He he he, celetukan yang bagus. Sejak Desember 2007, saya mengingatkan sejumlah teman-teman LSM bahwa mereka yang pernah pasang iklan pada kenaikan BBM 2005 bisa digugat karena menyesatkan masyarakat. Seorang aktivis menyambar, namanya juga proyek. Jadi kalau pun menyesatkan, yang penting dapat proyek. Maka celetukan teman di Trans TV tadi mungkin berhubungan dengan 2 hal: (1)Proyeknya tidak ada; (2)Menyesatkannya dengan cara lain, seperti menulis konversi subsidi BBM ke subsidi orang miskin adalah jauh lebih baik. He he he, pengertian subsidinya itu lho ...
--- Satrio Arismunandar <[EMAIL PROTECTED]> wrote: > Ketika sedang asyik ngobrol dengan sejumlah reporter > di Trans TV, tiba-tiba seorang reporter nyeletuk; > 'Kok tumben saat ini tidak ada kelompok > 'cendekiawan' yang rame-rame pasang iklan mendukung > kenaikan harga BBM, seperti tahun 2005 dulu.... > Saya baru ingat, waktu itu memang > sejumlah pegiat dari Freedom Institute, Komunitas > Utan Kayu, dll ikut tanda tangan mendukung > kenaikan BBM. Iklannya dimuat besar-besar di harian > Kompas...... Kenapa sekarang tidak ya.... > > Satrio Arismunandar > Executive Producer > News Division, Trans TV, Lantai 3 > Jl. Kapten P. Tendean Kav. 12 - 14 A, Jakarta 12790 > Phone: 7917-7000, 7918-4544 ext. 4023, Fax: > 79184558, 79184627 > > http://satrioarismunandar6.blogspot.com > http://satrioarismunandar.multiply.com > > > > > > [Non-text portions of this message have been > removed] > >

