alergi dg berita dari hidayatullah? atau alergi dg berita dari alJazeera?
bisa tunjukkan dimana salahnya mereka?
brita yg bersumber dari CNN, NBC pasti 100% benar & diterima?
weleh..weleh..



--- In [email protected], Ahmad Badrudduja
<[EMAIL PROTECTED]> wrote:
>
> Biasanya kalau orang mem-forward berita, kemungkinan besar
menyetujui isinya. Apakah Sdr.Satrio yang wartawan senior itu percaya
pada berita yang ditulis Hidayatullah, media yang menjadi alat
"propaganda" kaum konservatif itu?
> 
> Masak kaum evolusionis cemas hanya gara-gara film seperti itu,
seperti dikatakan Hidayatullah. Dari mana Hidayatullah tahu kalau
kalangan saintis cemas dengan film ini? 
> 
> Kalau Sdr. Satrio percaya saja pada berita seperti ini, tentu saya
sangat heran. Semoga saja tidak.
> 
> AB
> 
> Satrio Arismunandar <[EMAIL PROTECTED]> wrote:                
            Pengajaran Seimbang Teori Evolusi Diperjuangkan di AS 
>      
>  Senin, 26 Mei 2008  
>  
>  Evolusionis Amerika Serikat (AS) dan negara-negara
>  Barat mulai cemas. "Dogma suci" evolusi semakin
>  dibeberkan dan terus digoyang
>  Hidayatullah.com--Evolusionis Amerika Serikat (AS) dan
>  negara-negara lain patut cemas. Pasalnya, kejahatan
>  diktatorisme mereka yang selama ini mengangkangi dunia
>  ilmu pengetahuan dan menindas mereka yang berani
>  mempertanyakan "dogma suci" evolusi semakin dibeberkan
>  dan digoyang.
>  
>  Film dokumenter fakta nyata "Expelled: No Intelligence
>  Allowed" sudah sejak 18 April 2008 lalu diputar di
>  sekitar 1000 gedung bioskop di seantero AS dan
>  mendapat sambutan luar biasa. Film yang bersitus di
>  www.expelledthemovie.com tersebut mengungkap fakta
>  masa kini tentang derita korban-korban kebiadaban
>  penindasan evolusionis itu. 
>  
>  Dampaknya, kini masyarakat luas AS menjadi
>  tersadarkan, bahwa ada sesuatu yang salah di negeri
>  mereka: kebebasan akademis yang dijunjung tinggi di AS
>  diinjak-injak oleh para ilmuwan evolusionis. Di sisi
>  lain, media massa, lembaga dan para ilmuwan Darwinis
>  termasuk yang paling lantang mencemooh dan
>  memburuk-burukkan film tersebut. Namun cercaan ini
>  menjadi bukti tersendiri bahwa aib evolusionis yang
>  diungkap film tersebut adalah benar.
>  
>  Lantang bersuara
>  
>  Evolusionis dogmatis ini memecat dan mencemooh rekan
>  sesama ilmuwan yang berani mengritik dan
>  mempertanyakan keabsahan teori evolusi, atau
>  berpandangan selain teori evolusi. Sebagian
>  korban-korban penindasan ini bungkam, sebagian lagi
>  menyembunyikan pandangannya yang menolak teori evolusi
>  agar tidak mengalami nasib tragis sebagaimana dialami
>  rekan-rekannya yang lain yang dikeluarkan dari jabatan
>  akademisnya. Namun sebagian lagi, seperti Dr.
>  Guillermo Gonzalez dan Dr. Richard Sternberg, lantang
>  bersuara dan pantang menyerah menghadapi kedzaliman
>  evolusionis itu.
>  
>  Dr. Sternberg adalah pakar biologi evolusi yang
>  menekuni kaitan antara gen dan homologi morfologi,
>  serta seluk beluk informasi genomik. Di situs
>  resminya, www.rsternberg.net, ia menuturkan panjang
>  lebar kekejaman akademis yang dialaminya di
>  Smithsonian Institution. Penindasan ini dideritanya
>  setelah ia meloloskan penerbitan tulisan ilmiah yang
>  mendukung perancangan cerdas di jurnal biologi yang
>  dieditnya.
>  
>  Kisah pilu serupa menimpa Dr. Guillermo Gonzalez,
>  profesor astronomi di Iowa State University (ISU), AS.
>  Di situs www.freegonzalez.com ia memaparkan pemecatan
>  yang ia alamai di tempat penelitiannya.
>  
>  Dengan 68 tulisan ilmiah di akhir masa kontrak
>  akademisnya, Dr. Gonzalez sebenarnya telah melampaui
>  batas jenjang "luar biasa" di departemennya dalam hal
>  penelitian dengan prestasi 350% lebih tinggi dari yang
>  ditargetkan. Berdasarkan prestasi gemilang ini, salah
>  seorang ilmuwan terkemuka yang menilai pengajuan
>  perpanjangan kontrak Dr. Gonzalez mendukung
>  perpanjangan kontrak yang diajukannya.
>  
>  Pada tahun 2004, Dr. Guillermo Gonzalez menulis buku
>  berjudul The Privileged Planet (Planet Yang
>  Diistimewakan), yang kemudian diangkat menjadi film,
>  www.privilegedplanet.com. Buku dan film tersebut
>  mengemukakan bukti dari ilmu astronomi dan fisika
>  bahwa alam semesta dirancang sengaja bagi kehidupan
>  dan penemuan ilmiah.
>  
>  Dr. Gonzalez mendapatkan penghargaan penting berupa
>  dana dari the Templeton Foundation untuk menulis
>  bukunya The Privileged Planet sebagai bagian dari
>  kewajiban resminya di Iowa State University (ISU).
>  Namun rekan-rekannya di ISU menolak memperpanjang
>  kerjanya, karena mereka tidak menghendaki pendukung
>  perancangan cerdas seperti Dr. Gonzalez ada di
>  departemen mereka. Akhirnya, Presiden ISU Gregory
>  Geoffrey dan kemudian lembaga Board of Regents of the
>  State of Iowa di bulan Februari 2008 menolak tuntutan
>  perpanjangan kontrak kerjanya.
>  
>  Ideologi evolusi
>  
>  Perancangan cerdas memiliki pandangan bahwa
>  kesempurnaan alam kehidupan ini merupakan bukti
>  keberadaan perancangan sengaja yang memunculkan
>  makhluk hidup, bertolak belakang dengan teori evolusi
>  yang menolak gagasan itu. Teori evolusi menihilkan
>  adanya perancangan sengaja di alam sebagaimana
>  perkataan Charles Darwin sendiri:
>  
>  "There seems to be no more design in the variability
>  of organic beings, and in the action of natural
>  selection, than in the course which the winds blow."
>  
>  "Tampaknya tidak ada perancangan pada keberagaman
>  makhluk hidup, dan pada tindakan seleksi alam, selain
>  dari proses yang digerakkan oleh tiupan angin."
>  (Francis Darwin (editor), The Life and Letters of
>  Charles Darwin (New York: D. Appleton, 1887), Volume
>  I, hal. 278-285; Volume II, hal. 105-106.)
>  Evolusionis terkemuka, Stephen Jay Gould menegaskan
>  hal serupa mengenai pemikiran Darwin ini dalam
>  perkataannya:
>  
>  "Darwin developed an evolutionary theory based on
>  chance variation and natural selection imposed by an
>  external environment: a rigidly materialistic (and
>  basically atheistic) version of evolution."
>  
>  "Darwin membangun sebuah teori evolusi berdasarkan
>  variasi kebetulan dan seleksi alam yang dikenakan oleh
>  lingkungan luar: sebuah versi materialis kaku (dan
>  pada dasarnya ateis) dari evolusi," (- Stephen Jay
>  Gould, Ever Since Darwin: Reflections in Natural
>  History 33 (W.W. Norton 1977).)
>  
>  Singkatnya, jika teori evolusi adalah teori ilmiah,
>  maka teori evolusi dapat leluasa dipertanyakan dan
>  dikritik ilmiah, sebagaimana teori-teori ilmiah
>  lainnya. Namun kenyataannya tidak demikian. Teori
>  evolusi adalah sebentuk ideologi materialis dan ateis,
>  yang perlu dipertahankan dengan cara ideologis pula
>  seperti penindasan kebebasan ilmiah, pemecatan,
>  pembungkaman, pencemoohan, pelarangan penjelasan
>  tandingan teori evolusi dan segala tindakan non
>  intelektual dan non ilmiah lainnya.
>  
>  Tidak pernah terbukti
>  
>  Tidak sekedar itu, teori evolusi Darwin, salah satu
>  versi teori evolusi yang dominan saat ini, memang
>  tidak pernah dibuktikan secara langsung. Dalam
>  perkataan pakar biologi AS, Jonathan Wells, hingga
>  sekarang tidak pernah ada terbitan ilmiah yang
>  membenarkan dengan bukti langsung akan adanya proses
>  pembentukan spesies ala Darwin.
>  
>  Dengan kata lain, teori evolusi Darwin didasarkan pada
>  ketiadaan bukti langsung. Darwin membeberkan bahasan
>  panjang dalam bukunya The Origin of Species by Means
>  of Natural Selection". Tapi, Darwin tidak memiliki
>  bukti langsung apa pun yang mendasari hipotesis yang
>  tercermin pada judul bukunya itu. Tidak pula
>  pengikutnya di masa kini dapat menunjukkan bukti
>  langsung itu.
>  
>  Memperjuangkan kebebasan
>  
>  "Kami, warga Negara Amerika yang bertanda tangan di
>  bawah ini, mendorong diterapkannya kebijakan oleh
>  lembaga-lembaga akademis milik negara kami yang
>  menjamin kebebasan akademis guru dan murid untuk
>  membahas kekuatan dan kelemahan evolusi Darwin. Guru
>  sepatutnya dilindungi dari tindakan dipecat, diganggu,
>  diancam, atau didiskriminasi akibat mengajarkan secara
>  berimbang kekuatan dan kelemahan ilmiah teori Darwin.
>  Siswa sepatutnya dilindungi dari tindakan diganggu,
>  diancam, atau didiskriminasi akibat mengemukakan
>  pandangan mereka mengenai kekuatan dan kelemahan
>  ilmiah teori Darwin dengan cara yang semestinya."
>  
>  Demikian bunyi petisi kebebasan akademis,
>  www.academicfreedompetition.com, yang sekarang sedang
>  diperjuangan di AS. Petisi ini diperjuangkan seiring
>  dengan penyadaran warga negeri Paman Sam akan masalah
>  serius tersebut lewat film Expelled,
>  www.expelledthemovie.com.
>  
>  Hingga saat ini ada 5 negara bagian AS yang
>  mempertimbangkan pemberlakuan undang-undang mengenai
>  kebebasan akademis ini, yang dirancang untuk
>  melindungi para staf pengajar di lembaga pendidikan
>  untuk mengajar teori evolusi secara berimbang, baik
>  sisi kekuatan maupun kelemahannya. Kelima negara
>  bagian itu adalah: Missouri, Michigan, Louisiana,
>  Florida dan Alabama. Diharapkan dengan undang-undang
>  ini para staf pengajar tersebut akan terlindungi dari
>  keganasan evolusionis yang menindas kebebasan ilmiah.
>  
>  Untuk negara bagian Florida, pihak terkait gagal
>  meloloskan rancangan peraturan ini. Peraturan apa pun
>  yang berurusan dengan pengajaran teori evolusi akan
>  berhadapan dengan "peperangan dahsyat" akibat kuatnya
>  kelompok-kelompok Darwinis AS dalam menekan penentu
>  kebijakan masalah pengesahan undang-undang.
>  
>  Mengapa para Darwinis begitu takut dengan
>  undang-undang yang menjamin kebebasan para pengajar
>  untuk mengajarkan secara seimbang pendapat pro dan
>  kontra evolusi? Jelas, teori evolusi memang tidak
>  cocok untuk diajarkan dalam lingkungan kebebasan
>  akademis. Karena kebebasan akademis akan mengganggu
>  proses indoktrinasi searah ideologi evolusi, yang
>  menolak pengungkapan kelemahan evolusi.
>  [wwn/www.hidayatullah.com]
>  
>  
>      
>                                        
> 
> 
> Ahmad Badrudduja 
>  
> Inna ikhtilaf al-mukhtalifin fi al-haqq la yujibu ikhtilaf al-haqq
fi nafsihi 
> Kebenaran tak menjadi banyak hanya karena orang-orang berbeda pendapat
> -- Ibn al-Sid al-Batalyawsi (w. Valencia 1127 M)
> 
> 
>        
> 
> [Non-text portions of this message have been removed]
>


Kirim email ke