Memang,talking is easy.
> PERTANYAAN:
>
> Apa yang diperkirakan menguntungkan bagi rakyat awam kebanyakan ketika
> Kwik Kian Gie menjadi menteri keuangan bveberapa tahun yang lalu?
>
>
> ----- Original Message -----
> From: Umar Said
> To: [email protected]
> Sent: Wednesday, May 21, 2008 11:40 PM
> Subject: [ppiindia] Kwik Kian Gie :Stop penipuan massal soal BBM !
>
>
> Tulisan ini juga disajikan dalam website
> http://kontak.club.fr/index.htm)
>
> STOP menyengsarakan rakyat
>
> dengan kenaikan harga BBM !
>
> Kritik yang tajam dari Kwik Kian Gie
>
> Berikut di bawah ini disajikan tulisan pakar ekonomi terkemuka yang juga
> mantan menteri Bappenas, Kwik Kian Gie, yang dengan cara dan bahasa
> sederhana mengungkapkan "kemarahannya" terhadap masalah kenaikan harga
> BBM,
> yang sekarang sedang menjadi masalah besar negeri kita . Isi tulisannnya
> ini, merupakan kritik yang keras sekali terhadap berbagai politik
> pemerintah
> mengenai harga minyak, sikap terhadap rakyat miskin, BLT, dan perusahaan
> minyak asing yang makin kaya dan negara Indonesia yang makin miskin.
>
> Dengan tajam sekali, dan dengan ungkapan-ungkapan yang "cespleng" ia
> bersuara lantang: ""stop penipuan massal" tentang harga BBM, dan
> "hentikan
> menyengsarakan rakyat". Sebagai salah satu di antara berbagai solusi
> yang
> pro rakyat untuk menghadapi keadaan ekonomi bangsa yang makin terpuruk
> ini,
> ia mengajukan tuntutan "Nasionalisasi perusahaan minyak asing di
> Indonesia".
>
> Jelas sekali bahwa isi tulisan Kwik Kian Gie ini mencerminkan pandangan
> atau
> hati nurani banyak sekali golongan dalam masyarakat di Indonesia
> mengenai
> berbagai persoalan sekitar kenaikan harga BBM. Semangat atau jiwa
> tulisannnya ini juga diemban oleh berbagai kalangan dan golongan yang
> tergabung Front Rakyat Menggugat, Front Pembebasan Nasional, Front
> Perjuangan Rakyat, serta banyak organisasi rakyat lainnya di Indonesia ,
> yang dewasa ini terus menerus melakukan perlawanan terhadap kenaikan
> harga
> BBM.
>
> Tulisan Kwik Kian Gie yang berjudul "Tidak ada subsidi BBM ! Itu
> penipuan
> massal untuk menguras uang rakyat" ini merupakan bahan tambahan yang
> penting
> untuk memperkaya argumentasi-argumentasi berbagai kalangan yang sudah
> diajukan dalam melawan kenaikan harga BBM. Singkatnya, tulisan ini juga
> memperkuat kebenaran aksi-aksi besar-besaran dari begitu banyak kalangan
> mahasiswa, pemuda, buruh, perempuan, dalam perjuangan bersama yang
> menggelora sekarang ini.
>
> A. Umar Said
>
> ====
>
> Tidak ada subsidi BBM !
>
> Itu penipuan massal untuk menguras uang rakyat
>
> Kwik Kian Gie:
>
> Tak ada subsidi BBM.
>
> Pemerintah mengambil minyak bumi milik rakyat secara gratis dengan biaya
> hanya US$ 10/barrel.
>
> Tapi karena hanya bisa menjualnya seharga US$ 77/barrel pemerintah
> merasa
> rugi jika harga minyak Internasional lebih dari harga itu.
>
> Tapi Indonesia kan Impor ?
>
> Kebutuhan Produksi Impor
> 1,2 juta 1 juta 0,2 juta
>
> . Indonesia tidak 100% impor!
>
> . Kebutuhan BBM Indonesia 1,2 juta bph.
>
> . Produksi 1 juta bph (dgn biaya < US$ 15/brl)
>
> . Harusnya impor hanya 0,2 juta bph dengan biaya Harga
> Internasional+US$15/barrel
>
> Apa hitungannya ?
>
> Biaya $/brl Jual $/brl Untung Kuantitas
> Untung/hari
>
> Produksi 15 77 62
> 1.000.000 62.000.000
>
> Impor 140 77 (63)
> 200.000 (12.600.000)
>
> Untung
> 49.400.000
>
> Jika harga minyak Internasional US$ 125/barrel dan biaya US$ 15/barrel
> serta
> impor 200 ribu bph maka pemerintah Indonesia dengan harga Rp 4.500/liter
> (US$ 77/brl) untung US$ 49,4 juta per hari atau Rp 165,8 Trilyun dalam
> setahun ([EMAIL PROTECTED] 9.200).
>
> Pemerintah Untung Rp 165,8 Trilyun!
>
> Bohong besar jika bilang Pemerintah rugi Rp 123 Trilyun !
>
> Perbandingan harga bensin
> Indonesia: Premium Rp 4.500/ltr, Pertamax Rp 8.700/ltr
>
> Negara US$/Ltr Rp/Ltr
> Populasi GNP/Kapita
>
> Jepang 1,01 9.292
> 128.000.000 34.180
>
> AS 0,92 8.464
> 296.000.000 37.870
>
> Cina 0,64 5.888
> 1.300.000.000 1.100
>
> Malaysia 0,53 4.876
> 24.000.000 3.880
>
> Indonesia 0,49 4.500
> 220.000.000 810
>
> Mesir 0,25 2.300
> 78.000.000 1.390
>
> Kuwait 0,21 1.932
> 2.400.000 17.960
>
> Saudi Arabia 0,12 1.104
> 27.000.000 9.240
>
> Nigeria 0,10 920
> 129.000.000 350
>
> Iran 0,09 828
> 68.000.000 2.010
>
> Turkmenistan 0,08 736
> 5.000.000 1.120
>
> Venezuela 0,05 460
> 26.000.000 3.490
>
> Indonesia boros BBM ?
>
> Negara Ranking Konsumsi
> GNP/Kapita
>
> Indonesia 116 1,7
> 810
>
> Namibia 98 2,6
> 1.930
>
> Botswana 87 3,7
> 3.530
>
> Malaysia 47 7,8
> 3.880
>
> Jerman 36 12,4
> 25.270
>
> Jepang 23 15,6
> 34.180
>
> AS 7 25,8
> 37.870
>
> Singapura 1 59, 5 21.
> 230
>
> Konsumsi BBM Indonesia di urutan 116 di bawah negara Afrika seperti
> Botswana
> dan Namibia.
>
> Jika pabrik dan perusahaan ditutup akan lebih rendah lagi.
>
> Pemakai BBM hanya orang kaya ?
>
> Yang berkata itu tak tahu BBM dipakai orang miskin seperti: Supir Bis,
> Metromini, Mikrolet Supir Truk pengangkut barang Para nelayan
>
> Penumpang angkot (bukan orang kaya) jika BBM naik pasti menderita karena
> tarif angkot naik
>
> Jika BBM naik, harga barang naik karena didistribusikan dengan Truk/BBM.
> Rakyat miskin menderita
>
> Jumlah pemilik mobil mewah < 5% (<10 juta) !
>
> BLT untuk orang miskin ?
>
> Pada kenaikan BBM sebesar 125% tahun 2005 tidak semua orang miskin
> kebagian.
>
> Tahun ini hanya 18 juta. <30% dari 62 juta rakyat miskin Absolut versi
> Bank
> Dunia
>
> BLT 2005 hanya berjalan 1 tahun
>
> Setelah kenaikan BBM seluruh harga barang naik
>
> Jumlah Korban Busung Lapar/Kurang Gizi 5 juta orang
>
> Korban Tewas busung lapar jatuh di Aceh, NTT, Sulsel, dan Papua
>
> Versi Miskin Pemerintah: US$ 0,6/hari. Dunia: US$ 1/hari
>
> Energi Indonesia untuk siapa ?
>
> Indonesia ekspor 70% batubara ke luar negeri
>
> Indonesia pengekspor LNG terbesar di dunIia
>
> Indonesia ekspor 500 ribu bph minyak
>
> Sementara listrik sering padam, rakyat antri gas, minyak tanah dan
> bensin.
> Energi Indonesia untuk siapa? (Kompas)
>
> Jika energi diprioritaskan untuk dalam negeri dan Pembangkit listrik PLN
> yang memakai BBM dialihkan ke PLTA, PLTG, atau batubara, maka Indonesia
> tak
> perlu impor BBM sama sekali.
>
> Indonesia butuh pemimpin cerdas!
>
> 90% minyak Indonesia dikelola perusahaan asing!
>
> Perusahaan Asing Kaya, Indonesia Miskin
>
> Keuntungan Perusahaan Migas yang beroperasi di Indonesia, Exxon Mobil
> tahun
> 2007 sebesar US$ 40,6 milyar (Rp 373 trilyun) dari pendapatan US$ 114,9
> milyar (RP 1.057 trilyun -CNN).
>
> Bagi hasil migas sebesar 85:15 untuk pemerintah dan perusahaan asing
> baru
> dilakukan setelah dipotong "Cost Recovery" yang besarnya ditetapkan
> perusahaan asing. Jika tidak tersisa, Indonesia tidak dapat.
>
> Di Blok Natuna setelah dipotong Cost Recovery Indonesia dapat 0 dan
> Exxon
> 100% (Kompas, 13 Oktober 2006) Transparansi International Indonesia
> menemukan biaya senang-senang main golf dimasukkan dalam Cost Recovery
> (DetikFinance.com)
>
> Solusi Pro Rakyat
>
> Kenakan PPN 20% untuk Pertamax. Pajak masuk negara.
>
> Kenaikan harga BBM masuk ke perusahaan minyak.
>
> Menaikkan harga Premium menyusahkan rakyat kecil dan menguntungkan
> perusahaan minyak
>
> Kendaraan pribadi harus beli Pertamax
>
> Premium hanya boleh dibeli angkutan umum
>
> Jika pemerintah tidak bisa mengawasi ribuan pom bensin, apalagi
> penyaluran
> BLT ke puluhan juta rakyat
>
> Pajak STNK Mobil Mewah 10% dari harga jual
>
> PPN Ekspor 20% untuk Perkebunan (Kelapa Sawit) dan Barang Tambang
>
> Nasionalisasi Perusahaan Minyak Asing di Indonesia
>
> Tak ada subsidi BBM !
>
> Stop Penipuan Massal ini!
>
> Berhenti menyengsarakan rakyat
>
> Nabi: Akan datang sesudahku penguasa. Di atas mimbar memberi petunjuk
> dengan
> bijaksana. Tapi bila turun dari mimbar mereka menipu dan mencuri. Hati
> mereka lebih busuk dari bangkai. (HR. Ath-Thabrani)
>
> Pengkhianat paling besar adalah penguasa yang memperdagangkan rakyatnya.
> (HR. Ath-Thabrani)
>
> Bantulah fakir miskin dengan menyebar informasi ini.
>
> * * *
>
> Referensi:
>
> .Wikipedia, MS Encarta, World Bank, Hadits Web
>
> No virus found in this outgoing message.
> Checked by AVG.
> Version: 7.5.524 / Virus Database: 269.23.21/1455 - Release Date:
> 19/05/2008
> 17:04
>
> [Non-text portions of this message have been removed]
>
>
>
>
>
>
> ------------------------------------------------------------------------------
>
>
>
> No virus found in this incoming message.
> Checked by AVG.
> Version: 8.0.100 / Virus Database: 269.23.21/1458 - Release Date:
> 21-5-2008 7:21
>
>
> [Non-text portions of this message have been removed]
>
>