JAWABAN:

Dalam hal ini Kwik Kian Gie tidak berbicara masalah dasar dari keterpurukan 
Republik Indonesia menjadi sapi perahan modal asing global dan birokrat militer 
yang menjadi agen kepentingan manca negara.

Awam rakyat membutuhkan makan kenyang, pakaian oantas dan atap di atas tempat 
berteduh mereka ketika terik matahari dan hujan lebat melanda tanah air 
Indonesia. Dan kemungkinan pemenuhan kebutuhan dasar hidup manusiawi itu di 
tanah air Indonesia tersedia lebih dari cukup. Namun hingga detik ini yang 
memperoleh kecukupan, kelayakan dan kelebihan bagi hasil ekonomi masyarakat 
hanya golongan penduduk yang masuk dalam lingkaran birokrasi militer dan 
spekulan-spekulan politik-ekonomi yang berpendidikan akademis saja. Ketidak 
seimbangan pembagian porsi makanan inilah yang harus ditertibkan melalui suatu 
GERAKAN PENDIDIKAN HIDUP secara manusiawi. Prinsip hidup BERDIRI DIATAS KAKI 
SENDIRI adalah suatu Gerakan Pendidikan Hidup rekayasa bersama dalam membangun 
kehidupan Republik Indonesia. Sebab tidak ada PENOLONG atau PENYELAMAT nasib 
bangsa Indonesia. TUHAN-pun tidak akan memberi pertolongan apabila kita sendiri 
TIDAK BANGKIT MENOLONG DIRI SENDIRI. Menyandarkan kebangkitan perekonomian 
dengan BERSANDAR kepada bantuan bangsa asing, bantuan luar negeri adalah suatu 
mimpi buruk dan nihil bahkan akan MERUGI (PENGALAMAN 32 tahun di bawah 
kediktatoran militer Soeharto). Bangsa-bangsa di dunia mulai dari Eropa Barat 
hingga ke Amerika Serikat dalam membangunm masyarakat maju mereka dan 
perekonomian maju mereka TIDAK MAU menyandarkan diri kepada bantuan dan modal 
monopoli asing, jikapun ada sesudah PD-II adalah hanya berfungsi sebagai 
suntikan pembantu untuk hidup kembali. Bangsa-bangsa maju di dunia bisa maju 
karena berani MANDIRI membangun masyarakatnya, tentu dengan perjuangan yang 
terjadi di antara lapisan-lapisan masyarakat, golongan-golongan dan 
kelompok-kelompok serta pribadi-pribadi yang memiliki pengaruh ideologi, 
politik dan ekonomi.

Jika di dalam mail-list ini banyak dibicarakan dan dimuat berita-berita 
kemajuan perekonomian dan wajah-wajah kota modern China, maka tidak dapat 
dielakkan harus dihubungkan dengan MAO TJE-TUNG pemimpin Partai Komunis China 
yang kontroversial di dalam sejarah dunia maupun sejarah China, Partai Komunis 
China dan Tentara Pembebasan Rakyat China. Mao Tje-tung adalah salah seorang 
dari Tiga Besar Pemimpin China modern (Mao Tje-tung, Chu Teh dan Chou En-lai) 
yang dengan berhasil mati-matian mengkonstruksi dan menjaga berlangsungnya 
pelaksanaan ide pembangunan masyarakat "sosialis China" yang khas di atas 
prinsip BERDIRI DI ATAS KAKI SENDIRI (ingat embargo negara Barat di bawah 
sposor Amerika Serikat semenjak RRC diproklamasikan 1 Oktober 1949) dan membuka 
bantuan modal dan hubungan kerjasama saling menguntungkan sebagai tambahan dan 
pembandingnya. Dalam sebuah "teori" tentang interaksi prinsip-prinsip 
pembangunan masyarakat sosialis China dijelaskannya bahwa di dalam pembangunan 
masyarakat China ada 10 point yang dianalisis sebagai "10 interaksi pokok besar 
dalam pembangunan masyarakat modern China" (Lun Shi Ta Kuan Xi - 15-04-1956). 
Dan hasilnya kini, tentu melalui berbagai modifikasi dari para pelaksana 
ide-ide Mao Tje-tung ini,  di China lahir suatu perekonomian pasar yang 
dikendalikan dengan aparat birokrasi Partai Komunis China dan dijaga oleh 
Tentara Pembabasan Rakyat China (Chungkuok Renmin Jiefangjun). Tentara China 
berperan sebagai ALAT PENJAGA keamanan dan kesatuan wilayah Peoples Republic of 
China dari Partai Komunis China dan bukannya menjadi suatu partai politik 
bersenjata khusus yang menguasai negara dan partai politik serta kehidupan 
demokrasi politik seperti TNI dewasa ini. 

Jika Republik Indonesia menginginkan dapat maju dan makmur secara wajar (bukan 
makmur semu seperti di jaman Soeharto berkuasa) maka tidak bisa lain harus 
menegakkan elan politik dan ekonomi MANDIRI seperti India, China, Jepang, Korea 
Selatan, Taiwan, Singapura, Malayasia, Thailan dll negara di lingkungan Pacific 
basin. Ide-ide yang mempromosikan ide KETERGANTUNGAN terhadap bantuan luar 
negeri dan penanaman modal asing harus dibuang jauh-jauh dan jangan diakses 
kembali. Untuk hal ini maka REFORMASI yang sesungguhnya harus dilaksanakan di 
tubuh TNI, khususnya TNI-AD yang telah melakukan MAKAR di bawah komando 
Panglima KOSTRAD Jendral Soeharto terhadap perintah Bung Karno sebagai Presiden 
Konstitusional pada terjadinya G-30-S. Di dalam struktur TNI harus TIDAK ADA 
"Political think tank" sebagaimana yang pernah ada di SESKOAD ataupun di dalam 
MBAD (ketika itu) yang oleh Jendral A. Yani almarhum dinamakan sebagai WANJAKTI 
(Dewan Jabatan dan Kepangkatan Perwira Tinggi) - di mana bukan sekedar jabatan 
dan kepangkatan yang dianalisis tetapi juga policy dan politics pemerintah 
serta partai-partai politik yang ada, termasuk pandangan-pandangan politik dari 
para tokoh nasional Indonesia. Dalam Wanjakti ini ada problematika ambisi 
pribadi masing-masing Pati (Perwira Tinggi) dan hal inilah yang menjadi pemicu 
terbentuknya grup-grup Pati yang saling bersaing dalam perolehan jabatan dan 
kepangkatan serta tujuan-tujuan politik nasional (dalam buku "Profil Seorang 
Prajurit" tulisan Amelia Yani pada Bab 14. Apa dan Siapa, Teman-teman Bapak 
nama Jendral H. Soeharto TIDAK DIMUAT/DITULIS/DISERTAKAN).  

Jika benar-benar hendak MEMBANGUN MASYARAKAT INDONESIA MODERN sesuai dengan 
UUD-45 (sekalipun sudah diamandement MPR di bawah pimpinan Prof.DR. H. Amin 
Rais) maka PRINSIP BERDIKARI (berdiri di atas kaki sendiri) harus kembali 
ditegakkan dan dilaksanakan secara nyata (bukan demagogi model Presiden 
Soekarno dahulu). Mungkinkah hal ini dilaksanakan? Pada hemat saya hal tersebut 
mungkin dilaksanakan dengan syarat:
1 - TNI secara menyeleuruh KEMBALI MUNDUR ke fungsi utamanya sebagai ALAT 
POLITIK NEGARA RI dan bukan OTAK POLITIK NEGARA RI dalam hal ini NEGARA RI 
harus menguasai dan mengatur polahtingkah TNI (Untuk itu LEMHANAS perlu 
meninjau kembali konsep-konsep ide yang pernah dilahirkannya).
2 - Politik perekonomian BERDIKARI dihidupkan kembali dan digalakkan dengan 
rangsang realisasi REFORMASI KONSTRUKSI LEMBAGA-LEMBAGA DEMOKRATIS yang ada 
serta REFORMASI SISTIM ADMINISTRASI NEGARA dengan prinsip SEDERHANA dan BERMUTU.
3 - Penaggulangan bahaya kelaparan yang menghantui puluhan juta warga negara RI 
melalui suatu stimulans Pemerintah RI sebagai lembaga-lembaga GOTONG-ROYONG 
masyarakat lokal yang diprakarsai oleh masyarakat sendiri dan dilaksanakan oleh 
masyarakat lokal. Pemerintah berkewajiban mempermudah penyediaan logistik dan 
keringanan administratif yang diperlukan. 
4 - Harus jelas ARAH PEMBANGUNAN NEGARA RI, hendak ke mana (Quo Vadis)? Ke 
masyarakat Indonesia yang ADIL dan MAKMUR secara bersama (gotong royong) di 
atas dasar pasal 33 UUD-45 atau ke masyarakat madani Eropa Barat dan Amerika 
Serikat? Atau cukup menjadi masyarakat pasar konsumptif bagi negara-negara 
industri maju secara global?
5 - Masalah kepemimipnan politik Negara RI adalah Rakyat awam mayoratas yang 
berhak menentukan ingin dipimpin oleh siapa, yang mereka percayai. 

Wassalam,
A.M

 
  ----- Original Message ----- 
  From: IrwanK 
  To: [email protected] 
  Sent: Thursday, May 22, 2008 10:34 AM
  Subject: Re: [ppiindia] Kwik Kian Gie :Stop penipuan massal soal BBM !


  Maksudnya pro kenaikan harga bbm itu gampang ngomong tapi kering empati
  ke publik/rakyat?

  Wassalam,

  Irwan.K

  2008/5/22 <[EMAIL PROTECTED]>:

  > Memang,talking is easy.
  >
  >
  > > PERTANYAAN:
  > >
  > > Apa yang diperkirakan menguntungkan bagi rakyat awam kebanyakan ketika
  > > Kwik Kian Gie menjadi menteri keuangan bveberapa tahun yang lalu?
  > >
  > >
  > > ----- Original Message -----
  > > From: Umar Said
  > > To: [email protected] <ppiindia%40yahoogroups.com>
  > > Sent: Wednesday, May 21, 2008 11:40 PM
  > > Subject: [ppiindia] Kwik Kian Gie :Stop penipuan massal soal BBM !
  > >
  > >
  > > Tulisan ini juga disajikan dalam website
  > > http://kontak.club.fr/index.htm)
  > >
  > > STOP menyengsarakan rakyat
  > >
  > > dengan kenaikan harga BBM !
  > >
  > > Kritik yang tajam dari Kwik Kian Gie
  > >
  > > Berikut di bawah ini disajikan tulisan pakar ekonomi terkemuka yang juga
  > > mantan menteri Bappenas, Kwik Kian Gie, yang dengan cara dan bahasa
  > > sederhana mengungkapkan "kemarahannya" terhadap masalah kenaikan harga
  > > BBM,
  > > yang sekarang sedang menjadi masalah besar negeri kita . Isi tulisannnya
  > > ini, merupakan kritik yang keras sekali terhadap berbagai politik
  > > pemerintah
  > > mengenai harga minyak, sikap terhadap rakyat miskin, BLT, dan perusahaan
  > > minyak asing yang makin kaya dan negara Indonesia yang makin miskin.
  > >
  > > Dengan tajam sekali, dan dengan ungkapan-ungkapan yang "cespleng" ia
  > > bersuara lantang: ""stop penipuan massal" tentang harga BBM, dan
  > > "hentikan
  > > menyengsarakan rakyat". Sebagai salah satu di antara berbagai solusi
  > > yang
  > > pro rakyat untuk menghadapi keadaan ekonomi bangsa yang makin terpuruk
  > > ini,
  > > ia mengajukan tuntutan "Nasionalisasi perusahaan minyak asing di
  > > Indonesia".
  > >
  > > Jelas sekali bahwa isi tulisan Kwik Kian Gie ini mencerminkan pandangan
  > > atau
  > > hati nurani banyak sekali golongan dalam masyarakat di Indonesia
  > > mengenai
  > > berbagai persoalan sekitar kenaikan harga BBM. Semangat atau jiwa
  > > tulisannnya ini juga diemban oleh berbagai kalangan dan golongan yang
  > > tergabung Front Rakyat Menggugat, Front Pembebasan Nasional, Front
  > > Perjuangan Rakyat, serta banyak organisasi rakyat lainnya di Indonesia ,
  > > yang dewasa ini terus menerus melakukan perlawanan terhadap kenaikan
  > > harga
  > > BBM.
  > >
  > > Tulisan Kwik Kian Gie yang berjudul "Tidak ada subsidi BBM ! Itu
  > > penipuan
  > > massal untuk menguras uang rakyat" ini merupakan bahan tambahan yang
  > > penting
  > > untuk memperkaya argumentasi-argumentasi berbagai kalangan yang sudah
  > > diajukan dalam melawan kenaikan harga BBM. Singkatnya, tulisan ini juga
  > > memperkuat kebenaran aksi-aksi besar-besaran dari begitu banyak kalangan
  > > mahasiswa, pemuda, buruh, perempuan, dalam perjuangan bersama yang
  > > menggelora sekarang ini.
  > >
  > > A. Umar Said
  > >
  > > ====
  > >
  > > Tidak ada subsidi BBM !
  > >
  > > Itu penipuan massal untuk menguras uang rakyat
  > >
  > > Kwik Kian Gie:
  > >
  > > Tak ada subsidi BBM.
  > >
  > > Pemerintah mengambil minyak bumi milik rakyat secara gratis dengan biaya
  > > hanya US$ 10/barrel.
  > >
  > > Tapi karena hanya bisa menjualnya seharga US$ 77/barrel pemerintah
  > > merasa
  > > rugi jika harga minyak Internasional lebih dari harga itu.
  > >
  > > Tapi Indonesia kan Impor ?
  > >
  > > Kebutuhan Produksi Impor
  > > 1,2 juta 1 juta 0,2 juta
  > >
  > > . Indonesia tidak 100% impor!
  > >
  > > . Kebutuhan BBM Indonesia 1,2 juta bph.
  > >
  > > . Produksi 1 juta bph (dgn biaya < US$ 15/brl)
  > >
  > > . Harusnya impor hanya 0,2 juta bph dengan biaya Harga
  > > Internasional+US$15/barrel
  > >
  > > Apa hitungannya ?
  > >
  > > Biaya $/brl Jual $/brl Untung Kuantitas
  > > Untung/hari
  > >
  > > Produksi 15 77 62
  > > 1.000.000 62.000.000
  > >
  > > Impor 140 77 (63)
  > > 200.000 (12.600.000)
  > >
  > > Untung
  > > 49.400.000
  > >
  > > Jika harga minyak Internasional US$ 125/barrel dan biaya US$ 15/barrel
  > > serta
  > > impor 200 ribu bph maka pemerintah Indonesia dengan harga Rp 4.500/liter
  > > (US$ 77/brl) untung US$ 49,4 juta per hari atau Rp 165,8 Trilyun dalam
  > > setahun ([EMAIL PROTECTED] 9.200).
  > >
  > > Pemerintah Untung Rp 165,8 Trilyun!
  > >
  > > Bohong besar jika bilang Pemerintah rugi Rp 123 Trilyun !
  > >
  > > Perbandingan harga bensin
  > > Indonesia: Premium Rp 4.500/ltr, Pertamax Rp 8.700/ltr
  > >
  > > Negara US$/Ltr Rp/Ltr
  > > Populasi GNP/Kapita
  > >
  > > Jepang 1,01 9.292
  > > 128.000.000 34.180
  > >
  > > AS 0,92 8.464
  > > 296.000.000 37.870
  > >
  > > Cina 0,64 5.888
  > > 1.300.000.000 1.100
  > >
  > > Malaysia 0,53 4.876
  > > 24.000.000 3.880
  > >
  > > Indonesia 0,49 4.500
  > > 220.000.000 810
  > >
  > > Mesir 0,25 2.300
  > > 78.000.000 1.390
  > >
  > > Kuwait 0,21 1.932
  > > 2.400.000 17.960
  > >
  > > Saudi Arabia 0,12 1.104
  > > 27.000.000 9.240
  > >
  > > Nigeria 0,10 920
  > > 129.000.000 350
  > >
  > > Iran 0,09 828
  > > 68.000.000 2.010
  > >
  > > Turkmenistan 0,08 736
  > > 5.000.000 1.120
  > >
  > > Venezuela 0,05 460
  > > 26.000.000 3.490
  > >
  > > Indonesia boros BBM ?
  > >
  > > Negara Ranking Konsumsi
  > > GNP/Kapita
  > >
  > > Indonesia 116 1,7
  > > 810
  > >
  > > Namibia 98 2,6
  > > 1.930
  > >
  > > Botswana 87 3,7
  > > 3.530
  > >
  > > Malaysia 47 7,8
  > > 3.880
  > >
  > > Jerman 36 12,4
  > > 25.270
  > >
  > > Jepang 23 15,6
  > > 34.180
  > >
  > > AS 7 25,8
  > > 37.870
  > >
  > > Singapura 1 59, 5 21.
  > > 230
  > >
  > > Konsumsi BBM Indonesia di urutan 116 di bawah negara Afrika seperti
  > > Botswana
  > > dan Namibia.
  > >
  > > Jika pabrik dan perusahaan ditutup akan lebih rendah lagi.
  > >
  > > Pemakai BBM hanya orang kaya ?
  > >
  > > Yang berkata itu tak tahu BBM dipakai orang miskin seperti: Supir Bis,
  > > Metromini, Mikrolet Supir Truk pengangkut barang Para nelayan
  > >
  > > Penumpang angkot (bukan orang kaya) jika BBM naik pasti menderita karena
  > > tarif angkot naik
  > >
  > > Jika BBM naik, harga barang naik karena didistribusikan dengan Truk/BBM.
  > > Rakyat miskin menderita
  > >
  > > Jumlah pemilik mobil mewah < 5% (<10 juta) !
  > >
  > > BLT untuk orang miskin ?
  > >
  > > Pada kenaikan BBM sebesar 125% tahun 2005 tidak semua orang miskin
  > > kebagian.
  > >
  > > Tahun ini hanya 18 juta. <30% dari 62 juta rakyat miskin Absolut versi
  > > Bank
  > > Dunia
  > >
  > > BLT 2005 hanya berjalan 1 tahun
  > >
  > > Setelah kenaikan BBM seluruh harga barang naik
  > >
  > > Jumlah Korban Busung Lapar/Kurang Gizi 5 juta orang
  > >
  > > Korban Tewas busung lapar jatuh di Aceh, NTT, Sulsel, dan Papua
  > >
  > > Versi Miskin Pemerintah: US$ 0,6/hari. Dunia: US$ 1/hari
  > >
  > > Energi Indonesia untuk siapa ?
  > >
  > > Indonesia ekspor 70% batubara ke luar negeri
  > >
  > > Indonesia pengekspor LNG terbesar di dunIia
  > >
  > > Indonesia ekspor 500 ribu bph minyak
  > >
  > > Sementara listrik sering padam, rakyat antri gas, minyak tanah dan
  > > bensin.
  > > Energi Indonesia untuk siapa? (Kompas)
  > >
  > > Jika energi diprioritaskan untuk dalam negeri dan Pembangkit listrik PLN
  > > yang memakai BBM dialihkan ke PLTA, PLTG, atau batubara, maka Indonesia
  > > tak
  > > perlu impor BBM sama sekali.
  > >
  > > Indonesia butuh pemimpin cerdas!
  > >
  > > 90% minyak Indonesia dikelola perusahaan asing!
  > >
  > > Perusahaan Asing Kaya, Indonesia Miskin
  > >
  > > Keuntungan Perusahaan Migas yang beroperasi di Indonesia, Exxon Mobil
  > > tahun
  > > 2007 sebesar US$ 40,6 milyar (Rp 373 trilyun) dari pendapatan US$ 114,9
  > > milyar (RP 1.057 trilyun -CNN).
  > >
  > > Bagi hasil migas sebesar 85:15 untuk pemerintah dan perusahaan asing
  > > baru
  > > dilakukan setelah dipotong "Cost Recovery" yang besarnya ditetapkan
  > > perusahaan asing. Jika tidak tersisa, Indonesia tidak dapat.
  > >
  > > Di Blok Natuna setelah dipotong Cost Recovery Indonesia dapat 0 dan
  > > Exxon
  > > 100% (Kompas, 13 Oktober 2006) Transparansi International Indonesia
  > > menemukan biaya senang-senang main golf dimasukkan dalam Cost Recovery
  > > (DetikFinance.com)
  > >
  > > Solusi Pro Rakyat
  > >
  > > Kenakan PPN 20% untuk Pertamax. Pajak masuk negara.
  > >
  > > Kenaikan harga BBM masuk ke perusahaan minyak.
  > >
  > > Menaikkan harga Premium menyusahkan rakyat kecil dan menguntungkan
  > > perusahaan minyak
  > >
  > > Kendaraan pribadi harus beli Pertamax
  > >
  > > Premium hanya boleh dibeli angkutan umum
  > >
  > > Jika pemerintah tidak bisa mengawasi ribuan pom bensin, apalagi
  > > penyaluran
  > > BLT ke puluhan juta rakyat
  > >
  > > Pajak STNK Mobil Mewah 10% dari harga jual
  > >
  > > PPN Ekspor 20% untuk Perkebunan (Kelapa Sawit) dan Barang Tambang
  > >
  > > Nasionalisasi Perusahaan Minyak Asing di Indonesia
  > >
  > > Tak ada subsidi BBM !
  > >
  > > Stop Penipuan Massal ini!
  > >
  > > Berhenti menyengsarakan rakyat
  > >
  > > Nabi: Akan datang sesudahku penguasa. Di atas mimbar memberi petunjuk
  > > dengan
  > > bijaksana. Tapi bila turun dari mimbar mereka menipu dan mencuri. Hati
  > > mereka lebih busuk dari bangkai. (HR. Ath-Thabrani)
  > >
  > > Pengkhianat paling besar adalah penguasa yang memperdagangkan rakyatnya.
  > > (HR. Ath-Thabrani)
  > >
  > > Bantulah fakir miskin dengan menyebar informasi ini.
  > >
  > > * * *
  > >
  > > Referensi:
  > >
  > > .Wikipedia, MS Encarta, World Bank, Hadits Web\
  >

  [Non-text portions of this message have been removed]



   


------------------------------------------------------------------------------



  No virus found in this incoming message.
  Checked by AVG. 
  Version: 8.0.100 / Virus Database: 269.24.0/1459 - Release Date: 21-5-2008 
17:34


[Non-text portions of this message have been removed]

Kirim email ke