Ribuan Orang FPN 'Kepung' Istana
Kamis, 29 Mei 2008 - 15:35 wibAndikey Kristianto - Okezone

JAKARTA - Sekira 2.000 massa yang tergabung dalam
Front Pembebasan Nasional (FPN) melakukan aksi unjuk rasa menentang
kebijakan pemerintah menaikkan harga BBM.

Rencananya, mereka
akan menggelar aksi unjuk rasa di depan Istana Merdeka. Namun, aksi
mereka saat ini masih tertahan di Kementrian Koordinator Kesejahteraan
Rakyat, Jalan Medan Merdeka Barat oleh aparat kepolisian. 

Pantauan okezone, perwakilan demonstran sedang melakukan negosiasi untuk 
menggelar aksi di depan Istana. 

Dalam
aksi tersebut, 15 waria juga turut serta menolak kenaikan harga BBM.
Waria dengan busana nan cantik, terus meneriakkan yel-yel menolak
kebijakan pemerintah tersebut.

Beberapa spanduk juga dibawa
mereka, di antaranya bertuliskan 'Ayo bersatu kepung dan duduki Istana'
dan 'Gagalkan kenaikan harga BBM'.

Sementara itu, arus lalu
lintas menuju Harmoni tersendat, karena hanya satu lajur yang dapat
digunakan kendaraan. Sedangkan, lajur lainnya digunakan untuk aksi
mereka.
                      
 Mau Dukung Aksi, Permadi Malah Ditolak Pendemo 
Kamis, 29 Mei 2008, 18:02:07 WIB

Laporan: Sugihono
 
Jakarta,myRMnews. Niat hati ingin mendukung aksi penolakan kenaikan
harga BBM di Istana Negara, eh politisi PDI Perjuangan Permadi, malah
ditolak kehadirannya di tengah-tengah pendemo. 

Peristiwa ini terjadi ketika ratusan mahasiswa dan buruh yang tergabung
dalam Front Pembebasan Nasional (FPN) tiba sore tadi (Kamis, 29/5) di
depan Istana Negara. 

Lewat alat pengeras suara seorang mahasiswa di atas mobil komando
melihat Permadi mendekati kerumunan mahasiswa dan buruh. Dia kemudian
meneriakkan Permadi sebagai orang pembohong. 

”Elit politik gulingkan, rakyat berkuasa,” serentak dinyanyikan pendemo dari 
kalangan buruh. 

Melihat tingkah laku para pendemo, Permadi hanya bengong dan akhirnya menjauhi 
para pendemo. 

Dalam orasinya seorang buruh mengatakan, aksi yang dilakukan tidak
ditunggangi oleh siapapun, baik oleh elit politik dari partai manapun. 

“Bagi kami (buruh) sudah tegas, partai terbukti tidak berpihak ke rakyat dan 
buruh,” tandasnya. 

Permadi mengaku kehadirannya di sana tidak mewakili partai, tapi selaku 
pribadi. 

Katanya,”Saya secara pribadi ikut mendukung aksi buruh dan mahasiswa yang 
menentang kenaikan harga BBM”. dry 


Ada 4 komentar tentang berita ini :Malu ngga' ya...

Kamis, 29 Mei 2008, 19:19:22 WIB
Komentator: garsapa
Ditolak mahasiswa ndompleng demo didepan Istana Negara...Dukun Parmadi malu 
ngga' ya? 

oh indon
Kamis, 29 Mei 2008, 18:36:55 WIB
Komentator: dekil
Permadi itu temennya Max Muin, temennya Laks Sukardi......, yang satu hidung 
belang.., satu lagi suka jual asset negara... 

oh indon
Kamis, 29 Mei 2008, 18:34:34 WIB
Komentator: dekil
Kalu mau cari muka jangan ndompleng orang lain dong...., bawa pasukan
sendiri.......kan banyak tuh orang2 bayaran....., syukur dehh pendemo
udah ngga percaya pilitisi DPR... 

BAGUS....UDAH TERBUKTI ELIT ITU CUMA MEMANFAATKAN..!!!
Kamis, 29 Mei 2008, 18:25:42 WIB
Komentator: soetrisno
KL PERLU PERMADI DI GANTUNG AJA... 

SETUJU..... 

ORANG PDIP MAH GAK ADA YANG BEENR 
APALAGI DUKUN SATU INI... 


HIDUP BURUH,MAHASISWA 


      

[Non-text portions of this message have been removed]


------------------------------------

***************************************************************************
Berdikusi dg Santun & Elegan, dg Semangat Persahabatan. Menuju Indonesia yg 
Lebih Baik, in Commonality & Shared Destiny. 
http://groups.yahoo.com/group/ppiindia
***************************************************************************
__________________________________________________________________________
Mohon Perhatian:

1. Harap tdk. memposting/reply yg menyinggung SARA (kecuali sbg otokritik)
2. Pesan yg akan direply harap dihapus, kecuali yg akan dikomentari.
3. Reading only, http://ppi-india.blogspot.com 
4. Satu email perhari: [EMAIL PROTECTED]
5. No-email/web only: [EMAIL PROTECTED]
6. kembali menerima email: [EMAIL PROTECTED]
Yahoo! Groups Links

<*> To visit your group on the web, go to:
    http://groups.yahoo.com/group/ppiindia/

<*> Your email settings:
    Individual Email | Traditional

<*> To change settings online go to:
    http://groups.yahoo.com/group/ppiindia/join
    (Yahoo! ID required)

<*> To change settings via email:
    mailto:[EMAIL PROTECTED] 
    mailto:[EMAIL PROTECTED]

<*> To unsubscribe from this group, send an email to:
    [EMAIL PROTECTED]

<*> Your use of Yahoo! Groups is subject to:
    http://docs.yahoo.com/info/terms/

Kirim email ke