoo.com/group/ppiindia/join (Yahoo! ID required) <*> To change settings via email: mailto:[EMAIL PROTECTED] mailto:[EMAIL PROTECTED] <*> To unsubscribe from this group, send an email to: [EMAIL PROTECTED] <*> Your use of Yahoo! Groups is subject to: http://docs.yahoo.com/info/terms/

