Alkisah, Raja Amangkurat II menghadiai VOC burung Garuda.  VOC memasukkan 
Garuda ke dalam sangkar kecil. Garuda ngamuk: ia ingin segera keluar dari 
sangkar: merindukan kebebasan seperti burung-burung yang lain. Ia ingin 
mengepakkan kedua sayapnya, terbang bebas, memburu mangsa, mengelilingi angkasa.
   
  Garuda itu kemudian punya anak. Anaknya biasa hidup di dalam sangkar. Ia 
tidak seperti ibunya: sayapnya tidak begitu tangguh karena tidak pernah 
dilatih, tidak bisa berburu, mengandalkan makanan dari sang majikan, tubuhnya 
kecil, ringkih dan rapuh. (disarikan dan diolah dari pidato Cak Nun)
   
  Garuda kecil itu bernama: "Indonesia raya"
  Selamat HARI KESAKTIAN PANCASILA.
  SEMOGA PANCASILA MASIH SAKTI.
   
   
   
   
  Salam,
  Jamaluddin Mohammad
  http://www.wong-cerbon.blogspot.com
   

       

[Non-text portions of this message have been removed]

Kirim email ke