http://www.tniad.mil.id/news.php?id=2981
PANGDAM III/SILIWANGI MEMBUKA LOMBA BURUNG KICAU TINGKAT NASIONAL
Sebagaimana kita ketahui, bahwa hobby memelihara burung berkicau semakin meluas
di kalangan masyarakat. Kecenderungan ini nampaknya didorong karena adanya
fenomena zero population pada burung berkicau asli Indonesia, yang bukan tidak
mungkin dalam hitungan beberapa dekade ke depan banyak species burung berkicau
asli Indonesia yang akan punah. Salah satu alternatif dalam membantu
perkembangbiakan populasi burung berkicau tersebut adalah dengan memelihara
burung berkicau, yang sekaligus juga dapat menjadi salah satu sarana hiburan
positif karena ada nilai penyelamatan terhadap species unggas yang cantik ini.
Demikian dikatakan Pangdam III/Siliwangi, dalam sambutan tertulisnya yang
dibacakan Kasdam III/Siliwangi Brigadir Jenderal TNI Dahler Sjaiful Hasibuan
pada acara Pembukaan Lomba Burung Kicau Tingkat Nasional Dalam Rangka HUT Ke-62
Kodam III/Siliwangi Tahun 2008, bertempat di PT. PINDAD Persero Jl. Gatot
Subroto No. 517 Bandung, Minggu (18/5).
Menurut Pangdam III/Siliwangi, bila ditekuni secara sungguh-sungguh kegemaran
memelihara burung ternyata juga banyak memberikan keuntungan ekonomi yang
sangat menjanjikan. Ini menggambarkan bahwa kegiatan memelihara burung ternyata
tidak hanya sekedar bisa memberikan kepuasan bagi pemiliknya, akan tetapi juga
bisa memberikan peluang usaha yang bernilai ekonomis. Faktor-faktor di atas
kemudian menjadi unsur pendorong makin maraknya kegiatan hobby memelihara
burung, dan ini terbukti dari kerapnya digelar lomba burung berkicau yang
diselenggarakan sesuai kelas dan jenisnya oleh kelompok-kelompok pencinta
burung kicau asli Indonesia.
Kepada para pencinta burung tidak melakukan usaha ilegal untuk memburu atau
menangkap burung yang dilindungi pada habitat aslinya. Kegemaran memelihara
burung seharusnya hanya menggunakan hasil penangkaran, sehingga populasi burung
yang ada tetap terjaga. Ini tentunya perlu kesadaran dan kepedulian para
pencinta burung demi masa depan satwa dan lingkungan untuk kita wariskan kepada
para generasi berikutnya, harap Pangdam III/Siliwangi.
Pangdam III/Siliwangi berharap, agar para peserta dan juri benar-benar
menerapkan prinsip berlomba secara sportif, objektif, jujur, dan bebas KKN,
agar lomba ini dapat berlangsung dengan aman, tertib dan transparan, sehingga
tidak ada pihak-pihak yang merasa dirugikan karena kecurangan dalam perlombaan
maupun dalam penilaian.
Diakhir sambutannya, Pangdam III/Siliwangi menyampaikan terima kasih kepada PT.
Pindad, panitia, para peserta, sponsor dan semua pihak yang telah
berpartisipasi untuk menyukseskan lomba ini. Mudah-mudahan kerja sama ini bisa
menjadi stimulus untuk menggairahkan dan mensosialisasikan aktivitas
pemeliharaan burung sebagai bagian dari pelestarian lingkungan yang asri dan
nyaman, sekaligus menyerahkan Tropy kepada para juara. (Pendam 3/Dispenad/Gh)
[Non-text portions of this message have been removed]