Marketing with heart
      Love Your Work Mon, 10 Sep 2007 14:31:00 WIB 
      Melakukan kegiatan marketing suatu brand atau product yang dilakukan dari 
masa ke masa mengalami perubahan yang signifikan dan sangat dinamis seiring 
dengan perkembangan teknologi.

      Dalam hal ini adalah perkembangan perangkat-perangkat yang memungkinkan 
suatu produk bisa dikemas dan dikomunikasikan sedemikan rupa sehingga 
didapatkan dampak yang maksimal dari sebuah komunikasi brand atau produk 
tersebut.

      Adapun perangkat pendukung seperti teknologi multi-media dan teknologi 
informasi berkembang dengan luar biasa canggihnya, sehingga memudahkan para 
desainer dan pelaku komunikasi produk bisa mengomunikasikannya secara optimal 
via komunikasi pemasaran dan kehumasan atau public relation.

      Ada pepatah bahwa 'Semua Kecap Pasti No.1'. Jadi mana yang benar-benar 
nomor satu?

      Kali ini kita akan coba mengulas Unilever FoodSolution, di mana kalau 
pertama kita dengar kata-kata Unilever, maka yang terbetik adalah produk-produk 
seperti sabun, pasta gigi, dan barang-barang konsumer lainnya

      Sangatlah belum teredukasinya masyarakat kalau Unilever juga berhubungan 
dengan makanan dan minuman. Maka dalam hal ini Unilever perlu bekerja keras dan 
bekerja cerdas untuk mulai menanamkan suatu persepsi bahwa Unilever juga 
pembuat produk-produk makanan-minuman seperti kecap cap Bango, margarin Blue 
Band, minuman Lipton dan masih banyak lagi lainnya.

      Adapun konsep marketing yang biasa dilakukan oleh Unilever, biasanya 
digabungkan dengan program-program kegiatan CSR (corporate social 
responsibility) di mana biasanya selalu didapatkan bahwa Unilever tidak pernah 
menjual produk secara langsung (direct selling) tetapi dikemas sedemikian rupa 
dengan dibumbui edukasi pasar yang matang.

      Unilever berhasil memasarkan produk melalui penciptaan kesehatan 
komunitas dan lingkungan, contohnya, Mau Mandi Sehat, Bebas Kuman..... Pakailah 
Lifebuoy.

      Pembelajaran

      Dalam hal FoodSolution, ternyata Unilever juga telah menyiapkan 
kemasan-kemasan yang cukup rapi seperti pembelajaran akan resep-resep makanan, 
atau demo masak yang diselingi dengan penggunaan kecap cap Bango, misalnya.

      Sebagai pemerhati bisnis dan praktisi pemasaran, maka kegiatan dan proses 
pemasaran yang dilakukan oleh Unilever sangatlah tepat karena produk-produk 
yang dihasilkan oleh Unilever boleh dibilang menguasai hajat hidup orang 
banyak, sehingga Unilever senantiasa dituntut untuk melakukan 'marketing with 
heart'  dengan content yang baik dan didasari pembelajaran publik untuk 
menjadikan suasana sehat dan hidup dengan pola yang baik sampai suasana 
experiental.

      Contoh lain yang sudah sangat berhasil, begitu mendengar atau memakai 
Sabun Lux maka yang dirasakan adalah sabunnya para bintang dan sabunnya 
aktris-aktris terkenal, sehingga didapatkan suasana pemakai sabun tersebut 
merasa secantik dan seindah para bintang. Harapan ini juga dibawa kepada 
produk-produk makanan dan minuman.

      Proses ini bukan proses satu malam, tetapi membutuhkan waktu dan 
konsistensi yang tinggi, untuk bisa mendapatkan hasil yang optimal dan 
kontinuitas yang tinggi yang pada akhirnya didapatkan revenue perusahaan yang 
sangat mantap dan berkesinambungan.

      Pada akhirnya, apabila kita melakukan marketing, branding dengan sepenuh 
hati, ditunjang dengan produk-produk yang sangat baik, dan dilakukan dengan 
program-program yang terus-menerus, maka pasti akan didapatkan hasil yang luar 
biasa.

      Apalagi kalau dilakukan inovasi-inovasi yang luar biasa dengan pencitraan 
produk tersebut, maka akan didapatkan suatu hasil yang sangat memuaskan baik 
bagi pelanggan maupun bagi para pemangku kepentingan di dalam perusahaan 
tersebut.

      Sebagai pemasar-pemasar ulung, tim Unilever telah menyiapkan gagasan yang 
luar biasa yang pada waktunya diluncurkan sehingga didapatkan sasaran yang 
tepat, bukan hanya sekali tembak, tetapi berkesinambungan walaupun banyak 
pesaing berlomba-lomba menyalip di tikungan.

      Selamat membaca ulasan ringkas ini. Semoga bermanfaat bagi para 
pemasar-pemasar kita dan menumbuhkan rasa ingin melakukan program-program 
'marketing with your heart".

      Dan apabila kita lakukan pada skala nasional, di mana para 
pemasar-pemasar kaliber nasional bisa memasarkan Indonesia secara utuh dan 
terintegrasi dengan program-program yang luar biasa, niscaya Indonesia akan 
maju.

      Selamat Mencoba.....

      Goenawan Loekito
      Pemerhati Bisnis dan Teknologi Informasi
      &
      Marketing Director Oracle Indonesia
     
     

      Sumber: Bisnis Indonesia
     



[Non-text portions of this message have been removed]

Kirim email ke